Resmi Buka Sirkuit Nasional Wushu Taolu ke-2 tahun 2021, Menpora Amali Harap Wushu Masuk Olimpiade 2032

Minggu, 20 Juni 2021
Bagikan:
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali secara resmi membuka “Sirkuit Nasional Wushu Taolu ke-2 tahun 2021” secara virtual, di SitRoom, gedung Kemenpora, Sabtu (19/6) malam. Acara Sirkuit Nasional Wushu Taolu ke-2 Tahun
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali secara resmi membuka “Sirkuit Nasional Wushu Taolu ke-2 tahun 2021” secara virtual, di SitRoom, gedung Kemenpora, Sabtu (19/6) malam. Acara Sirkuit Nasional Wushu Taolu ke-2 Tahun

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali secara resmi membuka “Sirkuit Nasional Wushu Taolu ke-2 tahun 2021” secara virtual, di SitRoom, gedung Kemenpora, Sabtu (19/6) malam. Acara Sirkuit Nasional Wushu Taolu ke-2 Tahun 2021 ini digelar di Yogyakarta mulai 19 – 26 Juni 2021.

“Ketua Umum PB Wushu dan hadirin sekalian, dengan senantiasa mengharapkan ridho dan rahmat Tuhan Yang Maha Esa, Allah subhanahu wa ta'ala, dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, Sirkuit Nasional Wushu Taolu ke-2 tahun 2021dengan resmi saya nyatakan dibuka,” kata Menpora Amali.

Menpora Amali dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya sebagai pemerintah kepada Pengurus Besar Wushu Indonesia yang terus menyelenggarakan kegiatan walaupun masih dalam kondisi pandemi covid-19.

“Semangat insan Wushu Indonesia yang dipimpin oleh pak Ketua Umum Airlangga Hartarto tetap bergerak terus. Walaupun di tengah-tengah pandemi covid-19. Kreativitas dan inovasi-inovasi yang ditunjukan oleh PB Wushu Indonesia dan Pengurus Provinsi sampai di tingkat Sasana. Tentu ini sangat membanggakan dan saya sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga tentu sangat senang melihat ini,” ujar Menpora Amali.

Terlebih, wushu masuk sebagai salah satu dari 14 cabang olahraga unggulan dalam Grand Design Olahraga Nasional yang tengah disusun Kemenpora dan berbagai stakeholder olahraga, akademisi, professor dari berbagai perguruan tinggi dan pelaku olahraga. Hal ini berdasarkan arahan Presiden Joko Widodo pada peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2020 lalu. Pada acara tersebut, Presiden Jokowi ingin pola pembinaan atlet prestasi dan ekosistem olahraga nasional direview total. Pola pembinaan dirombak secara besar-besaran dengan melakukan pembinaan atlet sejak dini.

“Nah tertentu kami harus memfokuskan mana cabang olahraga yang akan kita dorong untuk bisa berprestasi di tingkat internasional. Kita tahu bahwa puncak prestasi tertinggi olahraga kita adalah olimpiade. Oleh karena itu, dari hasil diskusi tersebut kami akhirnya memutuskan kita akan berkonsentrasi kepada cabang-cabang olahraga yang mengandalkan teknik dan akurasi,” pungkas Menpora Amali.

Wushu, lanjut Menpora Amali, dimasukkan salah satunya karena walaupun sekarang ini belum dipertandingkan pada event olimpiade. Tapi dianggap memiliki potensial bagi Indonesia dan diharapkan berprestasi apabila suatu saat dipertandingkan di olimpiade.

“Sekarang ini data menunjukkan bahwa wushu sudah ada di 152 negara dan 5 benua. Sementara persyaratan dari IOC (Komite Olimpiade Internasional) minimal ada di 75 negara. Jadi ini sudah melampaui bahkan sudah 200% dari persyaratan IOC itu,” katanya.

Namun demikian, Menpora Amali mengingatkan bahwa butuh dukungan dan kerja keras dari Wushu Internasional Federation agar hal tersebut dapat terwujud dan dipertandingkan di olimpiade.

“Saya mohon kepada ketua umum untuk mendorong terus supaya IF (Internasional Federation) Wushu mendorong bagaimana wushu sudah bisa dipertandingkan pada olimpiade-olimpiade yang akan dating. Minimal dalam ujicoba dan saya setuju kita persiapkan untuk 2032 wushu sudah menjadi cabang olahraga yang dipertandingkan,” harapnya.

Menpora Amali juga menyampaikan terimakasih dan apresiasi dari upaya-upaya Ketua Umum PB Wushu Airlangga Hartarto dan seluruh pengurus yang tidak henti-hentinya terus fokusdalam melakukan pembinaan atlet-atlet junior.

