Sukses Piala Menpora Adalah Tiket Menuju Kompetisi Liga Sepakbola Indonesia

Sabtu, 24 April 2021
Bagikan:
Liga 1 dan Liga 2 nampaknya akan menemui titik terang jika Piala Menpora 2021 berjalan sukses dan kondusif. Turnamen pra musim ini akan menjadi patokan untuk kegiatan-kegiatan lainnya termasuk yang diluar sepakbola.(foto:egan/kemenpora.go.id)
Liga 1 dan Liga 2 nampaknya akan menemui titik terang jika Piala Menpora 2021 berjalan sukses dan kondusif. Turnamen pra musim ini akan menjadi patokan untuk kegiatan-kegiatan lainnya termasuk yang diluar sepakbola.(foto:egan/kemenpora.go.id)

Jakarta: Liga 1 dan Liga 2 nampaknya akan menemui titik terang jika Piala Menpora 2021 berjalan sukses dan kondusif. Turnamen pra musim ini akan menjadi patokan untuk kegiatan-kegiatan lainnya termasuk yang diluar sepakbola.

"Tentu saya sangat bersyukur apa yang kita lakukan dalam Turnamen Pra Musim Piala Menpora ini semua berjalan sesuai dengan apa yang direncanakan sebelum izin turnamen ini keluar," kata Menpora Amali dalam acara Soccer Time Metro TV, Jum'at malam (23/4).

"Penerapan protokol kesehatannya ini sangat penting karena sekarang ini masih berlalu situasi pandemi maka kita harus mencontoh apa yang dilakukan dalam Piala Menpora ini," tambahnya.

Sisi penting keberadaan suporter yang bisa bekerjasama mendapat apresiasi tersendiri. Hal ini bentuk kontribusi terhadap perkembangan sepakbola Indonesia, dengan realita yang bisa dilihat mereka patuh tidak datang ke stadion, tidak berkerumun, tidak nonton bareng, semuanya nonton dari rumah saja. 

"Kontrobusi supporter terhadap Piala Menpora ini sangat signifikan, oleh karena itu pemerintah mengapresiasi, pemerintah berterima kasih dan ini bukan hanya saya tetapi Bapak Presiden Jokowi juga menyampaikan kepada saya bahwa beliau sangat apresiasi terhadap supporter kita, patuh dan nonton dari rumah saja," ucap Menpora Amali.

Supporter sekarang yang diibaratkan telah menjadi anak yang baik pantas mendapat reward yakni sebuah bentuk suguhan tontonan pertandingan yang menarik, menghibur dan berkualitas.

"Iya saya kira semua kita tahu siapa yang akan berlaga di final, babak penyisihan, babak semifinal kita sudah tahu. Nah saya hanya berharap kepada kedua tim baik Persija maupun Persib menyuguhkan permainan yang enak ditonton, berkualitas dengan teknik tinggi, dan itu yang saya kira menjadi bayaran kita terhadap kepatuhan suporter dan penggemar sepakbola Indonesia. Kita harus apresiasi mereka, kita harus suguhkan pertandingan yang menarik nanti pada tanggal 25 untuk final leg kedua, dengan demikian maka terbayar apa yang sudah dilakukan oleh supporter, mereka sabar, mereka mendukung dari rumah saja," pintanya.

Dengan hampir tuntasnya Piala Menpora sebagai ajang pemanasan Pra Musim yang berjalan indah tanpa celah permasalahan berarti ditengah pandemi, menjadi angin segar harapan baru untuk dapat bergulirnya kompetisi yang sesungguhnya. Banyak pihak mengatakan bahwa suksesnya Piala Menpora adalah tiket menuju Kompetisi Liga Sepakbola Indonesia.

