Inilah Lima Poin yang Disampaikan Menpora Dito Pada Puncak Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-95

Minggu, 29 Oktober 2023
Bagikan:
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo menekankan pembangunan pemuda adalah sumpah dan tanggung jawab kita semua. Itulah yang disampaikan Menpora Dito pada peringatan Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-95 di Halaman Monumen Na
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo menekankan pembangunan pemuda adalah sumpah dan tanggung jawab kita semua. Itulah yang disampaikan Menpora Dito pada peringatan Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-95 di Halaman Monumen Na

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo menekankan pembangunan pemuda adalah sumpah dan tanggung jawab kita semua. Itulah yang disampaikan Menpora Dito pada peringatan Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-95 di Halaman Monumen Nasional (Monas), Sabtu (28/10) malam.     

"Tugas sejarah kita untuk menciptakan masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang. Maka dari itu, mari sama-sama kita mengoptimalkan modal bonus demografi menjadi Indonesia Emas 2045. Saya percaya dengan bergotong royong dan tolong menolong, kita bisa Bersama Majukan Indonesia dengan olahraga, olahrasa dan olahkarya," ujar Menpora Dito.  

Pada HSP ke-95 kali ini menyampaikan tujuan pembangunan pemuda yang krusial dalam meningkatkan kualitas daya saing pemuda dan karakter kebangsaan sebagai jati diri bangsa. "Hal ini merupakan bagian penting dalam perjuangan memajukan negara kita, dan saya ingin menggarisbawahi beberapa poin utama dalam hal ini," katanya 

Lima poin yang ditekankan Menpora Dito yakni;  Pertama, tujuan utama pembangunan pemuda adalah untuk meningkatkan kualitas daya saing pemuda serta memperkuat karakter gotong royong dan tolong menolong sebagai bagian dari jati diri bangsa kita. Pemuda-pemudi adalah aset berharga dalam membangun masa depan bangsa, dan melalui pembangunan yang berkelanjutan, kita dapat memastikan peningkatan kualitas hidup segenap bangsa Indonesia.

Kedua, untuk mencapai tujuan ini, pentingnya pembangunan pemuda secara terukur melalui Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) tidak bisa diabaikan. Maka dari itu Pembangunan Nasional harus mencangkup mencakup lima domain utama IPP, yaitu pendidikan, kesehatan, lapangan kerja, partisipasi kepemimpinan, serta mengatasi isu-isu gender dan diskriminasi. Melalui IPP yang komprehensif, kita dapat melihat sejauh mana pemuda-pemudi kita telah berkembang, serta di mana perbaikan serta peningkatan diperlukan.

Ketiga, untuk mencapai semua ini, kita perlu merancang sebuah kerangka besar yang komprehensif dan strategis. Inilah yang dikenal sebagai Desain Besar Kepemudaan Nasional (DBKN). DBKN akan menjadi landasan untuk mengarahkan pembangunan pemuda ke arah yang lebih progresif, berdampak dan relevan sesuai dengan semangat perkembangan zaman. Implementasi berbasis inovasi menjadi kunci untuk suksesnya DBKN.

Keempat, kita perlu menggarisbawahi pentingnya kerjasama semua pihak, baik di tingkat pusat maupun di daerah. Ini harus dilakukan melalui koordinasi strategis antar Kementerian dan Lembaga (K/L) sesuai dengan Perpres No. 43 tahun 2022. Kolaborasi seharusnya tidak lagi menjadi wacana namun kolaborasi harus menjadi budaya kerja baru bagi seluruh birokrasi dan mitra-mitra Kemenpora. Kita mulai kolaborasi dengan keteladanan, dan keteladanan harus dimulai dari kinerja birokrasi yang inklusif, kreatif, inovatif dan responsif.

Tindakan berani dan langkah nyata untuk mendorong  peningkatan partisipasi juga representasi generasi muda dalam program prioritas nasional juga perlu dihidupkan hingga kepembangunan daerah-daerah. Tugas mulia ini memerlukan tindakan secara terintegrasi dengan berbagai pihak terkait baik di dalam maupun luar negeri.

Kelima, dalam implementasi koordinasi strategis tersebut, kita harus mengikutsertakan Rencana Aksi Nasional (RAN) bagi semua K/L serta Rencana Aksi Daerah (RAD) bagi pemerintah daerah. Dalam proses ini, penting juga melibatkan lembaga non-pemerintah dan sektor swasta. Ini adalah upaya bersama kita untuk memajukan pemuda dan bangsa kita. 

