Kementerian
Pemuda dan Olahraga
Republik Indonesia
Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia

Kepala Biro Humas dan Hukum Kemenpora Kunjungi Perpustakaan Nasional


Kemenpora melalui Karo Humas dan Hukum Kemenpora Amar Ahmad bersama rombongan mengunjungi Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Republik Indonesia, Kamis, (14/12) di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta. Kunjungan tersebut bertujuan untuk menambah pengetahuan dan wawasan mengenai pengembangan perpustakan yang berbasis teknologi digital. (foto:akbar/kemenpora.go.id)
Jakarta: Kemenpora melalui Karo Humas dan Hukum Kemenpora Amar Ahmad bersama rombongan mengunjungi Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Republik Indonesia, Kamis, (14/12) di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta. Kunjungan tersebut bertujuan untuk menambah pengetahuan dan wawasan  mengenai pengembangan perpustakan yang berbasis teknologi digital.
 
Bangunan Perpusnas memiliki 24 lantai dan tiga ruang bawah tanah disebut-sebut sebagai gedung perpustakaan tertinggi di dunia ini. Gedung ini memiliki tinggi 126,3 meter. Sedangkan perpustakaan di Shanghai, China, yang selama ini disebut tertinggi memiliki tinggi 106 meter. Begitu masuk ke dalam perpustakaan, disuguhi foto-foto para presiden Republik Indonesia. 
 
Tidak hanya itu saja, di samping masing-masing foto presiden itu ada kotak kaca yang didalamnya ada buku-buku tentang mereka. Di lantai 5 yang merupakan ruang rapat dan perkantoran, Karo Humas dan Hukum disambut oleh Kepala Bidang kerjasama dan informasi Wiratna Tritawirasta. "Selamat datang di Perpustakaan Nasional. Perpustakaan ini baru saja diresmikan oleh Presiden Joko Widodo  pada bulan September yang lalu," ucap Wiratna. 
 
Amar Ahmad mengucapkan terima kasih telah menyambut kami dengan baik. "Kedatangan kami kemari untuk pengetahuan dan wawasan dan teman-temam mendapatkan pengalaman yang luas biasa mengenai pengembangan perpustakan yang berbasis teknologi digital.
 
Di Kemenpora mempunyai perpustakaan yang tidak begitu luas. Perpustakan kami hanya memiliki koleksi buku sekitar 5000 buku dan kami ingin mempunyai fasilitas yang lebih baik. Untuk itu, mungkin kita dapat diberikan akses untuk mengembangkan perpustakan di kantor kami sehingga kami bisa melayani mengunjung yang datang ke perpustakaan kantor kami," urai Amar.
 
Usai pertemuan di lantai 5, Amar bersama rombongan melihat-lihat suasana gedung perpustakaan di beberapa lantai, mulai dari lantai 7 tempat ruang baca untuk anak-anak serta ruang baca untuk penyandang cacat dan disabilitas, dan Ruang baca di lantai 24 ini menyimpan buku-buku Nusantara.  
 
tidak hanya ruang buku dan ruang baca, Perpusnas ini juga menyediakan ruang layanan keanggotaan perpustakaan nasional, ruang teater, ruang zona promosi budaya baca, data center, layanan anak, lansia dan disabilitas, layanan koleksi buku langka hingga layanan multimedia. (rep)