"Dua hari yang lalu PSSI dan LIB datang ke kantor dan melaporkan persiapan yang akan dilakukan untuk Kompetisi Musim 2021/2022. Direncanakan bulan Juli, tepatnya yang disampaikan Ketua Umum PSSI tanggal 3 Juli. Tetapi sebelum itu harus mempersiapkan dengan sungguh-sungguh karena ini bukan turnamen ini kompetisi yang diikuti oleh Liga 1 dan Liga 2, penyelenggara harus menentukan tempatnya dimana, sistemnya seperti apa, dan harus ada kesepakatan dari semua klub baik Liga 1 maupun Liga 2, apa yang kita sudah jalani selama turnamen menjadi pedoman utama kita selama menjalani kompetisi yang panjang," jelas Menpora dengan nada optimis.

Secara teknis PSSI yang bertanggung jawab dan PT LIB sebagai penyelenggaranya, setelah nanti ketemu format dan bentuknya akan dilaporkan kepada Presiden Jokowi sebagaimana arahan kepada Menpora dalam mencari bentuk pertandingan dengan tetap menyukseskan upaya pemerintah menghentikan laju Pandemi Covid-19.

Ada beberapa opsi, pilihan-pilihan seperti apakah sudah ada penonton atau belum dan sebagainya. Tentu alasan-alasan seperti apa bentuknya pada saatnya akan dilaporkan kembali kepada Presiden. Seperti halnya keinginan masyarakat untuk nonton langsung, harus dikomunikasikan dengan baik, perlu dimaklumi dan dipahami bahwa situasi sekarang ini masih dalam situasi pandemi. Oleh karena itu akan dicari cara terbaik oleh pemerintah, federasi, pihak kepolisian, Sargas Covid, dan penyelenggara LIB, akan drumuskan seperti apa caranya.

"Kalau ditanya seperti apa tentu belum, karena teman-teman PSSI dan LIB masih konsentrasi menyelesaikan Turnamen Pra Musim Piala Menpora ini. Setelah ini pasti saya akan mendapatkan laporan dari mereka, dan saya akan melaporkan kembali kepada Bapak Presiden kemudian akan kita sampaikan ke publik seperti apa jalannya Kompetisi 2021/2022 ini," jelasnya lagi. 

Adapun hitungan tanggal dan bulan dimulainya Kompetisi 2021/2022 yang direncanakan bulan Juli mendatang oleh LIB dan PSSI sudah diperhitungkan supaya selesai sekitar Maret atau April tahun depan.

"Hampir bisa dipastikan itu akan bergulir, tentu kita tetap harus menunggu izin dari kepolisian karena pihak kepolisisn lah yang punya kewenangan untuk mengeluarkan izin, saya hanya bisa merekomendasikan setelah melakukan rapat koordinasi dengan berbagai pihak, mudah-mudahan mohon doanya supaya tidak ada sesuatu yang terjadi di sisa beberapa hari lagi kita menuntaskan Turnamen Pra Musim Piala Menpora ini," katanya meyakinkan.

Dipenghujung acara Soccer Time tersebut, Menpora ditanya siapa yang dijagokan keluar sebagai pemenang antara Persija vs Persib.

Secara tegas Menpora Amali menjawab, "Tentu karena ini memperebutkan Piala Menpora, Menpora tidak boleh menjagokan siapa pun, siapa pun pemenangnya pasti akan dapat Piala Menpora, selamat untuk siapapun nanti, tutupnya. (cah)

Peserta Wirasena Youth Camp (WYC) 2026 mengunjungi Kampung Pramuka Cemara di Kelurahan Tugu Utara, Jakarta Utara, pada Minggu (25/10), untuk mempelajari pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat.(dok.Kemenpora)
Minggu, 25 Oktober 2026

Tabungan Sampah Bisa untuk Bayar Sekolah, Peserta Wirasena Youth Camp Belajar dari Kampung Pramuka Cemara

Peserta Wirasena Youth Camp (WYC) 2026 mengunjungi Kampung Pramuka Cemara di Kelurahan Tugu Utara, Jakarta Utara, pada Minggu (25/10), untuk mempelajari pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat. Dalam kunjungan tersebut, peserta melihat langsung praktik pengolahan sampah melalui bank sampah, pemanfaatan sampah organik, hingga sistem pembayaran biaya pendidikan anak usia dini (PAUD) menggunakan sampah.

