Kementerian
Pemuda dan Olahraga
Republik Indonesia
Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia

Tak Menyangka Mijat Menpora, Pemijat Tuna Netra Yusuf Al Amin Sempat Kaget dan Grogi


Namanya Yusuf Al Amin, penyandang disabilitas tuna netra yang sehari-hari melayani pemijatan selama Asian Para Games 2018 di Main Press Center (MPC) tidak menyangka hari Jumat (12/10) sore, memijat Menpora Imam Nahrawi. (foto:egan/kemenpora.go.id)
Jakarta: Namanya Yusuf Al Amin, penyandang disabilitas tuna netra yang sehari-hari melayani pemijatan selama Asian Para Games 2018 di Main Press Center (MPC) tidak menyangka hari Jumat (12/10) sore, memijat Menpora Imam Nahrawi. 
 
Awalnya Yusuf bingung ketika mau masuk ruangan pijat yang disediakan panitia di MPC, langkahnya sempat terhalang oleh banyaknya orang. Kemudian, dia pun diberitahu oleh salah satu temanya kalau ada seorang menteri yang ingin pijat, dia pun mendapat giliran memijat Menpora. 
 
"Awalnya saya kaget, mau masuk kok ramai sekali banyak orang. Ternyata saya dikasih tau kalau ada Pak Menpora, dan kebetulan giliran saya yang memijat. Saya grogi mas pertama kali mijat, soalnya baru kali ini ada menteri yang mau pijat dan tiduran di matras biasa seperti ini," kata Yusuf. 
 
Selama mijat, dia juga sempat ngobrol bersama Menpora untuk membicarakan masalah pijatanya. "Alhamdulilah pak menteri tadi ngomong langsung kalau pijatanya enak, dan bikin segar badan," klata pria yang tinggal di Jakarta Timur ini. 
 
Usai dipijat, Menpora mengucapkan banyak terima kasih kepada Yusuf. "Wah ini pijatannya enak dan luar biasa, baru pertama ini saya badan saya jadi enakan nih. Terima kasih ya Pak Yusuf dan teman-teman lainnya yang sudah membantu Asia Para Games 2018 dengan memijat para wartawan di MPC ini," kata Menpora.        
 
Selama gelaran Asian Para Games 2018 jurnalis-jurnalis cukup dimanjakan dengan adanya gerai pijat bernama ThisAble Enterprise. Para pemijat siap memanjakan para jurnalis yang sedang meliput pesta olahraga bagi penyandang disabilitas se Asia, mereka melayani para jurnalis dari pukul 09.00 - 21.00. (amr)