“Maka Sirkuit Nasional Wushu kedua tahun 2021 ini saya setuju ini dijadikan tempat untuk memilih calon-calon atau talenta-talenta atlet junior kita. Dengan demikian, secara berkesinambungan. Kalau atlet-atlet senior sudah segera berakhir, maka tentu atlet-atlet junior menjadi pelapis yang bisa kita harapkan beberapa tahun kedepan,” tukas Amali.

Sementara itu, Ketua Umum Ketua Umum PB Wushu Indonesia (PBWI), Airlangga Hartarto pada kesempatan ini melaporkan bahwa acara ini merupakan salah satu ajang kegiatan dari serangkaian program sirkuit nasional yang diikuti oleh 373 atlet junior potensial.

Para atlet ini adalah hasil penyaringan dari 1800 atlet junior pada tahun 2020 dan telah ditetapkan oleh PB Wushu. Untuk sirkuit nasional pertama telah digelar Maret lalu dan sirkuit ketiga akan dilaksanakan di November 2021 dengan menerapkan protokol kesehatan ketat dan disiplin karena masih situasi pandemi.

Airlangga mengatakan acara ini digelar untuk memberikan kesempatan pada atlet senior yang sedang mengikuti pemusatan latihan daerah (Pelatda) di provinsi yang sedang dipersiapkan untuk mengikuti PON XX Papua.

“Sirkuit ini sebagai uji coba dan tentunya di situasi pandemi ini berbagai sektor termasuk kegiatan olahraga ini sangat terdisrupsi. Namun PBWI tidak berhenti dan diam untuk melakukan pembinaan termasuk melalui sirkuit ini,” ujar Airlangga.

Airlangga juga menjelaskan bahwa PBWI pada tahun 2022 nanti mendapat penugasan sebagai tuan rumah kejuaraan dunia wushu yunior yang rencananya akan dilaksanakan di akhir tahun 2022 di ICE BSD Tangerang. Selain itu juga akan mengikuti Asian Games di Hangzhou Cina dan Universiade di Chengdu Cina.

“Oleh karenanya, agenda tersebut harus menjadi perhatian bagi pengurus dan pelatih agar menyiapkan program dan strategi agar atlet-atlet kita dapat menorehkan prestasi terbaik dan dapat mengharumkan nama dan bangsa yang tentunya dengan berkibarnya bendera Merah Putih dan dikumandangkannya lagu Indonesia raya di setiap kegiatan yang kita ikuti,” katanya.

Acara ini turut dihadiri oleh Sekjen KONI Pusat, Ade Lukman, Ketua Komite Olimpiade Indonesia yang diwakili Komite Eksekutif, Bapak Wushu IGK Manila dan Ketua Wushu daerah seluruh Indonesia.(ded)

Atlet lompat tinggi putra Indonesia Nasip berhasil menyumbangkan medali emas untuk kontingen Indonesia di ASEAN Para Games 2025 Thailand.(foto:Andre/kemenpora.go.id)
Jumat, 23 Januari 2026

Nasip Sukses Tambah Medali Emas untuk Indonesia dari Lompat Tinggi Para Atletik ASEAN Para Games 2025 Thailand

Bertanding di Main Stadium His Majesty the King's 80th Birthday Anniversary Stadium, Nakhon Ratchasima, Thailand atlet lompat tinggi putra Indonesia Nasip berhasil menyumbangkan medali emas untuk kontingen Indonesia di ASEAN Para Games 2025 Thailand.

Atlet debutan asal Kota Wonogiri, Jawa Tengah, Taufik Abdul Karim sukses meraih dua medali emas. (foto:Andre/kemenpora.go.id)
Jumat, 23 Januari 2026

Debut di ASEAN Para Games 2025 Thailand, Atlet Asal Wonogiri Taufik Abdul Karim Raih 2 Emas Para Atletik dan Pecah Rekor

Atlet debutan asal Kota Wonogiri, Jawa Tengah, Taufik Abdul Karim sukses meraih dua medali emas pada final cabang olahraga para atletik ASEAN Para Games 2025 Thailand. Dua emas itu masing-masing di nomor Men's 100m T11 dan Men's 200 meter T11.

