Para Pemimpin Muda Diajak Jadi Inisiator dan Terlibat dalam Relawan Bencana

Kamis, 14 Desember 2023
Bagikan:
Para pemimpin muda diajak untuk menjadi inisiator dan terlibat dalam relawan bencana. Ajakan ini datang dalam Talkshow untuk Pemimpin Muda bertajuk “Gerak Bersama, Tangguh Bencana di Wisma Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI),
Para pemimpin muda diajak untuk menjadi inisiator dan terlibat dalam relawan bencana. Ajakan ini datang dalam Talkshow untuk Pemimpin Muda bertajuk “Gerak Bersama, Tangguh Bencana di Wisma Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI),

Jakarta: Para pemimpin muda diajak untuk menjadi inisiator dan terlibat dalam relawan bencana. Ajakan ini datang dalam Talkshow untuk Pemimpin Muda bertajuk “Gerak Bersama, Tangguh Bencana di Wisma Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI), Kamis (14/12) siang.

Shendy Ristandi selaku Community Engagement Coordinator Indorelawan yang menjadi narasumber dalam gelar wicara ini mengatakan, para pemuda khususnya pemimpin muda perlu menginisiasi upaya-upaya penanggulangan bencana. Pasalnya kaum muda memiliki kreativitas, jejaring, dan aksesibilitas yang diperlukan dalam upaya penanggulangan bencana tersebut.

“Misalnya menginisiasi pengadaan APAR (alat pemadam api ringan, Red.), atau menginisiasi adanya pusat evakuasi apabila terjadi bencana,” sebut Shendy.

Menurutnya, usia bumi yang makin tua menyebabkan potensi kebencanaan kerap terjadi. Termasuk juga anomali cuaca semisal cuaca terik yang tiba-tiba berganti hujan. 

Banyaknya permasalahan kebencanaan inilah yang yang bisa dikulik oleh para pemimpin muda untuk menggali potensi apa yang bisa dilakukan untuk ikut berperan dalam penanggulangan bencana tersebut. Hal tersebut salah satunya bisa dilakukan dengan menjadi relawan kebencanaan.

“Esensi menjadi relawan adalah membuka akses bagi masyarakat yang tidak memiliki akses, misalnya akses politik atau akses pendidikan. Supaya dari situ terjadi ada community building untuk memberdayakan masyarakat,” beber Shendy.

Sementara itu narasumber lainnya Titi Moektijasih selaku Humanitarian Affairs Analyst at U OCHA memaparkan, pentingnya koordinasi oleh para relawan dalam upaya penanggulangan bencana. Salah satunya koordinasi denga pemerintah. Supaya upaya yang dilakukan bisa berkesinambungan.

“Betapa pentingnya koordinasi, dalam hal ini harus ada yang mengarahkan. Itulah yang kami dorong,” kata Titi seraya menyebut koordinasi bisa berjalan baik dengan mekanisme bersama yang memiliki rencana, piranti, rutinitas, peran, serta kedekatan. 

Menurut Titi, masalah dan tantangan yang dihadapi para pelaku kemanusiaan salah satunya adalah perlunya koordinasi. Ada banyak organisasi dan relawan, bagaimana agar kesemuanya ini bisa saling terkoneksi.

“Tantangan terbesar di Indonesia adalah bagaimana mengoordinasikan ribuan organisasi dalam penanggulangan bencana pada tiga fase. Yaitu sebelum bencana, saat bencana, dan setelah bencana,” beber Titi.

Karenanya diperlukan kolaborasi yang bersifat pentahelix yang melibatkan lima pihak. Meliputi pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi, dan juga media. Dari situlah maka Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) membentuk Sistem Komando Penanganan Darurat Bencana (SKPDB).

“Maka keluarlah Klaster Nasional Penanggulangan Bencana yang bekerja pada seluruh fase, saat tanggap darurat melebur dengan SKPDB melalui bagian operasi,” terang Titi. (luk)
 

Menpora Erick Thohir kembali menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya atlet pencak silat Kota Semarang, Ayudiah Rivana Tridiandinita, yang berpulang pada Rabu (28/10). (foto:raiky/kemenpora.go.id)
Sabtu, 31 Oktober 2026

Dua Atlet Peserta Porprov Jateng 2026 Meninggal Dunia, Menpora Erick: Duka Ini Harus Jadi Momentum Perbaikan Perlindungan Atlet

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir kembali menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya atlet pencak silat Kota Semarang, Ayudiah Rivana Tridiandinita, yang berpulang pada Rabu (28/10), setelah menjalani operasi akibat cedera yang dialaminya saat bertanding dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026.

