Kementerian
Pemuda dan Olahraga
Republik Indonesia
Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia

Tely Sarendra, Berkat Timnas Futsal Antarkan Jadi Pegawai Bank Indonesia


Menjadi atlet profesional merupakan cita-cita Teguh Limas Sarendra sejak kecil. Awalnya sepak bola adalah cabang olah raga yang dia pilih, meski akhirnya dia menemukan karier emasnya di atas lapangan futsal. Dengan prestasi yang dia hasilkan, Tely kini bisa menjadi pegawai Bank Indonesia berkat jalur prestasi futsalnya.(foto:dok/kemenpora.go.id)
Jakarta: Menjadi atlet profesional merupakan cita-cita Teguh Limas Sarendra sejak kecil. Awalnya sepak bola adalah cabang olah raga yang dia pilih, meski akhirnya dia menemukan karier emasnya di atas lapangan futsal. Dengan prestasi yang dia hasilkan, Tely kini bisa menjadi pegawai Bank Indonesia berkat jalur prestasi futsalnya. 

Untuk mengenal lebih jauh si kulit bundar, pria yang akrab disapa Tely ini memutuskan untuk menimba ilmu di Sekolah Sepak Bola (SSB). Meski berlatih sepak bola, urusan pendidikan tetap ia perhatikan. Saat SMA kelas XI, Tely memutuskan untuk berhenti mengikuti SSB. Dia memutuskan untuk beralih ke olahraga futsal. Sejak SMA ini lah dia mulai mengenal futsal hingga ikut bergabung dengan tim sekolahnya. Dia memilih untuk menjadi kiper.

"Saya mulai kenal futsal itu saat SMA, posisinya sebagai kiper. Kalau di sepak bola itukan, kalau tim kita bagus, kiper akan jarang banget dapat serangan. Nah, kalau di futsal intensitas serangan itu lebih tinggi. Walaupun tim kita bagus, permenit itu akan ada saja serangan yang datang. Jadi saya merasa lebih tertantang saja." kata Tely.

Pria kelahiran 1990 ini kemudian menekuni olahraga futsal. Lulus SMA, Tely lalu melanjutkan pendidikannya ke jenjang perguruan tinggi. Dia lalu bergabung ke tim futsal kampusnya dan mengikuti berbagai pertandingan. Kepiawaiannya menjaga gawang  membuat Tely dikenal oleh tim -tim futsal profesional. Hingga akhirnya, Tely berkesempatan terjun ke Liga Futsal Indonesia. 

Terus menampilkan kemampuan terbaiknya, Tely lalu dilirik oleh tim pelatih Timnas Futsal Indonesia pada 2012. Ia sangat bangga bisa menjalani debut untuk membela tim merah putih. Sekitar 10 tahun menjadi atlet, dia sudah memperkuat 11 tim futsal profesional.

Sukses di dunia futsal membuat dirinya dipercaya sebagai brand ambassador pada salah satu produk olahraga asal Indonesia. Tak hanya olahraga, dia juga menggeluti dunia bisnis. Pada 2016, Tely menjalanlakan usaha dagang baju hingga sepatu futsal. Seiring berjalannya waktu, ia berhasil mendapatkan pekerjaan di Bank Indonesia melalui jalur prestasi. Dukungan hingga doa dari keluarga dan isteri menjadi penyemangat untuk menjalankan aktifitas sehari-harinya.

"Disela kesibukan sebagai olahragawan, kita harus mampu menyelesaikan pendidikan dengan baik. Kita harus pintar membagi waktu. Keluarga memiliki peranan yang penting. Terus untuk bekerja lebih keras agar bisa berprestasi," jelas Tely.(sin/uci)