Kementerian
Pemuda dan Olahraga
Republik Indonesia
Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia

Dunia Usaha Diharap Juga Dukung Pemberdayaan Pemuda


Jakarta: Dukungan bagi kegiatan pemberdayaan pemuda tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata. Masyarakat, khususnya dunia usaha diharapkan dapat membantu setiap kegiatan pemberdayaan pemuda. Demikian ajakan Bambang Trijoko (Asdep Pemberdayaan Lembaga Kepemudaan) pada Dialog Nasional dan Workshop Perempuan Muda bertema “Masa Depan Kemandirian Perempuan Muda Indonesia Menuju Pembangunan Millenium 2015” di Graha Mustika Ratu Jalan Gatot Subroto Jakarta, Rabu (28/4) siang.

Dialog dan workshop yang diselenggarakan oleh Forum Perempuan Muda Indonesia (FPMI) bekerjasama dengan Kementerian Pemuda dan Olah Raga, Kemendiknas, Mustika Ratu, Bakrie & Brothers. Sekitar 70 pemuda ikut dalam dialog yang dilanjutkan dengan pelatihan singkat make up kecantikan yang difasilitasi oleh LPPMS (Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Moeryati Soedibyo). 

Bambang Trijoko yang berbicara mewakili Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda mengungkapkan peran serta dunia usaha dalam membantu pemberdayaan pemuda dinilai sangat memberi peran penting bagi pemberdayaan pemuda. Apa yang dilakukan oleh FPMI Mustika Ratu, Bakrie & Brothers, dan LPPMS adalah wujud dari peran serta masyarakat dalam kegiatan pemberdayaan kepemudaan. 

“Ini sesuai dengan amanat pada pasal 47 UU Nomor 40 tahun 2009 tentang Kepemudaan,” ungkapnya. Bambang juga mengingatkan para peserta agar dapat memanfaatkan kondisi yang ada untuk menempa dirinya menjadi warga negara yang mandiri. “Bila para pemuda tidak mau memanfaatkan peluang dan kesempatan yang ada, maka ia akan tertinggal dan digilas oleh waktu sehingga akan sulit menjadi sosok yang mandiri,” tegas Bambang. (rma)