Menpora RI Erick Thohir menyerahkan langsung penghargaan kepada para pemenang ajang Indonesia Youth Summit 2026 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Jumat (30/10). (foto:Andre/kemenpora.go.id)
Sabtu, 31 Oktober 2026

Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di Ajang Indonesia Youth Summit 2026

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, menyerahkan langsung penghargaan kepada para pemenang dalam rangkaian ajang Indonesia Youth Summit 2026 yang berlangsung di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Jumat (30/10).

Aktris sekaligus host dan wellness enthusiast Fanny Ghassani bersama Psikolog Samanta Clara Elsener mengajak generasi muda untuk lebih mengenali diri sendiri daripada sibuk mendiagnosis diri.(dok.Beny/Kemenpora)
Jumat, 30 Oktober 2026

Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di Indonesia Youth Summit 2026

Aktris sekaligus host dan wellness enthusiast Fanny Ghassani bersama Psikolog Samanta Clara Elsener mengajak generasi muda untuk lebih mengenali diri sendiri daripada sibuk mendiagnosis diri.

Bahasa bisa membuka pintu ke bangku kuliah, beasiswa, bahkan dunia usaha. Pintu-pintu itulah yang ingin Fira Nursyahyuni, pemuda asal Jawa Barat, bukakan bagi sebanyak mungkin anak muda Indonesia.(dok.Gilang/Kemenpora)
Rabu, 28 Oktober 2026

Dari Kelas Bahasa hingga Beasiswa, Fira Ajak Pemuda Indonesia “Tumbuh”

Bahasa bisa membuka pintu ke bangku kuliah, beasiswa, bahkan dunia usaha. Pintu-pintu itulah yang ingin Fira Nursyahyuni, pemuda asal Jawa Barat, bukakan bagi sebanyak mungkin anak muda Indonesia.

Baru lulus SMA pada 2026, Raffi Abya Saputra sudah punya pengalaman yang tak biasa bagi anak seusianya. Pemuda asal Kabupaten Malinau,(dok.Gilang/Kemenpora)
Sabtu, 24 Oktober 2026

Baru Lulus SMA, Peserta WYC 2026 Raffi dari Malinau Sudah Bicara Isu Hutan di COP29 Baku, Azerbaijan

Baru lulus SMA pada 2026, Raffi Abya Saputra sudah punya pengalaman yang tak biasa bagi anak seusianya. Pemuda asal Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara itu pernah menjadi pembicara di Paviliun Indonesia dalam konferensi iklim COP29 di Baku, Azerbaijan.

Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.(dok.Yayan/Kemenpora)
Jumat, 23 Oktober 2026

Belajar dari Wirasena Youth Camp 2026, Lifia Siapkan Langkah Baru untuk Literasi dan Budaya BalI

Di tengah kehidupan anak muda yang lekat dengan tren digital dan budaya populer, salah satu peserta Wirasena Youth Camp (WYC) 2026, Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.(dok.NPCI)
Jumat, 16 Oktober 2026

Juara Bertahan Asian Para Games, Rifky Pilih Tampil Lepas di Nagoya

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga
Rabu, 21 Oktober 2026

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengajak seluruh jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan pemangku kepentingan di seluruh daerah untuk melakukan transformasi fundamental.

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026
Rabu, 07 Oktober 2026

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026

Indonesian Padel League 2026 menjadi langkah pengembangan ekosistem padel nasional melalui penyelenggaraan kompetisi liga sekaligus penguatan pembinaan atlet dan tim nasional. Perkembangan tersebut turut melanjutkan momentum prestasi padel Indonesia yang meraih medali perak pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand
Senin, 05 Oktober 2026

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand

Timnas Indonesia menutup final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan atas Thailand melalui adu penalti 4-2 setelah bermain imbang 2-2 hingga 120 menit. Perayaan gelar juara di SUGBK semakin meriah dengan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto, Presiden FIFA Gianni Infantino, Menpora Erick Thohir, serta penampilan Anggun C. Sasmi dan Judika.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

Goverment Public Relation

Banner desktop HSP 2026. Banner website HSP 2026.