Dialog Kebangsaan di tvOne, Menpora Dito Jelaskan Upaya Konkret Menuju Indonesia Emas 2045

Sabtu, 15 Februari 2025
Bagikan:
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Dito Ariotedjo menjadi narasumber dalam acara Dialog Kebangsaan tvOne di Studio TCI Rasuna Epicentrum Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan (Jaksel), Jumat (14/2) malam. Tema yang diangkat kali ini yaitu
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Dito Ariotedjo menjadi narasumber dalam acara Dialog Kebangsaan tvOne di Studio TCI Rasuna Epicentrum Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan (Jaksel), Jumat (14/2) malam. Tema yang diangkat kali ini yaitu

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Dito Ariotedjo menjadi narasumber dalam acara Dialog Kebangsaan tvOne di Studio TCI Rasuna Epicentrum Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan (Jaksel), Jumat (14/2) malam. Tema yang diangkat kali ini yaitu "Anak Muda Satu Suara, Kolaborasi".

Dalam kesempatan tersebut, Menpora menjawab pertanyaan tentang bagaimana mewujudkan Indonesia Emas 2045 secara konkret, khususnya dari segi kepemudaan. Menurut Menpora Dito, membangun generasi muda bukan hanya kerja satu kementerian, bukan hanya di Kemenpora yang memang memiliki nomenklatur kepemudaan. Hal ini mengingat sektor kepemudaan memiliki variabel yang banyak.

"Makanya dari sekarang kami di Kemenpora membentuk satu deputi, namanya Deputi Pelayanan Kepemudaan," terang Menpora. 

Melalui deputi ini, jelas Menpora Dito, Kemenpora akan melakukan koordinasi pada kementerian dan lembaga yang ada di Pemerintah, untuk memastikan kebijakan-kebijakan yang pro anak muda bisa tereksekusi di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan wakilnya Gibran Rakabuming Raka. 

"Contohnya seperti kemarin bersama Menteri Perumahan dan Permukiman, Pak Maruarar Sirait, kami sedang memformulasikan kebijakan bagaimana rumah murah itu bisa didapatkan, dijangkau. Karena perumahan itu salah satu isu yang krusial di generasi muda saat ini," sebut Menpora.

Isu lainnya yang menjadi perhatian misalnya lapangan pekerjaan untuk pemuda. Menurut Menpora Dito, hampir di seluruh kementerian dan lembaga sudah bekerja menjawab isu ini, meliputi Kementerian Koperasi dan UKM, Kementerian Perindustrian, Kementerian Komunikasi dan Digital, dan berbagai kementerian lainnya.

"Kemudian dari pertanian pun turut serta karena ini fokus pangan juga, dan olahraga juga salah satu opsi. Pastinya kita memiliki target bagaimana membentuk ekosistem pemuda kita yang matang, agar menyiapkan generasi muda kita dari hulu sampai hilir," urai Menpora Dito.

Lebih lanjut Menpora turut membahas isu marakya pemuda Indonesia yang mencari pekerjaan di luar negeri. Disampaikan, program pertukaran pemuda antarnegara yang telah ada di Kemenpora saat ini telah ditransformasikan menjadi program "Indonesia Dreams". Melalui program ini, pertukaran pemuda saat ini sudah tidak lagi selama satu atau dua pekan, melainkan berlangsung minimal tiga bulan sampai satu tahun.

"Dan anak-anak mudanya itu di negara-negara yang kita titipkan mendapatkan kesempatan tidak hanya budaya, tetapi juga sektoral. Ada yang pertanian, ada yang wiraswasta, ada yang teknologi, berbagai macam," tutur Menpora. 

"Jadi kita berharap dalam waktu tiga bulan sampai enam bulan, harusnya kultur di sana sudah tertular, nanti bisa dibawa ke sini lagi (untuk membangun Indonesia)," tegas Menpora Dito dalam acara yang dipandu Andromeda Mercury dan Venna Kintan itu.

Selain Menpora Dito, Dialog Kebangsaan ini juga menghadirkan narasumber-narasumber lainnya di antaranya Pendakwah Muda Habib Jafar Al Hadad, pemenang Clash of Champion Shakira Amirah, CEO Kasisolusi Deryansha, Anggota DPR RI Rahayu Saraswati, Wakil Gubernur Jawa Timur (Jatim) terpilih Emil Dardak, Komika Fatih Andhika, dan Pembersih Masjid Cecep Abdullah. (luk)

Peserta Wirasena Youth Camp 2026 menjalani sesi terakhir di ruang kelas bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, Rabu (28/10). Agenda ini, yaitu refleksi dan Deklarasi Wirasena Community, berlangsung di keempat kelas dengan fasilitator. (dok.Bagus/Kemenpora)
Rabu, 28 Oktober 2026

Sesi Terakhir Wirasena Youth Camp 2026 di Ruang Kelas: Peserta Tulis Komitmen Nyata sebagai Penggerak

Peserta Wirasena Youth Camp 2026 menjalani sesi terakhir di ruang kelas bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, Rabu (28/10). Agenda ini, yaitu refleksi dan Deklarasi Wirasena Community, berlangsung di keempat kelas dengan fasilitator masing-masing. Di Kelas 1 yang bertempat di Artotel Taman Ismail Marzuki (TIM), peserta menuliskan perasaan selama kegiatan dan komitmen yang akan dibawa pulang sebagai penggerak di daerah masing-masing.

