Kementerian
Pemuda dan Olahraga
Republik Indonesia
Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia

Menerima Delegasi IMYEP, Sesmenpora: Persahabatan Pemuda Indonesia-Malaysia Harus Kita Jaga


Sesmenpora Gatot S Dewa Broto hari Selasa (10/9) sore didampingi Asdep Kemitraan dan Penghargaan Pemuda Wisler Manalu menerima delegasi Indonesia Malaysia Youth Exchange Program (IMYEP) di ruang sidang lantai 3 Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta.(foto:putra/kemenpora.go.id)
Jakarta: Sesmenpora Gatot S Dewa Broto hari Selasa (10/9) sore didampingi Asdep Kemitraan dan Penghargaan Pemuda Wisler Manalu menerima delegasi Indonesia Malaysia Youth Exchange Program (IMYEP) di ruang sidang lantai 3 Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta.

Program IMYEP telah berlangsung sejak tahun 1979 dengan tujuan mempererat hubungan kerjasama kedua negara dan meningkatkan kualitas sumber daya pemuda kedua negara. Tahun ini mengangkat tema Culture Heritage and Creative Economy.

Sesmenpora dalam kesempatan itu menekankan bahwa Indonesia-Malaysia adalah bersahabat satu rumpun. "Kegiatan ini adalah kesempatan yang baik dan bagus karena pada umumnya tokoh-tokoh dan pemimpin bangsa adalah mereka yang pernah mendapatkan aktivitas serupa," ujarnya usai menerima kunjungan delegasi IMYEP.

Menurutnya, bangsa Indonesia diakui para delegasi Malaysia telah mengalami kemjuan pesat misalnya dari pendapatan perkapitanya, dan merasa bangga karena pada 2050 Bahasa Melayu akan menjadi salah satu bahasa yang digunakan di kawasan Asean.

"Dari kalangan pemudalah harus kita mulai tanamkan tentang rasa persahabatan, pernik-pernik masalah adalah suatu hal yang wajar di kedua negara ini tapi melalui para duta-dutanya bisa menjadi agen perubahan yang baik untuk memperkenalkan negara satu dengan yang lain dengan baik," tutur Sesmenpora.

Asdep Kemitraan dan Penghargaan Pemuda Wisler Manalu dalam laporannya menyampaikan kegiatan ini diawali dari Kemendiknas. Ada beberapa tahun vakum pada tahun 2016 hingga 2018 dan kemudian dimulai lagi pada tahun 2019 ini. "Kegiatan ini diikuti 18 pemuda Indonesia yang mewakili beberapa provinsi dan 18 pemuda Malaysia," ujarnya.

"Fase di Indonesia dilakukan di Yogyakarta dan Jakarta. Di Jakarta telah mengadakan orientasi, city tour dan home stay selama tiga hari dua malam dan tiga hari empat malam di Malaysia untuk melakukan diskusi dan kunjungan-kunjungan sesuai temanya Warisan Budaya dan Ekonomi Kreatif," kata Wisler.

Pimpinan delegasi Malaysia Nurdiana Nahdirah berharap program IMYEP ini dapat terus dilaksanakan hingga tahun-tahun mendatang. "Terima kasih atas diterimanya kunjungan kami ini kami bangga sebagai tamu. Untuk program ini kami mengharapkan agar Indonesia dan Malaysia terus bersama melakukan program ini di tahun-tahun mendatang," harapnya. (ben)