"Saya akan kawal proses-proses birokrasi di Kemenpora agar berjalan dengan baik dalam merangkul lima unsur pembangunan pemuda seperti pemerintah, media, komunitas, akademisi, dan pebisnis," kata Menpora Dito. (amr)

Menpora Erick saat menjadi narasumber Beyond Professional Youth Con (BPYC) di Chillax, Jakarta, Minggu (1/11).(foto:Andre/kemenpora.go.id)
Minggu, 01 November 2026

Narasumber di BPYC, Menpora Erick Sebut Tantangan Masa Depan Pemuda Butuh Kolaborasi Lintas Sektor

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, menyebut bahwa tantangan yang dihadapi oleh generasi muda masa kini tidak hanya terjadi di Tanah Air, melainkan menjadi isu global yang kompleks dan menuntut penanganan bersama.

Menpora Erick Thohir kembali menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya atlet pencak silat Kota Semarang, Ayudiah Rivana Tridiandinita, yang berpulang pada Rabu (28/10). (foto:raiky/kemenpora.go.id)
Sabtu, 31 Oktober 2026

Dua Atlet Peserta Porprov Jateng 2026 Meninggal Dunia, Menpora Erick: Duka Ini Harus Jadi Momentum Perbaikan Perlindungan Atlet

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir kembali menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya atlet pencak silat Kota Semarang, Ayudiah Rivana Tridiandinita, yang berpulang pada Rabu (28/10), setelah menjalani operasi akibat cedera yang dialaminya saat bertanding dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026.

Menpora RI Erick Thohir menyerahkan langsung penghargaan kepada para pemenang ajang Indonesia Youth Summit 2026 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Jumat (30/10). (foto:Andre/kemenpora.go.id)
Sabtu, 31 Oktober 2026

Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di Ajang Indonesia Youth Summit 2026

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, menyerahkan langsung penghargaan kepada para pemenang dalam rangkaian ajang Indonesia Youth Summit 2026 yang berlangsung di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Jumat (30/10).

Bahasa bisa membuka pintu ke bangku kuliah, beasiswa, bahkan dunia usaha. Pintu-pintu itulah yang ingin Fira Nursyahyuni, pemuda asal Jawa Barat, bukakan bagi sebanyak mungkin anak muda Indonesia.(dok.Gilang/Kemenpora)
Rabu, 28 Oktober 2026

Dari Kelas Bahasa hingga Beasiswa, Fira Ajak Pemuda Indonesia “Tumbuh”

Bahasa bisa membuka pintu ke bangku kuliah, beasiswa, bahkan dunia usaha. Pintu-pintu itulah yang ingin Fira Nursyahyuni, pemuda asal Jawa Barat, bukakan bagi sebanyak mungkin anak muda Indonesia.

Baru lulus SMA pada 2026, Raffi Abya Saputra sudah punya pengalaman yang tak biasa bagi anak seusianya. Pemuda asal Kabupaten Malinau,(dok.Gilang/Kemenpora)
Sabtu, 24 Oktober 2026

Baru Lulus SMA, Peserta WYC 2026 Raffi dari Malinau Sudah Bicara Isu Hutan di COP29 Baku, Azerbaijan

Baru lulus SMA pada 2026, Raffi Abya Saputra sudah punya pengalaman yang tak biasa bagi anak seusianya. Pemuda asal Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara itu pernah menjadi pembicara di Paviliun Indonesia dalam konferensi iklim COP29 di Baku, Azerbaijan.

Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.(dok.Yayan/Kemenpora)
Jumat, 23 Oktober 2026

Belajar dari Wirasena Youth Camp 2026, Lifia Siapkan Langkah Baru untuk Literasi dan Budaya BalI

Di tengah kehidupan anak muda yang lekat dengan tren digital dan budaya populer, salah satu peserta Wirasena Youth Camp (WYC) 2026, Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.(dok.NPCI)
Jumat, 16 Oktober 2026

Juara Bertahan Asian Para Games, Rifky Pilih Tampil Lepas di Nagoya

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga
Rabu, 21 Oktober 2026

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengajak seluruh jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan pemangku kepentingan di seluruh daerah untuk melakukan transformasi fundamental.

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026
Rabu, 07 Oktober 2026

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026

Indonesian Padel League 2026 menjadi langkah pengembangan ekosistem padel nasional melalui penyelenggaraan kompetisi liga sekaligus penguatan pembinaan atlet dan tim nasional. Perkembangan tersebut turut melanjutkan momentum prestasi padel Indonesia yang meraih medali perak pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand
Senin, 05 Oktober 2026

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand

Timnas Indonesia menutup final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan atas Thailand melalui adu penalti 4-2 setelah bermain imbang 2-2 hingga 120 menit. Perayaan gelar juara di SUGBK semakin meriah dengan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto, Presiden FIFA Gianni Infantino, Menpora Erick Thohir, serta penampilan Anggun C. Sasmi dan Judika.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

Goverment Public Relation

Banner desktop HSP 2026. Banner website HSP 2026.