Kemenpora membuka peluang bagi para ASN dan non-ASN (kalangan profesional) untuk ikut memajukan industri olahraga tanah air. (foto:dok/kemenpora.go.id)
Jumat, 23 Januari 2026

Libatkan Unsur Profesional hingga Akademisi, Inilah Anggota Panitia Seleksi Terbuka Deputi Kemenpora

Kementerian Pemuda dan Olahraga RI membuka peluang bagi para ASN dan non-ASN (kalangan profesional) untuk ikut memajukan industri olahraga tanah air dengan mengadakan seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Madya untuk posisi Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga Kemenpora RI. Para peserta nantinya akan dinilai oleh panitia seleksi (pansel) yang terdiri dari unsur profesional, akademisi, hingga pejabat. Tujuannya untuk memastikan proses penilaian berlangsung transparan, obyektif dan akuntabel.

Rasa syukur tiada tara kepada Allah SWT dipanjatkan Mariyati, atlet dayung perahu naga atau dragon boat di SEA Games Ke-33 Thailand Tahun 2025.(foto:Thomas/kemenpora.go.id)
Senin, 19 Januari 2026

Atlet Dayung Perahu Naga Mariyati Ingin Daftar Haji dan Umrahkan Orang Tua dengan Bonus SEA Games 2025

Rasa syukur tiada tara kepada Allah SWT dipanjatkan Mariyati, atlet dayung perahu naga atau dragon boat di SEA Games Ke-33 Thailand Tahun 2025. Bersama timnya, perempuan asal Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel) itu ikut membawa Indonesia keluar sebagai juara umum dalam nomor cabang olahraga (cabor) ini.

Atlet muda panjat tebing Indonesia Ardana Cikal Damarwulan mengucapkan terima kasih atas bonus yang diberikan pemerintah di SEA Games 2025 Thailand.(foto:raiky/kemenpora.go.id)
Kamis, 15 Januari 2026

Ardana Cikal, Atlet Muda Panjat Tebing Indonesia Gunakan Bonus Untuk Investasi dan Kembangkan Fasilitas Panjat di Bandung

Atlet muda panjat tebing Indonesia Ardana Cikal Damarwulan merasa bangga dan mengucapkan terima kasih atas bonus yang diberikan pemerintah atas capaian prestasinya di SEA Games 2025 Thailand lalu dengan meraih emas di nomor lead putra.

Vicky Tahumil Junior sukses menyumbangkan medali emas tinju kelas 51 kilogram putra di SEA Games Ke-33 Tahun 2025 Thailand.(foto:Thomas/kemenpora.go.id)
Kamis, 15 Januari 2026

Petinju Peraih Emas Vicky Tahumil Junior Pikir-Pikir Bonus SEA Games 2025 untuk Buka Usaha

Senang dan bangga, dua perasaan itu menyelimuti Vicky Tahumil Junior tatkala sukses menyumbangkan medali emas tinju kelas 51 kilogram putra si SEA Games Ke-33 Tahun 2025 Thailand. Apalagi di final dirinya mengalahkan petinju tuan rumah Thailand, Thitisan Panmot.

Keluarga dan masa depan adalah di antara hal terpenting dalam hidup atlet panjat tebing Antasyafi Robby Al Hilmi.(foto: Instagram/antasyafi_robby)
Rabu, 14 Januari 2026

Untuk Keluarga dan Investasi, Atlet Panjat Tebing Antasyafi Robby Sebut Bonus SEA Games 2025 Menunjang Prestasi

Keluarga dan masa depan adalah di antara hal terpenting dalam hidup atlet panjat tebing Antasyafi Robby Al Hilmi. Karena itu, bonus Rp1 miliar yang didapatkannya usai mendulang emas speed klasik panjat tebing putra SEA Games 2025 akan digunakan untuk kepentingan dua hal tersebut.

Menpora Erick Hadiri FIFA World Cup 2026 Trophy Tour di Jakarta
Jumat, 23 Januari 2026

Menpora Erick Hadiri FIFA World Cup 2026 Trophy Tour di Jakarta

Menpora Erick Thohir menghadiri FIFA World Cup 2026 Trophy Tour di Jakarta Convention Cenyer (JCC), Jakarta, Kamis (22/1).

Menpora Erick Sambut Baik Gelaran Pocari Sweat Run 2026
Jumat, 23 Januari 2026

Menpora Erick Sambut Baik Gelaran Pocari Sweat Run 2026

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Erick Thohir menyambut baik gelaran Pocari Sweat Run 2026.

Menpora Erick Dukung Perjuangan Tim Boccia Indonesia di Asean Para Games 2025
Rabu, 21 Januari 2026

Menpora Erick Dukung Perjuangan Tim Boccia Indonesia di Asean Para Games 2025

Menpora RI Erick Thohir, menyaksikan atlet boccia Indonesia berlaga di babak penyisihan grup, ASEAN Para Games 2025 Thailand

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner-desktop banner-mobile