Kementerian
Pemuda dan Olahraga
Republik Indonesia
Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia

Staf Ahli Kemenpora Jonni Mardizal Apresiasi Pengurus Baru OKI Periode 2019-2024


Staf Ahli Bidang Ekonomi Kreatif Jonni Mardizal mewakili Menpora Imam Nahrawi menyambut baik acara Pelantikan Organisasi Kerjasama Islam (OKI) Pemuda Indonesia ke-3 yang diselenggarakan di Hotel Sultan, Jakarta, Jumat (24/5) sore.(foto:bagus/kemenpora.go.id)
Jakarta: Staf Ahli Bidang Ekonomi Kreatif Jonni Mardizal mewakili Menpora Imam Nahrawi menyambut baik acara Pelantikan Organisasi Kerjasama Islam (OKI) Pemuda Indonesia ke-3 yang diselenggarakan di Hotel Sultan, Jakarta, Jumat (24/5) sore.

"Atas nama pemerintah Republik Indonesia, saya ingin menyambut baik semua peserta Pelantikan Indonesia Pemuda OKI periode 2019-2024 ini," kata Jonni dalam sambutannya mewakili Menpora.

Tema acara Memperkuat Suara Pemuda Muslim untuk Kebangkitan Umat menurutnya sangat relevan dengan situasi saat ini. "Para pemuda diharapkan dapat berpartisipasi aktif sebagai kekuatan moral, kontrol sosial dan agen perubahan, pemuda muslim Indonesia sebagai bagian terbesar dari komunitas pemuda Islam dunia harus jadi pelopor membangun moderasi Islam yang maju," ujarnya.

Jonni tekankan pentingnnya menampilkan sosok Islam Indonesia yang rahmatan lil alamin, meneguhkan kebersamaan makna luhur persaudaraan, ukhuwwah islamiyah, ukhuwah wathaniyah dan ukhuwah insaniyah. "Bangsa Indonesia saat ini sedang menunggu kebangkitan generasi muda untuk membangun impian masa depan Indonesia dihormati di antara negara lain di dunia terlebih bermimpi bisa menjadi pemimpin dunia," kata Jonni.

Indonesia lanjut Jonni, sangat mendukung Rencana Aksi Pemuda Bersama serta Strategi Pemuda OKI yang telah diadopsi pada sesi ke-4 Konferensi Islam tentang Pemuda dan Menteri Olahraga (ICYSM) di Baku, Azerbaijan diadakan pada 17-19 April 2018 lalu sebagai strategi umum dan tata kelola perencanaan pembangunan pemuda dalam mengatasi berbagai tantangan global negara-negara anggota.

"Terakhir, saya ucapkan selamat kepada Anda di konferensi, semoga menghasilkan formula yang dapat bermanfaat bagi kita semua tanpa mengabaikan nilai-nilai persahabatan dan kerja tim dan membantu pemerintah khususnya di bidang kepemudaan," tutupnya.

Ketua Pemuda OKI terpilih Syafi'i Effendy mengatakan visi saya adalah akan memberikan warna baru bagi aktifis Indonesia agar menjadi aktifis yang mandiri. "Sehingga daya nalar kritisnya tetap ada membela yang benar melawan yang salah, kami siap bekerjasama dan menjadi rumah bagi kita semua, kami akan mulai berbinis, mulai bernetworking karena kami ingin membangun organisasi ini berkembang dan besar," ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Panitia Pelaksana Mevi Amanda menyampaikan tema pelaksanaan merupakan simbol untuk mempersatukan umat agar terus memperjuangkan nilai-nilai dan suara pemuda muslim Indonesia hingga ke penjuru dunia. "OIC Youth adalah sebuah organisasi kerjasama Islam yang didalamnya terdapat berbagai organisasi kepemudaan Islam," tutur Mevi.

"Kegiatan hari ini yang OIC selenggarakan ini adalah dana mandiri dan pribadi tidak ada dana sponsorship dari pihak manapun, karena presiden mengajarkan kepada para anggotanya untuk mandiri," jelasnya.

Kegiatan ini diikuti perwakilan dari negara-negara peserta seperti Palestina, Azerbaijan, Jepang, Qatar, Pakistan, Maroko, kementerian/lembaga terkait dan organisasi kepemudaan Islam (HMI, PMII, GMPRI, IPPNU, PUI, PII). (ben)