Para peserta Wirasena Youth Camp 2026 memanfaatkan jeda antarkelas untuk berlatih pertunjukan yang akan tampil pada Malam Inagurasi Wirasena Youth Camp.(dok.Suci/Kemenpora)
Rabu, 28 Oktober 2026

Di Sela Kelas, Peserta Wirasena Youth Camp Siapkan Pertunjukan Musikal Malam Inagurasi

Para peserta Wirasena Youth Camp 2026 memanfaatkan jeda antarkelas untuk berlatih pertunjukan yang akan tampil pada Malam Inagurasi Wirasena Youth Camp. Latihan berlangsung di Teater Mini Taman Ismail Marzuki (TIM), Senin (26/10), dengan peserta berbaur dalam busana yang beragam, termasuk kain batik dan sarung bercorak.

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI) bersama Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) menggelar Pelatihan Pelatih Nasional Pencak Silat Tingkat Muda (III) di Ole Suites Hotel, Sentul, Bogor, pada 21–25 Oktober 2026.(foto:Kemenpora)
Rabu, 28 Oktober 2026

Kemenpora Cetak Pelatih Pencak Silat Berkualitas untuk Perkuat Pembinaan di Daerah

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI) bersama Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) menggelar Pelatihan Pelatih Nasional Pencak Silat Tingkat Muda (III) di Ole Suites Hotel, Sentul, Bogor, pada 21–25 Oktober 2026. Kegiatan ini diikuti 44 peserta dari Sumatra dan Jawa untuk meningkatkan kompetensi pelatih dan memperkuat pembinaan pencak silat di daerah.

Bahasa bisa membuka pintu ke bangku kuliah, beasiswa, bahkan dunia usaha. Pintu-pintu itulah yang ingin Fira Nursyahyuni, pemuda asal Jawa Barat, bukakan bagi sebanyak mungkin anak muda Indonesia.(dok.Gilang/Kemenpora)
Rabu, 28 Oktober 2026

Dari Kelas Bahasa hingga Beasiswa, Fira Ajak Pemuda Indonesia “Tumbuh”

Bahasa bisa membuka pintu ke bangku kuliah, beasiswa, bahkan dunia usaha. Pintu-pintu itulah yang ingin Fira Nursyahyuni, pemuda asal Jawa Barat, bukakan bagi sebanyak mungkin anak muda Indonesia.

Baru lulus SMA pada 2026, Raffi Abya Saputra sudah punya pengalaman yang tak biasa bagi anak seusianya. Pemuda asal Kabupaten Malinau,(dok.Gilang/Kemenpora)
Sabtu, 24 Oktober 2026

Baru Lulus SMA, Peserta WYC 2026 Raffi dari Malinau Sudah Bicara Isu Hutan di COP29 Baku, Azerbaijan

Baru lulus SMA pada 2026, Raffi Abya Saputra sudah punya pengalaman yang tak biasa bagi anak seusianya. Pemuda asal Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara itu pernah menjadi pembicara di Paviliun Indonesia dalam konferensi iklim COP29 di Baku, Azerbaijan.

Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.(dok.Yayan/Kemenpora)
Jumat, 23 Oktober 2026

Belajar dari Wirasena Youth Camp 2026, Lifia Siapkan Langkah Baru untuk Literasi dan Budaya BalI

Di tengah kehidupan anak muda yang lekat dengan tren digital dan budaya populer, salah satu peserta Wirasena Youth Camp (WYC) 2026, Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.(dok.NPCI)
Jumat, 16 Oktober 2026

Juara Bertahan Asian Para Games, Rifky Pilih Tampil Lepas di Nagoya

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga
Rabu, 21 Oktober 2026

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengajak seluruh jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan pemangku kepentingan di seluruh daerah untuk melakukan transformasi fundamental.

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026
Rabu, 07 Oktober 2026

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026

Indonesian Padel League 2026 menjadi langkah pengembangan ekosistem padel nasional melalui penyelenggaraan kompetisi liga sekaligus penguatan pembinaan atlet dan tim nasional. Perkembangan tersebut turut melanjutkan momentum prestasi padel Indonesia yang meraih medali perak pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand
Senin, 05 Oktober 2026

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand

Timnas Indonesia menutup final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan atas Thailand melalui adu penalti 4-2 setelah bermain imbang 2-2 hingga 120 menit. Perayaan gelar juara di SUGBK semakin meriah dengan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto, Presiden FIFA Gianni Infantino, Menpora Erick Thohir, serta penampilan Anggun C. Sasmi dan Judika.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

Goverment Public Relation

Banner desktop HSP 2026 Banner website HSP 2026