Buka Kuliah Kewirausahaan Pemuda Kemenpora bersama UBK, Menpora Amali Ingin Mahasiswa Jadi Pencipta Lapangan Kerja

Senin, 09 Agustus 2021
Bagikan:
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali secara resmi membuka kegiatan Kuliah Kewirausahaan Pemuda Kemenpora bersama Universitas Bung Karno (UBK) Jakarta secara virtual, Senin (9/8) pagi.(foto: bagus/kemenpora.go.id)
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali secara resmi membuka kegiatan Kuliah Kewirausahaan Pemuda Kemenpora bersama Universitas Bung Karno (UBK) Jakarta secara virtual, Senin (9/8) pagi.(foto: bagus/kemenpora.go.id)

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali secara resmi membuka kegiatan Kuliah Kewirausahaan Pemuda Kemenpora bersama Universitas Bung Karno (UBK) Jakarta secara virtual, Senin (9/8) pagi.

Dalam sambutannya, Menpora Amali mengungkapkan bahwa pengembangan kewirausahaan pemuda di kalangan mahasiswa yang digelar tersebut merupakan implementasi dari salah satu program prioritas Kemenpora masa kerja 2020-2024.

“Ada 5 program prioritas yang kami telah jadikan sebagai panduan untuk melakukan kegiatan, melakukan program kedepan. Apa yang kita kerjakan pada pagi hari ini adalah masuk di dalam program prioritas yang kedua yakni pemberdayaan pemuda menjadi kreatif, inovatif, mandiri, dan berdaya saing serta menumbuhkan semangat semangat kewirausahaan,” kata Menpora Amali.

Menurut Menpora Amali, program kewirausahaan di kalangan pemuda dijadikan prioritas karena tolak ukur kemajuan suatu bangsa dari sisi kesejahteraan masyarakatnya adalah seberapa besar persentase masyarakat yang bergerak di bidang usaha.

“Semakin besar presentasenya, maka masyarakat di negara itu menuju pada kemajuan,” jelasnya.

Disisi lain, tantangan yang dihadapi kedepan semakin berat. Terlebih bangsa ini akan menghadapi bonus demografi atau jumlah pemuda atau usia produktif lebih besar dari yang tidak produktif. 

“Bonus demografi ini kalau kita tidak kelola dengan baik, maka dia akan menjadi petaka buat kita. Tetapi kalau kita kelola dengan baik, insya Allah akan menjadi manfaat buat bangsa ini,” ungkapnya.

Menpora Amali menjelaskan, yang akan berhadapan langsung dengan bonus demografi tersebut adalah para pemuda saat ini yang masih berada di kampus. Sehingga, pemerintah, perguruan tinggi dan kelompok-kelompok masyarakat harus mempersiapkan para pemuda untuk bisa menghadapi tantangan yang semakin kompleks dan semakin berat tersebut.

Dengan demikian, pemerintah mendorong kewirausahaan di kalangan pemuda atau mahasiswa karena menyadari persaingan yang dihadapi tersebut semakin berat. Sebab, kata Menpora, para mahasiswa harus bersaing lulusan perguruan tinggi yang jumlahnya sangat banyak dari perguruan tinggi di seluruh Indonesia Belum lagi lulusan luar negeri dan mereka akan kembali ke tanah air.

“Nah kalau hanya mengandalkan lapangan pekerjaan yang disediakan orang lain, maka itu tidak cukup. Angkatan kerja yang lahir setiap tahun dan lapangan kerja yang tersedia setiap tahun itu tidak sebanding, lebih banyak angkatan kerjanya daripada lapangan kerja,” pungkasnya.

Oleh karenanya, menurut Menpora Amali, para mahasiswa harus dibekali dengan pengetahuan di luar akademik. Karena apabila mahasiswa hanya mengandalkan kemampuan akademik saja tanpa ada bekal-bekal lain, maka setelah keluar dari perguruan tinggi akan bergantung pada orang lain.

“Para mahasiswa setelah lulus harus menjadi job creater, penyedia lapangan kerja. Bukan menjadi job seaker. Anda lulus, melamar kesana kemari bawa ijazah, bawa rekomendasi dan belum tentu langsung diterima. Mencoba di berbagai tempat tentu diterima karena persaingan banyak, bukan hanya mahasiswa lulusan Universitas Bung Karno tetapi yang lain-lain,” paparnya mengingatkan.

Menpora meminta para mahasiswa atau peserta kegiatan ini untuk serius mendengarkan paparan, pemikiran, dan pengalaman para narasumber dalam menjalankan usaha sembari mulai memikirkan usaha apa yang akan dijalankan nantinya. Para mahasiswa yang serius mengikuti acara ini dan dibuktikan dengan proposal usaha nantinya akan dipandu secara bertahap oleh Kemenpora.

