Kemenpora RI dan Gemoni Sukses Selenggarakan Lomba Film Pendek Gelorakan Nasionalisme

Rabu, 23 September 2020
Bagikan:

Jakarta: Lomba Film Pendek Nasional yang digagas oleh Gerakan Muda Ono Niha (Gemoni) dan didukung Kemenpora RI, sukses diselenggarakan dan para pemenangnya telah diumumkan di Ruang Theater Wisma Menpora, Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (20/9). 

Kegiatan yang memantik kreativitas kaum muda dengan tema menggelora "Nasionalisme Berkebudayaan dan Berkeadaban" ini, sejak dirilis penyelenggaraannya pada (27/7) sangat didukung oleh Menpora RI Zainudin Amali. "Tema ini menarik, kreativitas ini diharapkan membangkitkan kembali semangat dan nasionalisme dikalangan anak muda Indonesia," ucap Menpora RI. 

"Setiap kegiatan yang memacu kreativitas, inovasi, dan kemandirian anak-anak muda pantas untuk didukung, seperti lomba film ini. Dengan dukungan berbagai pihak akan memacu semangat sekaligus mendorong kesuksesan," tambahnya saat dimintai testimoni jelang pendaftaran peserta. 

Menurut Ketua Umum Gemoni Vokus Harefa, antusias anak-anak muda khususnya dibidang sinematografi atau perfilman sangat luar biasa. Total tim yang mendaftar sejumlah 240, dan setelah proses verifikasi awal yang berhasil masuk dalam lomba ada 135 film dari 3 kategori, Kategori Umum, Kategori Mahasiswa, dan Kategori Siswa.  

"LFP yang diselenggarakan sejak 27 Juli sampai pengumuman 20 September 2020 berhasil menarik antusias kreator-kreator film pendek dari seluruh Nusantara. Temanya sangat serius karena berbicara tentang Pancasila, Nasionalisme, Kebudayaan, dan Keadaban," katanya. 

Dewan Juri yang menyeleksi tidak diragukan, handal di bidangnya serta telah malang melintang di dunia perfilman nasional, yakni Jajang C Noer, Ruby Kholifah, Rano Karno, Yas Harefa, dan diketuai Hilmar Farid (Dirjen Kebudayaan Kemendikbud). 

Pemenang Juara 1 dari masing-masing kategori sebagai berikut, untuk Kategori Umum judul Tujuh Belas, nama tim Adfuntour Key, dengan muatan film Kejuangan. Untuk Kategori Mahasiswa, judul Re-Dream, nama tim Champz Production, dengan muatan film Kesetaraan Gender. Untuk Kategori Siswa, judul Alit, nama tim Teater La Jose, muatan film Kejuangan. 

Para pemenang tersebut sekaligus menempati predikat Juara Umum 1, 2, dan 3, selain mendapatkan dana pembinaan juga mendapat Thropy Penghargaan secara berurut dari Menpora RI Zainudin Amali, dari Dirjen Kebudayaan Kemendikbud Hilmar Farid, dan dari Ketua Dewan Pembina Gemoni Firman Jaya Daeli. (cah)

Menpora Erick berdialog dengan para peserta Wirasena Youth Camp 2026 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Senin (26/10). (foto:Yayan/kemenpora.go.id)
Senin, 26 Oktober 2026

Berdialog Langsung dengan Peserta Wirasena Youth Camp, Menpora Erick Ajak Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, menegaskan pentingnya membangun kultur patriotik, gigih, dan berempati bagi generasi muda guna menghadapi tantangan zaman.

