Untuk Capai Target Nilai IPP 57,67 di Tahun 2024, Kemenpora Terus Sosialisasikan IPP

Selasa, 21 November 2023
Bagikan:
 Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) merupakan instrumen penting untuk memberikan gambaran kemajuan pembangunan pemuda di Indonesia. Dari data tahun 2022 realisasi Nilai IPP sebesar 53,33, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mendorong agar Nilai IPP s
Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) merupakan instrumen penting untuk memberikan gambaran kemajuan pembangunan pemuda di Indonesia. Dari data tahun 2022 realisasi Nilai IPP sebesar 53,33, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mendorong agar Nilai IPP s

Jogjakarta: Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) merupakan instrumen penting untuk memberikan gambaran kemajuan pembangunan pemuda di Indonesia. Dari data tahun 2022 realisasi Nilai IPP sebesar 53,33, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mendorong agar Nilai IPP setiap provinsi harus maju pesat secara bersama-sama untuk memenuhi target mencapai 57,67 ditahun 2024. 

Hal itu disampaikan Deputi Pengembangan Pemuda Kementerian Pemuda dan Olahraga Raden Isnanta saat membuka Forum Kemitraan Pemuda dan Sosialisasi Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) yang dihadiri Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi dan  Alumni Program Pertukaran Pemuda Antar Provinsi (PPAP) yang berasal dari 35 Provinsi di Hotel Indoluxe Jogjakarta, Selasa (21/11) pagi.

Dijelaskan Raden Isnanta, bahwa diakhir tahun ini diharapkan diperoleh nilai IPP Tahun 2023 dengan target capaian 56,55 sebagai baseline pencapaian target IPP tahun 2024. Untuk mencapai itu Kemenpora  terus   memperkuat koordinasi dan sinkronisasi  serta mensosialisasikan  kepada  daerah terkait program pembangunan pemuda dalam penyusunan Rencana Aksi Daerah (RAD).

“Dispora Provinsi  dapat mendorong untuk menyusun RAD tingkat  provinsi serta melakukan soosialisasi di Kabupaten dan Kota agar segera membuat RAD. Karena jika sudah memiliki rencana aksi daerah maka cara membangun pemuda dapat lebih terukur,” kata Raden Isnanta.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa populasi pemuda yang mencapai 24 persen dari penduduk Indonesia menunjukkan bahwa pemuda memang memiliki peran yang strategis. Pemuda memiliki ragam talenta dan potensi kreativitas yang tiada ada batasnya yang sangat berguna untuk masa depan. 

“Pemuda Indonesia harus mampu bersaing dengan bangsa lain diberbagai sektor pembangunan misalnya sektor  ekonomi, teknologi, pendidikan, pangan dan berbagai sektor lainnya, jika pemuda Indonesia maju maka secara otomatis nilai IPP juga akan meningkat,” tambahnya. 

Kepada peserta forum kemitraan pemuda dan sosialiasi IPP, Raden Isnanta mengharapkan agar pembekalan yang diperoleh dari narasumber dapat di implementasikan dalam menyusun program kepemudaan yang dituangkan dalam rencana aksi daerah yang berorientasi untuk memperbaiki peningkatan nilai IPP. 

Selain itu juga agar dapat disampaikan kepada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapeda) dalam penyusunan anggaran daerah juga dapat lebih berpihak pada sektor pembangunan kepemudaan dengan menyajikan data dan narasi yang terukur.

Ditambahkan bahwa IPP adalah sebuah data, peringkat merupakan motoivasi, data dan motivasi akan lebih bermakna jika Dispora menjadikan titik tolak program untuk berbuat terbaik bagi pemuda di provinsi maupun kabupaten dan kota masing-masing. “Jika kuatnya pada pendidikan kuatkan didomain pendidikan,  jika ada titik lemah di sektor lainnya, kuatkan melalui program yang terukur,” ujarnya.

Hadir sebagi pembicara Asdep Pembangunan Sumber Daya Manusia, Sekertariat Wakil Presiden Tuti Trihastuti Sukardi dengan materi Koordinasi Lintas Sektor Layanan Pembangunan Kepemudaan, Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintah Daerah IV, Ditjen Pembangunan Daerah, Kemendagri dengan materi Mekanisme Penyusunan RAN dan RAD, Statistisi Ahli Madya Badan Pusat Statistik Budi Santoso dengan materi Sosialisasi Indeks Pembangunan Pemuda (IPP).(muc)

Menpora Erick saat menjadi narasumber Beyond Professional Youth Con (BPYC) di Chillax, Jakarta, Minggu (1/11).(foto:Andre/kemenpora.go.id)
Minggu, 01 November 2026

Narasumber di BPYC, Menpora Erick Sebut Tantangan Masa Depan Pemuda Butuh Kolaborasi Lintas Sektor

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, menyebut bahwa tantangan yang dihadapi oleh generasi muda masa kini tidak hanya terjadi di Tanah Air, melainkan menjadi isu global yang kompleks dan menuntut penanganan bersama.

