Live Instagram Bareng Raffi Ahmad, Menpora Amali Ajak Masyarakat Dukung Atlet Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020

Sabtu, 24 Juli 2021
Bagikan:
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali kembali berpesan kepada seluruh kontingen Indonesia yang saat sedang berjuang di Olimpiade Tokyo 2020 untuk tetap bisa fokus dan berkonsentrasi dalam bertanding tanpa memikirkan ha
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali kembali berpesan kepada seluruh kontingen Indonesia yang saat sedang berjuang di Olimpiade Tokyo 2020 untuk tetap bisa fokus dan berkonsentrasi dalam bertanding tanpa memikirkan ha

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali kembali berpesan kepada seluruh kontingen Indonesia yang saat sedang berjuang di Olimpiade Tokyo 2020 untuk tetap bisa fokus dan berkonsentrasi dalam bertanding tanpa memikirkan hal lain. Menpora juga berharap timnas Indonesia bisa bermain di olimpiade paling tidak di Olimpiade 2032.

"Para atlet harus bisa fokus, konsentrasi penuh dan bertanding dengan maksimal. Karena perjuangan untuk sampai ke Olimpaide Tokyo tidaklah mudah," kata Menpora Amali saat live instagram bersama Raffi Ahmad dari Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Jumat (23/7).

Menpora menyampaikan para atlet hingga bisa sampai mengikuti Olimpiade Tokyo perjuangannya sangat tidak mudah dan luar biasa. "Ada satu atlet saat dilepas oleh Pak Presiden Joko Widodo saya tanya tentang persiapannya, katanya sudah 4 tahun tidak pulang ke rumah demi keinginannya untuk bisa tampil di Olimpiade Tokyo," tiru Menpora Amali.

"Sangat luar biasa semangat mereka, karena di dalam desain besar olahraga nasional kita olimpiade adalah sasaran utama kita. Karena itu seorang atlet bisa tampil di olimpiade itu adalah puncak prestasi tertingginya, makanya jangan sampai disia-siakan," tambah Menpora Amali.

Raffi Ahmad yang juga pemegang klub sepakbola Cilegon United FC juga merasa kagum Kemenpora telah mencetak Desain Besar Olahraga Nasional untuk memastikan Indonesia bisa mencetak juara. "Kemenpora luar biasa telah mencetak Grand Design Olahraga Nasional ini," kata Raffi.

Saat ini Grand Design Olahraga Nasional tinggal menunggu Peraturan Presiden (Perpres) yang dijadikan payung hukumnya. "Target kita adalah dari olimpiade ke olimpiade. Olimpiade 2020 yang dilaksanakan di Tokyo 2021 ini target kita adalah memperbaiki peringkat kita dari Olimpiade Rio de Jeneiro 2016 lalu," kata Menpora.

"Kemudian di Olimpiade 2024 di Paris tentu harus meningkat lagi dan selanjutnya itu harus semakin naik peringkat prestasi Indonesia. Disitulah prestasi ini kita design tidak bisa prestasi itu asal nemu saja," tambah Menpora Amali.

Menpora Amali juga berpesan kepada Raffi Ahmad, sangat ketat kompetisi tetapi ada misi didalamnya supaya dari Rans ini bisa lahir tim nasional. "Jadi di satu sisi mengejar klasemen tetapi pesan saya bagi Raffi dan teman-teman yang masuk di olahraga untuk bisa membuat persemaian bibit-bibit muda, agar disetiap-setiap kompetisi tidak bingung mencari pemain, apalagi nanti Rans ini ada akademinya itu penting," pesan Menpora Amali.

"Suatu saat kita harap sepakbola kita bisa bermain di olimpiade. Karena di olimpiade ini ada babak-babak kualifikasinya tidak bisa langsung. Saya harap 2032 Indonesia bisa mengirimkan tim sepakbola dan harus ada disumbangkan pemainnya dari Rans Entertainment," tambah Menpora. (ben)

Menpora Erick berdialog dengan para peserta Wirasena Youth Camp 2026 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Senin (26/10). (foto:Yayan/kemenpora.go.id)
Senin, 26 Oktober 2026

Berdialog Langsung dengan Peserta Wirasena Youth Camp, Menpora Erick Ajak Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, menegaskan pentingnya membangun kultur patriotik, gigih, dan berempati bagi generasi muda guna menghadapi tantangan zaman.

