Kementerian
Pemuda dan Olahraga
Republik Indonesia
Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia

Kemenpora MoU dengan PT Pegadaian (Persero) untuk Tingkatkan Dunia Wirausaha Pemuda Indonesia


Menpora Imam Nahrawi menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding) dengan Direktur Utama PT Pegadaian (Persero) Sunarso, di Halaman Kemenpora, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (14/5) malam. MoU dilakukan untuk mengembangkan literasi bagi para pemuda di era milenial ini yang pada tahap awal ini difokuskan pada 15 titik Kabupaten/Kota di Indonesia. (foto:egan/kemenpora.go.id)
Jakarta: Menpora Imam Nahrawi menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding) dengan Direktur Utama PT Pegadaian (Persero) Sunarso, di Halaman Kemenpora, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (14/5) malam. MoU dilakukan untuk mengembangkan literasi bagi para pemuda di era milenial ini yang pada tahap awal ini difokuskan pada 15 titik Kabupaten/Kota di Indonesia. 

Literasi diberbagai hal seperti masalah kepemimpinan, kewirausahaan, politik, dan masalah-masalah sosial bagi pemuda sangatlah diperlukan. Apalagi era milineal seperti saat ini yang permasalahan semakin kompleks dibutuhkan tanggung jawab semua elemen bangsa demi mempersiapkan generasi emas masa depan Indonesia. Dan kali ini PT Pegadaian (Persero) menjadi yang pertama dari sekian BUMN yang peduli turut serta mempersiapkan generasi emas tersebut.

"Terima kasih Pak Sunrso dan jajaran Pegadaian (Persero) yang berkenan bekerjasama dengan Kemenpora. Ini kontribusi luar biasa dan Pegadaian menjadi yang pertama untuk mempersiapkan masa depan pemuda Indonesia," kata Menpora dalam sambutan setelah penandatangan MoU. 

Ada sisi positif yang Pegadaian bisa berperan aktif yaitu bagaimana menyadarkan para pemuda untuk berwirausaha. Pegadaian yang berslogan "Mengatasi Masalah Tanpa Masalah" sudah tentu ada konsep-konsep jitu untuk hal tersebut. "Kita masih butuh 15 juta lagi wirausaha, Pegadaian yang terkenal dengan slogannya mengatasi masalah tanpa masalah tentu bisa membantu melahirkan para wirausaha-wirausaha muda Indonesia," tambah Menpora. 

Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Asrorun Niam Sholeh dalam laporannya menyampaikan bahwa,  kegiatan ini sebuah wujud sinergitas yang dilandasi kesadaran akan tanggung jawab bersama. Media yang dipakai adalah adanya dua even besar yaitu Word Cup dan Asian Games, dimana Pegadaian akan menggelar nobar di 15 titik Kabupaten/Kota dan disitu akan digelar diskusi kepemudaan dengan tema yang relevan.15 titik itu adalah kota Jakarta, Tangerang, Depok, Palembang, Pekanbaru, Sumedang, Aceh, Semarang, Kudus, Kediri, Surabaya, Madura, Makassar, Manado, dan Bali.

Sementara Direktur Utama Pegadaian Sunarso menekankan bahwa ini sebuah kolaborasi tanggung jawab dimana ada program Kemenpora tentang kepemudaan yang Pegadaian bisa masuk memberikan dukungan khususnya kewirausahaan. Pegadaian juga akan terus bertransformasi untuk menembus semua lapisan masyarakat, demikian juga kalangan pemuda.

"4 April lalu usia Pegadaian sudah 117 tahun. Kita ingin bertransformasi dekat dengan seluruh masyarakat. Kita dekat dengan generasi milenial, kita buka layanan digital online, kita buka D'Gadai Cafe yang isinya banyak anak-anak muda. Ini kolaborasi tanggung jawab, untuk Pegadaian bisa masuk di kewirausahaan, kita dukung program Kemenpora mempersiapkan generasi emas," ucapnya.

Hadir, Sesmenpora Gatot S Dewa Broto, Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda Faisal Abdullah, Staf Ahli Bidang Ekonomi Kreatif Jonni Mardizal, Staf Khusus Bidang Kepemudaan dan Anggaran Anggia Ermarini, beberapa pejabat Eselon II dan jajaran Direksi dan Senior Manajemen Pegadaian.(cah)