Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia

Ramaikan Tafisa 2016, Menpora Keliling Venue Jajal Pertandingan Voli Pantai Hingga Olahraga Tradisional

Sabtu, 08 Oktober 2016 17:00:00

Menpora Imam Nahrawi didampingi istrinya Shobibah Rohmah hari Sabtu (8/10) ikut meramaikan beberapa partandingan 6th Tafisa World Sport For All 2016 di Taman Impian Jaya Ancol Jakarta. Menpora Imam Nahrawi yang juga didampingi oleh Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Raden Isnanta, Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Gatot S Dewa Broto, dan Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda Prov. DKI Jakarta Firmansyah Wahid ikut bermain beberapa cabang olahraga yang dipertandingkan.(foto:andre/kemenpora.go.id)

Jakarta: Menpora Imam Nahrawi didampingi istrinya Shobibah Rohmah  hari Sabtu (8/10) ikut meramaikan beberapa partandingan 6th Tafisa World Sport For All 2016 di Taman Impian Jaya Ancol Jakarta. Menpora Imam Nahrawi yang juga didampingi oleh Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Raden Isnanta, Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Gatot S Dewa Broto, dan Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda Prov. DKI Jakarta Firmansyah Wahid ikut bermain beberapa cabang olahraga yang dipertandingkan.
 
Setibanya di Pantai Timur Ancol, Menpora langsung mengunjungi venue Street Work Out, Beach Football, dan Beach Vollyball. Menpora menyempatkan diri ikut dalam pertandingan olahraga ini dan ikut merasakan bagaimana rasanya atmosfir pertandingan yang di selenggarakan dalam even internasional seperti Tafisa 2016 kali ini. "Saya mau coba langsung bagaimana rasanya bermain voli pantai, dan ternyata cukup menyenangkan," kata Menpora.   
 
Selanjutnya Menpora menuju venue oahraga Pentaque. Di venue tersebut Menpora mencoba salah satu cabang olahraga pentaque yaitu bouchi yang cukup populer di Tiongkok. Setelah itu Menpora mengunjungi bermacam-macam olahraga yang menggunakan papan kayu sebagai alat permainannya di Ecopark Ancol. 
 
Usai mengunjungi Pentaque, Menpora melanjutkan kunjungan untuk membuka Kegiatan Festival Olahraga Tradisional Indonesia yang diikuti oleh 18 Provinsi dari awalnya direncanakan diikuti oleh 34 provinsi. Pada kesempatan ini Menpora mengajak kepada seluruh provinsi dan kepada seluruh pengelola olahraga tradisional di Indonesia agar segera mematenkan jenis permainan tersebut agar tidak diakui oleh negara lain. "Ayo kita semua bersama untuk ikut meramaikan dan melestarikan olahraga tradisional yang menjadi ciri khas dari budaya kita," kata Menpora. 
 
Selesai membuka Festival olahraga Tradisional, Menpora melanjutkan kunjungannya ke lapangan outbond Ecopark. Dilokasi ini banyak menampilkan berbagai olahraga tradisional dari berbagai negara diantaranya yaitu, dagongan, Hadang/Gobak Sodor/Galah Asin, Egrang, dampu, balap arung dan lain-lain. Selain itu juga ada permainan tradisional dari Polandia yang mirip dengan permainan Dampu, dari Australia dan juga dari Afrika Selatan. (dre)
Bookmark and Share
Pebruari 2017
Min
Sen
Sel
Rab
Kam
Jum
Sab
 
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28