Menpora Dito Apresiasi Pocari Sweat Run Lombok 2025, Harap Menjadi Ajang Pencarian Bakat Atlet Lari Indonesia

Selasa, 11 Maret 2025
Bagikan:
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo, menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan Pocari Sweat Run Lombok 2025 di Sirkuit Mandalika, NTB. Menpora berharap ajang itu sekaligus sebagai ajang pencarian bakat atlet
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo, menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan Pocari Sweat Run Lombok 2025 di Sirkuit Mandalika, NTB. Menpora berharap ajang itu sekaligus sebagai ajang pencarian bakat atlet

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo, menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan Pocari Sweat Run Lombok 2025 di Sirkuit Mandalika, NTB. Menpora berharap ajang itu sekaligus sebagai ajang pencarian bakat atlet lari tanah air.

"Saya apresiasi untuk Pocari yang sudah konsisten selama 12 tahun mengadakan acara yang utamanya lari," kata Menpora Dito usai menghadiri Press Conference Pocari Sweat Run Lombok 2025 di Plataran Hutan Kota, Komplek GBK Senayan, Jakarta, Selasa (11/3).

"Jadi, event ini nantinya akan bagus juga untuk talent scouting dari potensi atlet yang ikut dan bagus juga untuk para pelari kita mengasah kemampuannya," imbuh Menpora Dito.

Menurut Menpora Dito pelaksanaan event lari yang menyediakan tiket 7.000 pelari khusus di Lombok ini akan menjadi pengalaman yang unik serta iconik karena akan melewati lintasan terbaik yakni Sirkuit Mandalika.

"Tahun ini saya tambah apresiasi lagi karena Pocari kembali mengadakan even lari dan tambah lokasi. Dan ini merupakan lokasi yang saya rasa sangat iconik dimana runers akan mendapatkan pengalaman yang berbeda," ujarnya.

"Para pelari ini nantinya akan melewati dan merasakan berlari di atas salah satu lintasan aspal sirkuit terbaik di dunia yakni di Sirkuit Mandalika dan di Mandalika sendiri maupun Lombok memiliki kontur ketinggian dan cuaca yang menantang," urainya.

Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad, menyampaikan terima kasih atas kontribusi Pocari Sweat yang mendukung perkembangan sporttourism Indonesia khususnya olahraga lari.

"Terima kasih kepada Pocari Sweat atas kontribusinya untuk sport tourism Indonesia dimana menjadi salah satu event terbesar lari dan memiliki komunitas lari yang luar biasa," ujarnya.

"Pocari Sweat selama 12 tahun ini telah melakukan berbagai hal yang sangat luar biasa untuk menerapkan gaya hidup sehat untuk generasi muda Indonesia," imbuhnya.

Pocari Sweat Run 2025 lanjutnya, pihaknya juga berkolaborasi dengan Kemenpora, Kemenpar, Injourney untuk membuat Indonesia lebih harum di kancah dunia. 

"Kita berkolaborasi dengan Kemenpora, Kemenpar, Injourney dan UKP lainnya ingin membuat nama Lombok dan Indonesia lebih harum dan luar biasa dikancah dunia dimasa depan," pungkasnya.

Direktur Pemasaran PT Amerta Indah Otsuka (Pocari Sweat) Puspita Winawati mengatakan, Pocari Sweat Run 2025 selain di Bandung tahun ini akan ditambahkan satu kota lagi yakni Lombok, NTB.

"Saya sangat berterima kasih karena acara ini didukung oleh Kemenpora, Kemenpar, para UKP, Injourney dan RANS. Ini moment luar biasa untuk bersama-sama mendukung Pocari Sweat Run Lombok ini jadi sesuatu yang baru," katanya pada acara yang juga dihadiri UKP Bidang Pariwisata Zita Anjani, Deputi Kemenpar Vinsen Jemadu, Dirut Injourney Maya Watono dan CEO RANS Nagita Slavina.

Pocari Sweat Run Lombok 2025 akan dilaksanakan pada 14 September 2025. Pendaftaran terbuka untuk 7.000 peserta pada 15 April 2025. Kategori yang disediakan Marathon 42K, Half Marathon, 10K, dan 4,3K. (ben)

Peserta Wirasena Youth Camp 2026 menjalani sesi terakhir di ruang kelas bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, Rabu (28/10). Agenda ini, yaitu refleksi dan Deklarasi Wirasena Community, berlangsung di keempat kelas dengan fasilitator. (dok.Bagus/Kemenpora)
Rabu, 28 Oktober 2026

Sesi Terakhir Wirasena Youth Camp 2026 di Ruang Kelas: Peserta Tulis Komitmen Nyata sebagai Penggerak

Peserta Wirasena Youth Camp 2026 menjalani sesi terakhir di ruang kelas bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, Rabu (28/10). Agenda ini, yaitu refleksi dan Deklarasi Wirasena Community, berlangsung di keempat kelas dengan fasilitator masing-masing. Di Kelas 1 yang bertempat di Artotel Taman Ismail Marzuki (TIM), peserta menuliskan perasaan selama kegiatan dan komitmen yang akan dibawa pulang sebagai penggerak di daerah masing-masing.

