Menpora Dito Harap Kolaborasi MoU antara ASEAN dan FIFA Bisa Tumbuhkan Sepak Bola Asia Tenggara

Rabu, 15 November 2023
Bagikan:
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo, menyampaikan harapannya agar banyak topik prioritas di bidang sepak bola tercapai dalam kolaborasi antara ASEAN-FIFA yang dapat dimasukkan dalam siklus MoU yang akan datang.(foto:
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo, menyampaikan harapannya agar banyak topik prioritas di bidang sepak bola tercapai dalam kolaborasi antara ASEAN-FIFA yang dapat dimasukkan dalam siklus MoU yang akan datang.(foto:

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo, menyampaikan harapannya agar banyak topik prioritas di bidang sepak bola tercapai dalam kolaborasi antara ASEAN-FIFA yang dapat dimasukkan dalam siklus MoU yang akan datang.

Hal itu, Menpora Dito sampaikan saat memberikan sambutannya pada Consultative Workshop of The Renewal of The Memorandum of Understanding Between ASEAN-FIFA (ASEAN-FIFA MoU) di St. Regis Hotel Rasuna Said, Jakarta, Rabu (15/11).

MoU antara ASEAN dan FIFA ini merupakan pembaruan dari MoU yang sudah berjalan sejak tahun 2019 antara Sekretaris Jenderal ASEAN Dato Lim Jock Hoi dan Presiden FIFA Gianni Infantino yang berlangsung di IMPACT Arena, Bangkok Nonthaburi, Thailand lalu. 

"Melalui pendekatan berbasis kebutuhan, yang difasilitasi oleh Sekretariat ASEAN dan FIFA, kami bertujuan untuk mengidentifikasi bidang-bidang prioritas yang perlu dicapai berdasarkan Rencana Kolaborasi ASEAN-FIFA yang dapat dimasukkan dalam siklus MoU berikutnya," kata Menpora Dito dalam sambutannya.

Menurut Menpora Dito, pada diskusi itu akan mempelajari topik-topik penting yang sejalan dengan visi perkembangan sepak bola yang lebih luas.  

"Topik-topik seperti Program Football 4 School (F4S), memastikan olahraga yang aman, mendorong partisipasi inklusif dalam sepak bola, menangani keselamatan & keamanan stadion, menjunjung tinggi integritas, mendorong kesetaraan gender, dan mengatasi perubahan iklim dan ketahanan dalam sepak bola," tutur Menpora Dito.

Menpora Dito menilai kehadiran delegasi FIFA di Jakarta menandakan komitmen untuk perkembangan sepak bola terlebih dalam suasana Piala Dunia U-17 di Indonesia.

"Suatu kehormatan untuk berdiri di hadapan bapak ibu dan menyampaikan sambutan hangat ini. Kehadiran bapak ibu menandakan kekuatan komitmen kolektif kita terhadap permainan sepak bola yang indah, dan saya dengan senang hati menyambut sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga di sela-sela Piala Dunia FIFA U-17, sebuah bukti kepercayaan global terhadap kawasan kita di negara Asia Tenggara," tegas Menpora Dito.

Menpora Dito juga memberikan apresiasinya kepada FIFA dan delegasi ASEAN dalam berkolaborasi untuk pertumbuhan sepak bola sekaligus sebagai katalisator kerjasama regional. 

"Hari ini kita berkumpul dalam Lokakarya Konsultatif FIFA-ASEAN tentang Pembaruan MoU yang berlangsung hingga akhir tahun 2024 antara ASEAN dan FIFA. Saya juga ingin menyampaikan apresiasi saya kepada FIFA dan ASEAN atas upaya tak kenal lelah dalam menyelenggarakan acara penting ini," papar Menpora Dito

"Kolaborasi antara organisasi-organisasi ini menunjukkan visi bersama untuk pertumbuhan dan perkembangan sepak bola, tidak hanya sebagai olahraga tetapi juga sebagai katalisator kerja sama regional," pungkas Menpora Dito. 

Hadir pada acara ini diantaranya, Direktur FIFA MA Asia & Oseania Sanjeevan Balasingam, Direktur Layanan FIFA Tom Gorissen, Direktur Jenderal Pendidikan Jasmani Departemen Pariwisata dan Olahraga Thailand dan Ketua Pertemuan Pejabat Senior ASEAN tentang Olahraga Dr. Niwat Limsuknirun. Sementara beberapa negara ASEAN yang tidak dapat hadir pada kesempatan ini yakni Singapura, Vietnam dan Myanmar.(ben) 

Menpora Erick saat menjadi narasumber Beyond Professional Youth Con (BPYC) di Chillax, Jakarta, Minggu (1/11).(foto:Andre/kemenpora.go.id)
Minggu, 01 November 2026

Narasumber di BPYC, Menpora Erick Sebut Tantangan Masa Depan Pemuda Butuh Kolaborasi Lintas Sektor

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, menyebut bahwa tantangan yang dihadapi oleh generasi muda masa kini tidak hanya terjadi di Tanah Air, melainkan menjadi isu global yang kompleks dan menuntut penanganan bersama.

