Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo secara resmi membuka Kejuaraan Catur Junior Piala Purnomo Yusgiantoro ke-6 Tahun 2025 di Gedung Serba Guna Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Sabtu (30/8).
Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo secara resmi membuka Kejuaraan Catur Junior Piala Purnomo Yusgiantoro ke-6 Tahun 2025 di Gedung Serba Guna Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Sabtu (30/8).
Ajang tahunan yang digelar oleh Purnomo Yusgiantoro Center (PYC) ini diikuti 210 peserta, terdiri dari 80 atlet catur U-9 dan 130 atlet U-11. Pada seremoni pembukaan, Menpora Dito melakukan langkah pertama sebagai simbol dimulainya kompetisi.
“Saya yakin, salah satu solusi untuk mencerdaskan bangsa ini adalah dengan catur sejak usia dini. Anak-anak yang didorong belajar dan berkompetisi di catur memang kadang merasa berat, karena di usia mereka sering kali lebih seru bermain gim atau berkumpul bersama teman-teman ," ujar Menpora Dito mengawali sambutannya.
Namun, Menpora Dito menekankan bahwa pengorbanan kecil hari ini akan menjadi investasi besar di masa depan.
“Percayalah, 20 tahun lagi kalian akan berterima kasih kepada orang tua kalian. Kalian akan menjadi anak-anak hebat, baik di dunia catur maupun di jalan hidup yang kalian pilih,” tegasnya.
Menurutnya, catur tidak hanya mengajarkan teknik permainan, tetapi juga membentuk keberanian, kepercayaan diri, dan kemampuan berpikir strategis. Hal tersebut akan menjadi bekal penting bagi anak-anak ketika memasuki dunia pendidikan tinggi hingga karier profesional.
“Dengan bermain catur, sejak kecil anak-anak sudah terlatih berpikir cerdas dan lincah. Itu yang akan membuat mereka sukses, tidak hanya jika ingin jadi Grand Master, tetapi juga di profesi apa pun, entah jadi guru, pengacara, tentara, atau polisi,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Dewan Pengawas PYC, Inka B. Yusgiantoro, menyampaikan bahwa kejuaraan ini telah menjadi agenda penting yayasan sejak pertama kali digelar pada 2016. Setelah sempat terhenti akibat pandemi COVID-19, kejuaraan kembali dilaksanakan pada 2024 dan kini berkembang dengan jumlah peserta yang terus meningkat.
“Tahun lalu jumlah peserta sekitar 100 orang, dan tahun ini meningkat menjadi 210 peserta. Ini bukti nyata tingginya antusiasme generasi muda terhadap olahraga catur serta semangat besar untuk berkompetisi secara sehat dalam memperebutkan Piala Bergilir Purnomo Yusgiantoro,” ujar Inka. (rep)