Menpora Dito Dukung Komunitas Bapack-Bapack Gencarkan Kegiatan Olahraga

Kamis, 08 Mei 2025
Bagikan:
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Dito Ariotedjo dan Wakil Menpora (Wamenpora) Taufik Hidayat menerima audiensi Komunitas Bapack-Bapack Bikin di Lantai 10 Graha Pemuda, Jalan Gerbang Pemuda Nomor 3, Senayan, Kamis (8/5) siang.(foto:bagus/kemenpora.
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Dito Ariotedjo dan Wakil Menpora (Wamenpora) Taufik Hidayat menerima audiensi Komunitas Bapack-Bapack Bikin di Lantai 10 Graha Pemuda, Jalan Gerbang Pemuda Nomor 3, Senayan, Kamis (8/5) siang.(foto:bagus/kemenpora.

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Dito Ariotedjo dan Wakil Menpora (Wamenpora) Taufik Hidayat menerima audiensi Komunitas Bapack-Bapack Bikin di Lantai 10 Graha Pemuda, Jalan Gerbang Pemuda Nomor 3, Senayan, Kamis (8/5) siang.

Selebritis Dude Herlino yang memimpin Komunitas Bapack-Bapack Bikin menerangkan, kedatangan mereka untuk menyampaikan detail visi program komunitas ini. Dijelaskan, komunitas yang digawangi para selebritis ini memiliki visi menggelar kegiatan-kegiatan positif dan berkualitas, salah satunya olahraga dengan event terdekat yaitu pertandingan padel.

“Kegiatan yang akan kami gelar yaitu Padel Couple Tournament Celebrity Edition pada Sabtu 10 Mei 2025,” terang Dude yang datang bersama Rizal Armada dan Puadin Redi.

Sebagaimana namanya, turnamen ini akan menghadirkan para pasangan selebritis Tanah Air sebagai pesertanya. Para selebritis ini nantinya saling bertanding menjadi yang terbaik, dengan kemasan hiburan dan disiarkan secara langsung melalui media sosial.

Dalam hal ini Komunitas Bapack-Bapack Bikin mengundang Menpora Dito untuk bisa hadir dan membuka turnamen ini. Termasuk membuka peluang kolaborasi dengan Kemenpora RI dalam kegiatan-kegiatan olahraga yang akan dilakukan.

Menpora Dito menyambut baik kedatangan Komunitas Bapack-Bapack Bikin. Apalagi komunitas ini akan menyelenggarakan kegiatan olahraga yang dikemas dalam bentuk sportainment, sebagai bagian membudayakan olahraga di masyarakat.

Menpora berharap ke depan komunitas ini bisa menyelenggarakan ajang-ajang olahraga lainnya yang belum banyak dikenal, salah satunya pickleball. 

“Nanti juga bisa dibikin untuk pickleball, apalagi pickleball dalam permainannya bisa memanfaatkan lapangan bulu tangkis,” sebut Menpora Dito.

Menpora menyatakan dukungannya atas kejuaraan padel yang akan digelar Komunitas Bapack-Bapack Bikin. Apalagi turnamen ini digelar pagi hari dengan suasana yang menyegarkan. Pun begitu, Menpora menyatakan Kemenpora terbuka dan siap berkolaborasi dalam kegiatan-kegiatan olahraga komunitas ini.

“Terima kasih Mas Dude atas kedatangannya. Semoga sukses kejuaraannya. Insyaallah kita bertemu Sabtu pagi,” tutur Menpora Dito. 

Turut hadir mendampingi Menpora Dito dan Wamenpora Taufik di antaranya Direktur Lembaga Pengelola Dana dan Usaha Keolahragaan (LPDUK) Ferry Kono dan Staf Khusus Bidang Peningkatan Prestasi dan Pengembangan Industri Olahraga Ardima Rama Putra. (luk)

Dr. phil. Edo Sebastian Jaya, salah satu narasumber pada Singapore-Indonesia Youth Leaders Exchange Programme (SIYLEP) 2026.(foto:Kemenpora/Bagus)
Kamis, 29 Oktober 2026

Jelang 100 Tahun Sumpah Pemuda, Edo Bastian Ingatkan Pentingnya Resiliensi Anak Muda

Dr. phil. Edo Sebastian Jaya, salah satu narasumber pada Singapore-Indonesia Youth Leaders Exchange Programme (SIYLEP) 2026, menyampaikan bahwa generasi muda perlu memiliki resiliensi atau kemampuan untuk bangkit menghadapi kesulitan, termasuk keberanian untuk meminta bantuan ketika menghadapi masalah.