Para peserta Wirasena Youth Camp 2026 memanfaatkan jeda antarkelas untuk berlatih pertunjukan yang akan tampil pada Malam Inagurasi Wirasena Youth Camp.(dok.Suci/Kemenpora)
Rabu, 28 Oktober 2026

Di Sela Kelas, Peserta Wirasena Youth Camp Siapkan Pertunjukan Musikal Malam Inagurasi

Para peserta Wirasena Youth Camp 2026 memanfaatkan jeda antarkelas untuk berlatih pertunjukan yang akan tampil pada Malam Inagurasi Wirasena Youth Camp. Latihan berlangsung di Teater Mini Taman Ismail Marzuki (TIM), Senin (26/10), dengan peserta berbaur dalam busana yang beragam, termasuk kain batik dan sarung bercorak.

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI) bersama Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) menggelar Pelatihan Pelatih Nasional Pencak Silat Tingkat Muda (III) di Ole Suites Hotel, Sentul, Bogor, pada 21–25 Oktober 2026.(foto:Kemenpora)
Rabu, 28 Oktober 2026

Kemenpora Cetak Pelatih Pencak Silat Berkualitas untuk Perkuat Pembinaan di Daerah

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI) bersama Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) menggelar Pelatihan Pelatih Nasional Pencak Silat Tingkat Muda (III) di Ole Suites Hotel, Sentul, Bogor, pada 21–25 Oktober 2026. Kegiatan ini diikuti 44 peserta dari Sumatra dan Jawa untuk meningkatkan kompetensi pelatih dan memperkuat pembinaan pencak silat di daerah.

Bahasa bisa membuka pintu ke bangku kuliah, beasiswa, bahkan dunia usaha. Pintu-pintu itulah yang ingin Fira Nursyahyuni, pemuda asal Jawa Barat, bukakan bagi sebanyak mungkin anak muda Indonesia.(dok.Gilang/Kemenpora)
Rabu, 28 Oktober 2026

Dari Kelas Bahasa hingga Beasiswa, Fira Ajak Pemuda Indonesia “Tumbuh”

Bahasa bisa membuka pintu ke bangku kuliah, beasiswa, bahkan dunia usaha. Pintu-pintu itulah yang ingin Fira Nursyahyuni, pemuda asal Jawa Barat, bukakan bagi sebanyak mungkin anak muda Indonesia.

Baru lulus SMA pada 2026, Raffi Abya Saputra sudah punya pengalaman yang tak biasa bagi anak seusianya. Pemuda asal Kabupaten Malinau,(dok.Gilang/Kemenpora)
Sabtu, 24 Oktober 2026

Baru Lulus SMA, Peserta WYC 2026 Raffi dari Malinau Sudah Bicara Isu Hutan di COP29 Baku, Azerbaijan

Baru lulus SMA pada 2026, Raffi Abya Saputra sudah punya pengalaman yang tak biasa bagi anak seusianya. Pemuda asal Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara itu pernah menjadi pembicara di Paviliun Indonesia dalam konferensi iklim COP29 di Baku, Azerbaijan.

Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.(dok.Yayan/Kemenpora)
Jumat, 23 Oktober 2026

Belajar dari Wirasena Youth Camp 2026, Lifia Siapkan Langkah Baru untuk Literasi dan Budaya BalI

Di tengah kehidupan anak muda yang lekat dengan tren digital dan budaya populer, salah satu peserta Wirasena Youth Camp (WYC) 2026, Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.(dok.NPCI)
Jumat, 16 Oktober 2026

Juara Bertahan Asian Para Games, Rifky Pilih Tampil Lepas di Nagoya

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga
Rabu, 21 Oktober 2026

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengajak seluruh jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan pemangku kepentingan di seluruh daerah untuk melakukan transformasi fundamental.

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026
Rabu, 07 Oktober 2026

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026

Indonesian Padel League 2026 menjadi langkah pengembangan ekosistem padel nasional melalui penyelenggaraan kompetisi liga sekaligus penguatan pembinaan atlet dan tim nasional. Perkembangan tersebut turut melanjutkan momentum prestasi padel Indonesia yang meraih medali perak pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand
Senin, 05 Oktober 2026

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand

Timnas Indonesia menutup final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan atas Thailand melalui adu penalti 4-2 setelah bermain imbang 2-2 hingga 120 menit. Perayaan gelar juara di SUGBK semakin meriah dengan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto, Presiden FIFA Gianni Infantino, Menpora Erick Thohir, serta penampilan Anggun C. Sasmi dan Judika.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

Goverment Public Relation

Banner desktop HSP 2026 Banner website HSP 2026