Menpora Erick Thohir kembali menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya atlet pencak silat Kota Semarang, Ayudiah Rivana Tridiandinita, yang berpulang pada Rabu (28/10). (foto:raiky/kemenpora.go.id)
Sabtu, 31 Oktober 2026

Dua Atlet Peserta Porprov Jateng 2026 Meninggal Dunia, Menpora Erick: Duka Ini Harus Jadi Momentum Perbaikan Perlindungan Atlet

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir kembali menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya atlet pencak silat Kota Semarang, Ayudiah Rivana Tridiandinita, yang berpulang pada Rabu (28/10), setelah menjalani operasi akibat cedera yang dialaminya saat bertanding dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026.

Menpora RI Erick Thohir menyerahkan langsung penghargaan kepada para pemenang ajang Indonesia Youth Summit 2026 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Jumat (30/10). (foto:Andre/kemenpora.go.id)
Sabtu, 31 Oktober 2026

Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di Ajang Indonesia Youth Summit 2026

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, menyerahkan langsung penghargaan kepada para pemenang dalam rangkaian ajang Indonesia Youth Summit 2026 yang berlangsung di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Jumat (30/10).

Bahasa bisa membuka pintu ke bangku kuliah, beasiswa, bahkan dunia usaha. Pintu-pintu itulah yang ingin Fira Nursyahyuni, pemuda asal Jawa Barat, bukakan bagi sebanyak mungkin anak muda Indonesia.(dok.Gilang/Kemenpora)
Rabu, 28 Oktober 2026

Dari Kelas Bahasa hingga Beasiswa, Fira Ajak Pemuda Indonesia “Tumbuh”

Bahasa bisa membuka pintu ke bangku kuliah, beasiswa, bahkan dunia usaha. Pintu-pintu itulah yang ingin Fira Nursyahyuni, pemuda asal Jawa Barat, bukakan bagi sebanyak mungkin anak muda Indonesia.

Baru lulus SMA pada 2026, Raffi Abya Saputra sudah punya pengalaman yang tak biasa bagi anak seusianya. Pemuda asal Kabupaten Malinau,(dok.Gilang/Kemenpora)
Sabtu, 24 Oktober 2026

Baru Lulus SMA, Peserta WYC 2026 Raffi dari Malinau Sudah Bicara Isu Hutan di COP29 Baku, Azerbaijan

Baru lulus SMA pada 2026, Raffi Abya Saputra sudah punya pengalaman yang tak biasa bagi anak seusianya. Pemuda asal Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara itu pernah menjadi pembicara di Paviliun Indonesia dalam konferensi iklim COP29 di Baku, Azerbaijan.

Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.(dok.Yayan/Kemenpora)
Jumat, 23 Oktober 2026

Belajar dari Wirasena Youth Camp 2026, Lifia Siapkan Langkah Baru untuk Literasi dan Budaya BalI

Di tengah kehidupan anak muda yang lekat dengan tren digital dan budaya populer, salah satu peserta Wirasena Youth Camp (WYC) 2026, Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.(dok.NPCI)
Jumat, 16 Oktober 2026

Juara Bertahan Asian Para Games, Rifky Pilih Tampil Lepas di Nagoya

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga
Rabu, 21 Oktober 2026

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengajak seluruh jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan pemangku kepentingan di seluruh daerah untuk melakukan transformasi fundamental.

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026
Rabu, 07 Oktober 2026

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026

Indonesian Padel League 2026 menjadi langkah pengembangan ekosistem padel nasional melalui penyelenggaraan kompetisi liga sekaligus penguatan pembinaan atlet dan tim nasional. Perkembangan tersebut turut melanjutkan momentum prestasi padel Indonesia yang meraih medali perak pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand
Senin, 05 Oktober 2026

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand

Timnas Indonesia menutup final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan atas Thailand melalui adu penalti 4-2 setelah bermain imbang 2-2 hingga 120 menit. Perayaan gelar juara di SUGBK semakin meriah dengan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto, Presiden FIFA Gianni Infantino, Menpora Erick Thohir, serta penampilan Anggun C. Sasmi dan Judika.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

Goverment Public Relation

Banner desktop HSP 2026. Banner website HSP 2026.