Peserta Wirasena Youth Camp (WYC) 2026 mengunjungi Kampung Pramuka Cemara di Kelurahan Tugu Utara, Jakarta Utara, pada Minggu (25/10), untuk mempelajari pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat.(dok.Kemenpora)
Minggu, 25 Oktober 2026

Tabungan Sampah Bisa untuk Bayar Sekolah, Peserta Wirasena Youth Camp Belajar dari Kampung Pramuka Cemara

Peserta Wirasena Youth Camp (WYC) 2026 mengunjungi Kampung Pramuka Cemara di Kelurahan Tugu Utara, Jakarta Utara, pada Minggu (25/10), untuk mempelajari pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat. Dalam kunjungan tersebut, peserta melihat langsung praktik pengolahan sampah melalui bank sampah, pemanfaatan sampah organik, hingga sistem pembayaran biaya pendidikan anak usia dini (PAUD) menggunakan sampah.

Peserta Wirasena Youth Camp 2026 mengikuti pembelajaran di luar kelas melalui kunjungan edukatif ke tiga lokasi di Jakarta, Minggu (25/10). (dok.Kemenpora)
Minggu, 25 Oktober 2026

Wirasena Youth Camp 2026 Ajak Peserta Belajar Patriotik, Gigih, dan Berempati Lewat Tur Jakarta

Peserta Wirasena Youth Camp 2026 mengikuti pembelajaran di luar kelas melalui kunjungan edukatif ke tiga lokasi di Jakarta, Minggu (25/10). Kegiatan ini menjadi sarana untuk memperkuat nilai patriotik, gigih, dan berempati melalui pengenalan inovasi lingkungan, sejarah dan budaya, serta perjuangan bangsa Indonesia.

Baru lulus SMA pada 2026, Raffi Abya Saputra sudah punya pengalaman yang tak biasa bagi anak seusianya. Pemuda asal Kabupaten Malinau,(dok.Gilang/Kemenpora)
Sabtu, 24 Oktober 2026

Baru Lulus SMA, Peserta WYC 2026 Raffi dari Malinau Sudah Bicara Isu Hutan di COP29 Baku, Azerbaijan

Baru lulus SMA pada 2026, Raffi Abya Saputra sudah punya pengalaman yang tak biasa bagi anak seusianya. Pemuda asal Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara itu pernah menjadi pembicara di Paviliun Indonesia dalam konferensi iklim COP29 di Baku, Azerbaijan.

Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.(dok.Yayan/Kemenpora)
Jumat, 23 Oktober 2026

Belajar dari Wirasena Youth Camp 2026, Lifia Siapkan Langkah Baru untuk Literasi dan Budaya BalI

Di tengah kehidupan anak muda yang lekat dengan tren digital dan budaya populer, salah satu peserta Wirasena Youth Camp (WYC) 2026, Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.(dok.NPCI)
Jumat, 16 Oktober 2026

Juara Bertahan Asian Para Games, Rifky Pilih Tampil Lepas di Nagoya

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. (dok. Gilang/Kemenpora)
Senin, 21 September 2026

Dua Tahun Tekuni Teqball, Debut Sumaya Sukses Raih Medali Perak Pertama untuk Indonesia di Asian Games 2026

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga
Rabu, 21 Oktober 2026

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengajak seluruh jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan pemangku kepentingan di seluruh daerah untuk melakukan transformasi fundamental.

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026
Rabu, 07 Oktober 2026

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026

Indonesian Padel League 2026 menjadi langkah pengembangan ekosistem padel nasional melalui penyelenggaraan kompetisi liga sekaligus penguatan pembinaan atlet dan tim nasional. Perkembangan tersebut turut melanjutkan momentum prestasi padel Indonesia yang meraih medali perak pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand
Senin, 05 Oktober 2026

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand

Timnas Indonesia menutup final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan atas Thailand melalui adu penalti 4-2 setelah bermain imbang 2-2 hingga 120 menit. Perayaan gelar juara di SUGBK semakin meriah dengan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto, Presiden FIFA Gianni Infantino, Menpora Erick Thohir, serta penampilan Anggun C. Sasmi dan Judika.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

Goverment Public Relation

Banner desktop HSP 2026 Banner website HSP 2026