Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia

Diberitahukan bahwa saat ini Call Center Kemenpora (1500 928) sudah aktif kembali.

Deputi Pemberdayaan Pemuda Kemenpora Faisal Abdullah Dikukuhkan Jadi Guru Besar Fakultas Hukum Unhas

Selasa, 14 November 2017 13:15:04

Deputi Pemberdayaan Pemuda Prof. Dr. Faisal Abdullah, S.H., M.Si., DFM, menyampaikan Pidato Penerimaan Jabatan Profesor pada Pengukuhan Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (14/11) pagi. Pidato Pengukuhan tersebut disampaikan di Sidang Senat Akademik, yang dipimpin Ketua Senat Prof. Dr. H.M. Tahir Kasnawi, S.U, dan disaksikan Rektor Unhas Prof. Dr. Dwia Aries Tina Pulubuhu, M.A. (foto:bagus/kemenpora.go.id)

Makassar: Deputi Pemberdayaan Pemuda Prof. Dr. Faisal Abdullah, S.H., M.Si., DFM, menyampaikan Pidato Penerimaan Jabatan Profesor pada Pengukuhan Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (14/11) pagi. Pidato Pengukuhan tersebut disampaikan di Sidang Senat Akademik, yang dipimpin Ketua Senat Prof. Dr. H.M. Tahir Kasnawi, S.U, dan disaksikan Rektor Unhas Prof. Dr. Dwia Aries Tina Pulubuhu, M.A.

"Esksistensi Hak Angket Dalam Sistem Ketatanegaraan Indonesia", demikian judul pidatonya. Judul tersebut lahir dari refleksi ilmiah keberagaman masalah yang saat ini banyak mewarnai hubungan antar lembaga negara, sebagaimana yang sudah banyak dikenal dari sistem yang kita anut yaitu korelasi hubungan antar lembaga eksekutif, legislatif, dan yudikatif.

"Penggunaan hak angket DPR adalah bentuk dari mekanisme check and balances antara lembaga negara/pemerintah yang lain, bukan bentuk intervensi. Sehingga, bagaimanapun penggunaan hak angket tersebut harus tetap mematuhi ketentuan perundang-undangan yang berlaku," kata Faisal dalam pidatonya.

Dari rangkaian pidatonya yang begitu sarat dengan nilai-nilai akademis, ada sisi humanis yang luar biasa dan patut dicontoh yakni ungkapan syukur kepada Allah dibarengi ucapan terima kasih kepada kedua orang tuanya dan mempersembahkan seluruh prestasi tertinggi untuk beliau berdua.

"Saya bersyukur kepada Allah SWT bahwa hingga hari ini saya masih menikmati suatu kenikmatan langka, bahwa dalam umur saya saat ini masih dapat ditunggu ayah dan ibu saya. Saya bangga menjadi putra mereka H. Abdullah Rahim dan Hj. Rasmiah Hamsah Wa'du, Guru Besar ini saya persembahkan kepada mereka berdua karena kehormatan akademis sebenarnya milik mereka berdua untuk saya abdikan melalui pengabdian saya mengajar dan mendidik orang lain yang membutuhkan ilmusaya," ucap beliau dengan terbata-bata dan meneteskan air mata.

Sidang Senat diakhiri dengan kata pengkuhan oleh Ketua Dewan Guru Besar dengan tercatat dalam regrestrasi No. 372, dan penandatanganan Kode Etik. Hadir, para Warek, Senat Akademik, Dewan Guru Besar, Dewan Wali Amanah Unhas. Juga para keluarga, tokoh, dan kolega, tampak isteri Thurayah Hasan, Staf Khusus Wapres Alwi Hamu, Rektor UNM Husain Syam, Kepala Biro Humas dan Hukum Amar Ahmad, Kepala Biro Perencanaan dan Organisasi Samsudin, Asdep Pengelolaan Olahraga Pendidikan Arifin, Asdep Peningkatan Kapasitas Pemuda Alman Hudri. (cah)
Bookmark and Share
Nopember 2017
Min
Sen
Sel
Rab
Kam
Jum
Sab
 
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30