“Sehingga yang benar-benar berminat yang akan dipandu. Setelah itu kemudian ada pendampingan dan pasti akhirnya ada fasilitasi bantuan sedikit dari Kemenpora untuk mau usaha apa tetapi harus real serius dan fokus. Banyak hal yang bisa dilakukan, orang-orang yang sudah menjadi pengusaha besar, menjadi konglomerat merka itu berusaha dari bawah,” ungkapnya.

Hadir dalam acara ini, Deputi Bidang Pengembangan Pemuda, Asrorun Ni’am Sholeh, Rektor UBK, Dr. Didik Suhariyanto, SH., MH dan para narasumber antara lain, Putra Nababan, Anggota Komisi X DPR, Ketua Yayasan Inspirasi Indonesia Membangun Chrisbiantoro, Akademisi UBK, Benny Luntungan dan lainnya.(ded)

Menpora RI Erick Thohir turut menghadiri malam apresiasi bertajuk “Tiga Tokoh, Satu Indonesia” yang digelar di Sudirman Hall, Sequis Tower, Jakarta Selatan, Senin (26/10) malam.(foto:Andre/kemenpora.go.id)
Selasa, 27 Oktober 2026

Momentum Hari Sumpah Pemuda, Menpora Erick Hadiri Penghargaan Katadata Lifetime Achievement Award 2026 untuk Tiga Tokoh Bangsa yang Menginspirasi Generasi Muda

Tiga tokoh bangsa dengan latar belakang dan jalan pengabdian berbeda, namun memiliki tujuan yang sama untuk memajukan Indonesia, mendapat penghormatan dalam acara Katadata Lifetime Achievement Award 2026. Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir turut menghadiri malam apresiasi bertajuk “Tiga Tokoh, Satu Indonesia” yang digelar di Sudirman Hall, Sequis Tower, Jakarta Selatan, Senin (26/10) malam.

Menpora RI Erick Thohir, menegaskan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kepemudaan yang komprehensif guna menjawab tantangan zaman.(foto:Yayan/kemenpora.go.id)
Selasa, 27 Oktober 2026

Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, menegaskan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kepemudaan yang komprehensif guna menjawab tantangan zaman serta memberikan solusi nyata bagi generasi muda Indonesia di masa depan.

Menpora Erick berdialog dengan para peserta Wirasena Youth Camp 2026 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Senin (26/10). (foto:Yayan/kemenpora.go.id)
Senin, 26 Oktober 2026

Berdialog Langsung dengan Peserta Wirasena Youth Camp, Menpora Erick Ajak Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, menegaskan pentingnya membangun kultur patriotik, gigih, dan berempati bagi generasi muda guna menghadapi tantangan zaman.

Baru lulus SMA pada 2026, Raffi Abya Saputra sudah punya pengalaman yang tak biasa bagi anak seusianya. Pemuda asal Kabupaten Malinau,(dok.Gilang/Kemenpora)
Sabtu, 24 Oktober 2026

Baru Lulus SMA, Peserta WYC 2026 Raffi dari Malinau Sudah Bicara Isu Hutan di COP29 Baku, Azerbaijan

Baru lulus SMA pada 2026, Raffi Abya Saputra sudah punya pengalaman yang tak biasa bagi anak seusianya. Pemuda asal Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara itu pernah menjadi pembicara di Paviliun Indonesia dalam konferensi iklim COP29 di Baku, Azerbaijan.

Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.(dok.Yayan/Kemenpora)
Jumat, 23 Oktober 2026

Belajar dari Wirasena Youth Camp 2026, Lifia Siapkan Langkah Baru untuk Literasi dan Budaya BalI

Di tengah kehidupan anak muda yang lekat dengan tren digital dan budaya populer, salah satu peserta Wirasena Youth Camp (WYC) 2026, Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.(dok.NPCI)
Jumat, 16 Oktober 2026

Juara Bertahan Asian Para Games, Rifky Pilih Tampil Lepas di Nagoya

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. (dok. Gilang/Kemenpora)
Senin, 21 September 2026

Dua Tahun Tekuni Teqball, Debut Sumaya Sukses Raih Medali Perak Pertama untuk Indonesia di Asian Games 2026

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga
Rabu, 21 Oktober 2026

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengajak seluruh jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan pemangku kepentingan di seluruh daerah untuk melakukan transformasi fundamental.

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026
Rabu, 07 Oktober 2026

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026

Indonesian Padel League 2026 menjadi langkah pengembangan ekosistem padel nasional melalui penyelenggaraan kompetisi liga sekaligus penguatan pembinaan atlet dan tim nasional. Perkembangan tersebut turut melanjutkan momentum prestasi padel Indonesia yang meraih medali perak pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand
Senin, 05 Oktober 2026

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand

Timnas Indonesia menutup final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan atas Thailand melalui adu penalti 4-2 setelah bermain imbang 2-2 hingga 120 menit. Perayaan gelar juara di SUGBK semakin meriah dengan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto, Presiden FIFA Gianni Infantino, Menpora Erick Thohir, serta penampilan Anggun C. Sasmi dan Judika.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

Goverment Public Relation

Banner desktop HSP 2026 Banner website HSP 2026