Peserta Wirasena Youth Camp (WYC) 2026 mengunjungi Kampung Pramuka Cemara di Kelurahan Tugu Utara, Jakarta Utara, pada Minggu (25/10), untuk mempelajari pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat.(dok.Kemenpora)
Minggu, 25 Oktober 2026

Tabungan Sampah Bisa untuk Bayar Sekolah, Peserta Wirasena Youth Camp Belajar dari Kampung Pramuka Cemara

Peserta Wirasena Youth Camp (WYC) 2026 mengunjungi Kampung Pramuka Cemara di Kelurahan Tugu Utara, Jakarta Utara, pada Minggu (25/10), untuk mempelajari pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat. Dalam kunjungan tersebut, peserta melihat langsung praktik pengolahan sampah melalui bank sampah, pemanfaatan sampah organik, hingga sistem pembayaran biaya pendidikan anak usia dini (PAUD) menggunakan sampah.

Peserta Wirasena Youth Camp 2026 mengikuti pembelajaran di luar kelas melalui kunjungan edukatif ke tiga lokasi di Jakarta, Minggu (25/10). (dok.Kemenpora)
Minggu, 25 Oktober 2026

Wirasena Youth Camp 2026 Ajak Peserta Belajar Patriotik, Gigih, dan Berempati Lewat Tur Jakarta

Peserta Wirasena Youth Camp 2026 mengikuti pembelajaran di luar kelas melalui kunjungan edukatif ke tiga lokasi di Jakarta, Minggu (25/10). Kegiatan ini menjadi sarana untuk memperkuat nilai patriotik, gigih, dan berempati melalui pengenalan inovasi lingkungan, sejarah dan budaya, serta perjuangan bangsa Indonesia.

Baru lulus SMA pada 2026, Raffi Abya Saputra sudah punya pengalaman yang tak biasa bagi anak seusianya. Pemuda asal Kabupaten Malinau,(dok.Gilang/Kemenpora)
Sabtu, 24 Oktober 2026

Baru Lulus SMA, Peserta WYC 2026 Raffi dari Malinau Sudah Bicara Isu Hutan di COP29 Baku, Azerbaijan

Baru lulus SMA pada 2026, Raffi Abya Saputra sudah punya pengalaman yang tak biasa bagi anak seusianya. Pemuda asal Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara itu pernah menjadi pembicara di Paviliun Indonesia dalam konferensi iklim COP29 di Baku, Azerbaijan.

Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.(dok.Yayan/Kemenpora)
Jumat, 23 Oktober 2026

Belajar dari Wirasena Youth Camp 2026, Lifia Siapkan Langkah Baru untuk Literasi dan Budaya BalI

Di tengah kehidupan anak muda yang lekat dengan tren digital dan budaya populer, salah satu peserta Wirasena Youth Camp (WYC) 2026, Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.(dok.NPCI)
Jumat, 16 Oktober 2026

Juara Bertahan Asian Para Games, Rifky Pilih Tampil Lepas di Nagoya

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. (dok. Gilang/Kemenpora)
Senin, 21 September 2026

Dua Tahun Tekuni Teqball, Debut Sumaya Sukses Raih Medali Perak Pertama untuk Indonesia di Asian Games 2026

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga
Rabu, 21 Oktober 2026

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengajak seluruh jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan pemangku kepentingan di seluruh daerah untuk melakukan transformasi fundamental.

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026
Rabu, 07 Oktober 2026

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026

Indonesian Padel League 2026 menjadi langkah pengembangan ekosistem padel nasional melalui penyelenggaraan kompetisi liga sekaligus penguatan pembinaan atlet dan tim nasional. Perkembangan tersebut turut melanjutkan momentum prestasi padel Indonesia yang meraih medali perak pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand
Senin, 05 Oktober 2026

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand

Timnas Indonesia menutup final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan atas Thailand melalui adu penalti 4-2 setelah bermain imbang 2-2 hingga 120 menit. Perayaan gelar juara di SUGBK semakin meriah dengan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto, Presiden FIFA Gianni Infantino, Menpora Erick Thohir, serta penampilan Anggun C. Sasmi dan Judika.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

Goverment Public Relation

Banner desktop HSP 2026 Banner website HSP 2026