Peserta Wirasena Youth Camp 2026 mengikuti pembelajaran di luar kelas melalui kunjungan edukatif ke tiga lokasi di Jakarta, Minggu (25/10). (dok.Kemenpora)
Minggu, 25 Oktober 2026

Wirasena Youth Camp 2026 Ajak Peserta Belajar Patriotik, Gigih, dan Berempati Lewat Tur Jakarta

Peserta Wirasena Youth Camp 2026 mengikuti pembelajaran di luar kelas melalui kunjungan edukatif ke tiga lokasi di Jakarta, Minggu (25/10). Kegiatan ini menjadi sarana untuk memperkuat nilai patriotik, gigih, dan berempati melalui pengenalan inovasi lingkungan, sejarah dan budaya, serta perjuangan bangsa Indonesia.

Ratusan warga memadati Jalan Sudirman, Kota Bogor, Minggu (25/10) pagi, untuk mengikuti Car Free Day (CFD) yang berlangsung pukul 06.00 hingga 09.00 WIB.(dok.Kemenpora)
Minggu, 25 Oktober 2026

CFD Jalan Sudirman Bogor, Warga Bergerak Bersama Wujudkan Hidup Aktif dan Bugar

Ratusan warga memadati Jalan Sudirman, Kota Bogor, Minggu (25/10) pagi, untuk mengikuti Car Free Day (CFD) yang berlangsung pukul 06.00 hingga 09.00 WIB. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk berolahraga sekaligus membangun kebiasaan hidup aktif dan bugar.

Baru lulus SMA pada 2026, Raffi Abya Saputra sudah punya pengalaman yang tak biasa bagi anak seusianya. Pemuda asal Kabupaten Malinau,(dok.Gilang/Kemenpora)
Sabtu, 24 Oktober 2026

Baru Lulus SMA, Peserta WYC 2026 Raffi dari Malinau Sudah Bicara Isu Hutan di COP29 Baku, Azerbaijan

Baru lulus SMA pada 2026, Raffi Abya Saputra sudah punya pengalaman yang tak biasa bagi anak seusianya. Pemuda asal Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara itu pernah menjadi pembicara di Paviliun Indonesia dalam konferensi iklim COP29 di Baku, Azerbaijan.

Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.(dok.Yayan/Kemenpora)
Jumat, 23 Oktober 2026

Belajar dari Wirasena Youth Camp 2026, Lifia Siapkan Langkah Baru untuk Literasi dan Budaya BalI

Di tengah kehidupan anak muda yang lekat dengan tren digital dan budaya populer, salah satu peserta Wirasena Youth Camp (WYC) 2026, Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.(dok.NPCI)
Jumat, 16 Oktober 2026

Juara Bertahan Asian Para Games, Rifky Pilih Tampil Lepas di Nagoya

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. (dok. Gilang/Kemenpora)
Senin, 21 September 2026

Dua Tahun Tekuni Teqball, Debut Sumaya Sukses Raih Medali Perak Pertama untuk Indonesia di Asian Games 2026

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga
Rabu, 21 Oktober 2026

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengajak seluruh jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan pemangku kepentingan di seluruh daerah untuk melakukan transformasi fundamental.

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026
Rabu, 07 Oktober 2026

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026

Indonesian Padel League 2026 menjadi langkah pengembangan ekosistem padel nasional melalui penyelenggaraan kompetisi liga sekaligus penguatan pembinaan atlet dan tim nasional. Perkembangan tersebut turut melanjutkan momentum prestasi padel Indonesia yang meraih medali perak pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand
Senin, 05 Oktober 2026

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand

Timnas Indonesia menutup final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan atas Thailand melalui adu penalti 4-2 setelah bermain imbang 2-2 hingga 120 menit. Perayaan gelar juara di SUGBK semakin meriah dengan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto, Presiden FIFA Gianni Infantino, Menpora Erick Thohir, serta penampilan Anggun C. Sasmi dan Judika.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

Goverment Public Relation

Banner desktop HSP 2026 Banner website HSP 2026