Menpora Erick Thohir kembali menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya atlet pencak silat Kota Semarang, Ayudiah Rivana Tridiandinita, yang berpulang pada Rabu (28/10). (foto:raiky/kemenpora.go.id)
Sabtu, 31 Oktober 2026

Dua Atlet Peserta Porprov Jateng 2026 Meninggal Dunia, Menpora Erick: Duka Ini Harus Jadi Momentum Perbaikan Perlindungan Atlet

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir kembali menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya atlet pencak silat Kota Semarang, Ayudiah Rivana Tridiandinita, yang berpulang pada Rabu (28/10), setelah menjalani operasi akibat cedera yang dialaminya saat bertanding dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026.

Menpora RI Erick Thohir menyerahkan langsung penghargaan kepada para pemenang ajang Indonesia Youth Summit 2026 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Jumat (30/10). (foto:Andre/kemenpora.go.id)
Sabtu, 31 Oktober 2026

Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di Ajang Indonesia Youth Summit 2026

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, menyerahkan langsung penghargaan kepada para pemenang dalam rangkaian ajang Indonesia Youth Summit 2026 yang berlangsung di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Jumat (30/10).

Bahasa bisa membuka pintu ke bangku kuliah, beasiswa, bahkan dunia usaha. Pintu-pintu itulah yang ingin Fira Nursyahyuni, pemuda asal Jawa Barat, bukakan bagi sebanyak mungkin anak muda Indonesia.(dok.Gilang/Kemenpora)
Rabu, 28 Oktober 2026

Dari Kelas Bahasa hingga Beasiswa, Fira Ajak Pemuda Indonesia “Tumbuh”

Bahasa bisa membuka pintu ke bangku kuliah, beasiswa, bahkan dunia usaha. Pintu-pintu itulah yang ingin Fira Nursyahyuni, pemuda asal Jawa Barat, bukakan bagi sebanyak mungkin anak muda Indonesia.

Baru lulus SMA pada 2026, Raffi Abya Saputra sudah punya pengalaman yang tak biasa bagi anak seusianya. Pemuda asal Kabupaten Malinau,(dok.Gilang/Kemenpora)
Sabtu, 24 Oktober 2026

Baru Lulus SMA, Peserta WYC 2026 Raffi dari Malinau Sudah Bicara Isu Hutan di COP29 Baku, Azerbaijan

Baru lulus SMA pada 2026, Raffi Abya Saputra sudah punya pengalaman yang tak biasa bagi anak seusianya. Pemuda asal Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara itu pernah menjadi pembicara di Paviliun Indonesia dalam konferensi iklim COP29 di Baku, Azerbaijan.

Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.(dok.Yayan/Kemenpora)
Jumat, 23 Oktober 2026

Belajar dari Wirasena Youth Camp 2026, Lifia Siapkan Langkah Baru untuk Literasi dan Budaya BalI

Di tengah kehidupan anak muda yang lekat dengan tren digital dan budaya populer, salah satu peserta Wirasena Youth Camp (WYC) 2026, Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.(dok.NPCI)
Jumat, 16 Oktober 2026

Juara Bertahan Asian Para Games, Rifky Pilih Tampil Lepas di Nagoya

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga
Rabu, 21 Oktober 2026

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengajak seluruh jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan pemangku kepentingan di seluruh daerah untuk melakukan transformasi fundamental.

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026
Rabu, 07 Oktober 2026

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026

Indonesian Padel League 2026 menjadi langkah pengembangan ekosistem padel nasional melalui penyelenggaraan kompetisi liga sekaligus penguatan pembinaan atlet dan tim nasional. Perkembangan tersebut turut melanjutkan momentum prestasi padel Indonesia yang meraih medali perak pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand
Senin, 05 Oktober 2026

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand

Timnas Indonesia menutup final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan atas Thailand melalui adu penalti 4-2 setelah bermain imbang 2-2 hingga 120 menit. Perayaan gelar juara di SUGBK semakin meriah dengan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto, Presiden FIFA Gianni Infantino, Menpora Erick Thohir, serta penampilan Anggun C. Sasmi dan Judika.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

Goverment Public Relation

Banner desktop HSP 2026. Banner website HSP 2026.