Kementerian
Pemuda dan Olahraga
Republik Indonesia
Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia

Sesmenpora Usul Pidato Presiden untuk HUT Ke-74 RI Dipublikasikan ke Masyarakat Sebagai Motivasi


Sesmenpora Gatot S Dewa Broto menghadiri Rapat Sosialisasi Pidato Kenegaraan Presiden untuk menyambut Hari Kemerdekaan ke-74 Republik Indonesia di Restoran Seribu Rasa Jakarta, Rabu (14/8) pagi. Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal TNI (Purn) Moeldoko. (foto:egan/kemenpora.go.id)
Jakarta: Sesmenpora Gatot S Dewa Broto menghadiri Rapat Sosialisasi Pidato Kenegaraan Presiden untuk menyambut Hari Kemerdekaan ke-74 Republik Indonesia di Restoran Seribu Rasa Jakarta, Rabu (14/8) pagi. Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal TNI (Purn) Moeldoko. 
 
Pidato kenegaraan yang akan disampaikan Presiden Joko Widodo  pada tanggal 16 Agustus 2019 di depan Rapat Paripurna Dewan Perwakilan  Rakyat Republik Indonesia 2019 mengusung tema "SDM Unggul Indonesia Maju". 
 
Usai rapat, Sesmenpora mengatakan pertemuan yang di inisiasi oleh Kepala KSP ini sangat penting karena dihadiri oleh para menteri dan beberapa tokoh masyarakat. "Pertemuan ini menjadi penting karena para menteri dan tokoh masyarakat  hadir untuk memberikan masukan konsep naskah pidato Presiden yang akan disampaikan pada tanggal 16 Agustus 2019," ujarnya. 
 
"Dalam pertemuan tadi, saya juga mengusulkan agar sebelum tanggal 16 Agustus nanti pidato Presiden bisa dipubilikasikan kepada masyarakat  dengan harapan masyarakat bisa, semangat, termotivasi dan punya rasa optimis," tambahnya.
 
Dari pertemuan tersebut dapat disimpulkan bahwa para menteri, yang mewakili menteri dan tokoh masyarakat sepakat, khususnya dari KSP akan menginformasikan pidato Presiden  kepada masyarakat melalui media. Dan bagi yang kritis kepada pemerintah untuk memberikan masukan demi perbaikan masa depan Indonesia. 
 
Turut hadir Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Menteri Ketenagakerjaan Muhammad Hanif Dhakiri, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Kepala Komisi Aparatur Sipil Negara Sofian Effendi, Menteri Kesehatan Nila Moeloek, Sekretaris Jendral Kementerian Agama Nur Syam, dan para Staf Khusus Presiden. (rep)