Chief Executive Officer National Youth Council (NYC) Singapore, David Chua, di Singapore-Indonesia Youth Leadership Exchange Programme (SIYLEP) pada ruang Seni Rupa, Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta, Rabu (28/10).(foto:Kemenpora/Gilang)
Kamis, 29 Oktober 2026

Jelang 100 Tahun Sumpah Pemuda, David Chua Dorong Pemuda Indonesia-Singapura Perkuat Kolaborasi Tak Sekadar Saling Memahami

Hubungan Indonesia dan Singapura di masa depan tidak cukup hanya dibangun melalui saling mengenal. Generasi muda kedua negara perlu melangkah lebih jauh, yakni menumbuhkan empati, menyelaraskan perspektif, dan memperkuat kolaborasi untuk menjawab berbagai tantangan bersama.

Talkshow bertajuk “Redefining What It Means to Be a Woman Today” bersama penulis dan konten kreator Xaviera Putri serta dr. Nadhira Afifa, MPH, SpGK, di Indonesia Youth Summit 2026, Kamis (29/10).(foto:Kemenpora/Bagus)
Kamis, 29 Oktober 2026

Xaviera Putri dan dr. Nadhira Afifa Bahas Makna Menjadi Perempuan di Indonesia Youth Summit 2026

Pendidikan menjadi fondasi bagi perempuan untuk membuka peluang dan berani menentukan jalannya sendiri. Pesan itu mengemuka dalam talkshow bertajuk “Redefining What It Means to Be a Woman Today” bersama penulis dan konten kreator Xaviera Putri serta dr. Nadhira Afifa, MPH, SpGK, di Indonesia Youth Summit 2026, Kamis (29/10).

Bahasa bisa membuka pintu ke bangku kuliah, beasiswa, bahkan dunia usaha. Pintu-pintu itulah yang ingin Fira Nursyahyuni, pemuda asal Jawa Barat, bukakan bagi sebanyak mungkin anak muda Indonesia.(dok.Gilang/Kemenpora)
Rabu, 28 Oktober 2026

Dari Kelas Bahasa hingga Beasiswa, Fira Ajak Pemuda Indonesia “Tumbuh”

Bahasa bisa membuka pintu ke bangku kuliah, beasiswa, bahkan dunia usaha. Pintu-pintu itulah yang ingin Fira Nursyahyuni, pemuda asal Jawa Barat, bukakan bagi sebanyak mungkin anak muda Indonesia.

Baru lulus SMA pada 2026, Raffi Abya Saputra sudah punya pengalaman yang tak biasa bagi anak seusianya. Pemuda asal Kabupaten Malinau,(dok.Gilang/Kemenpora)
Sabtu, 24 Oktober 2026

Baru Lulus SMA, Peserta WYC 2026 Raffi dari Malinau Sudah Bicara Isu Hutan di COP29 Baku, Azerbaijan

Baru lulus SMA pada 2026, Raffi Abya Saputra sudah punya pengalaman yang tak biasa bagi anak seusianya. Pemuda asal Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara itu pernah menjadi pembicara di Paviliun Indonesia dalam konferensi iklim COP29 di Baku, Azerbaijan.

Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.(dok.Yayan/Kemenpora)
Jumat, 23 Oktober 2026

Belajar dari Wirasena Youth Camp 2026, Lifia Siapkan Langkah Baru untuk Literasi dan Budaya BalI

Di tengah kehidupan anak muda yang lekat dengan tren digital dan budaya populer, salah satu peserta Wirasena Youth Camp (WYC) 2026, Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.(dok.NPCI)
Jumat, 16 Oktober 2026

Juara Bertahan Asian Para Games, Rifky Pilih Tampil Lepas di Nagoya

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga
Rabu, 21 Oktober 2026

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengajak seluruh jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan pemangku kepentingan di seluruh daerah untuk melakukan transformasi fundamental.

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026
Rabu, 07 Oktober 2026

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026

Indonesian Padel League 2026 menjadi langkah pengembangan ekosistem padel nasional melalui penyelenggaraan kompetisi liga sekaligus penguatan pembinaan atlet dan tim nasional. Perkembangan tersebut turut melanjutkan momentum prestasi padel Indonesia yang meraih medali perak pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand
Senin, 05 Oktober 2026

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand

Timnas Indonesia menutup final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan atas Thailand melalui adu penalti 4-2 setelah bermain imbang 2-2 hingga 120 menit. Perayaan gelar juara di SUGBK semakin meriah dengan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto, Presiden FIFA Gianni Infantino, Menpora Erick Thohir, serta penampilan Anggun C. Sasmi dan Judika.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

Goverment Public Relation

Banner desktop HSP 2026 Banner website HSP 2026