Menpora Amali Minta Kader HMI Harus Beradaptasi dengan Era Industri 4.0

Rabu, 17 Maret 2021
Bagikan:
Menjadi nara sumber secara virtual pada Kongres HMI XXXI 2021di Asrama Haji Sukolilo Surabaya, Rabu (17/3) sore, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali meminta kader HMI harus mampu bertransformasi menyiapkan diri menghadapi era revolusi ind
Menjadi nara sumber secara virtual pada Kongres HMI XXXI 2021di Asrama Haji Sukolilo Surabaya, Rabu (17/3) sore, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali meminta kader HMI harus mampu bertransformasi menyiapkan diri menghadapi era revolusi ind

Jakarta: Menjadi nara sumber secara virtual pada Kongres HMI XXXI 2021di Asrama Haji Sukolilo Surabaya, Rabu (17/3) sore, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali meminta kader HMI harus mampu bertransformasi menyiapkan diri menghadapi era revolusi industri 4.0.

Pertama Menpora Amali menyampaikan bahwa HMI sebagai Organisasi Kepemudaan atau lazim disebut OKP sebagai aturan pijakan adalah UU No.40/2009 yang mempunyai spesifikasi batasan usia dan wadah berhimpun.

"Dalam UU No.40/2009 disebutkan bahwa pemuda adalah warga negara Indonesia yang memasuki periode penting pertumbuhan dan perkembangan yang berusia 16-30 tahun," kata Menpora Amali.

"Selain itu penting diketahui bahwa OKP dibentuk berdasarkan kesamaan azas, agama, ideologi, minat dan bakat, atau kepentingan yang tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan," tambahnya.

Catatan selanjutnya, sesuai data BPS 2019 bahwa kisaran usia 16-30 tahun berjumlah 24% dari 267 juta penduduk Indonesia, jadi ada 64,19 juta jiwa. Potensi besar sekaligus menghadapi agenda besar, di masa sekarang dan mendatang.

"Agenda besar yang dihadapi adalah pengangguran terdidik (para lulusan SMA/PT yang belum dapat pekerjaan), tantangan kompetensi, variasi pekerjaan baru era digital, dan strategi menghadapi tantangan di masa kini dan masa mendatang," ucap Menpora Amali.

Sebagai catatan akhir, kemampuan adaptif HMI menjadi tantangan tersendiri yang harus mampu dilahirkan dalam rekomendasi Kongres ke-31. Sinergi dengan Kemenpora dapat dijabarkan dari 5 Program Prioritas 2020-2024, khususnya protas 3 dan 4, yaitu pemberdayaan pemuda menjadi kreatif, inovatif, mandiri, dan berdaya saing serta menumbuhkan semangat kewirausahaan. Ditambah penguatan ideologi Pancasila dan karakter serta budaya bangsa dikalangan pemuda.

"HMI harus mampu bertransformasi, banyak pilihan tidak melulu bicara ideologi tetapi juga penting tentang kewirausahaan. Untuk ideologi Pancasila sudah final menjadi kesepakatan para pendiri bangsa, sekarang tinggal penguatan untuk pembangunan berkelanjutan harus tetap mengakar pada karakter budaya bangsa," pesannya.

Kongres ditengah suasana Pandemi Covid-19 menjadi perhatian Menpora, agar tetap disiplin protokol kesehatan dan agenda tepat waktu tidak berkepanjangan."Selamat berkongres, karena ini situasi pandemi hendaknya mengefisienkan waktu dan mengefektifkan agenda. Bijak, tepat waktu berdasarkan AD/ART HMI. Yakin usaha sampai," tutupnya.(cah)

Peserta Wirasena Youth Camp (WYC) 2026 mengunjungi Kampung Pramuka Cemara di Kelurahan Tugu Utara, Jakarta Utara, pada Minggu (25/10), untuk mempelajari pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat.(dok.Kemenpora)
Minggu, 25 Oktober 2026

Tabungan Sampah Bisa untuk Bayar Sekolah, Peserta Wirasena Youth Camp Belajar dari Kampung Pramuka Cemara

Peserta Wirasena Youth Camp (WYC) 2026 mengunjungi Kampung Pramuka Cemara di Kelurahan Tugu Utara, Jakarta Utara, pada Minggu (25/10), untuk mempelajari pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat. Dalam kunjungan tersebut, peserta melihat langsung praktik pengolahan sampah melalui bank sampah, pemanfaatan sampah organik, hingga sistem pembayaran biaya pendidikan anak usia dini (PAUD) menggunakan sampah.

Peserta Wirasena Youth Camp 2026 mengikuti pembelajaran di luar kelas melalui kunjungan edukatif ke tiga lokasi di Jakarta, Minggu (25/10). (dok.Kemenpora)
Minggu, 25 Oktober 2026

Wirasena Youth Camp 2026 Ajak Peserta Belajar Patriotik, Gigih, dan Berempati Lewat Tur Jakarta

Peserta Wirasena Youth Camp 2026 mengikuti pembelajaran di luar kelas melalui kunjungan edukatif ke tiga lokasi di Jakarta, Minggu (25/10). Kegiatan ini menjadi sarana untuk memperkuat nilai patriotik, gigih, dan berempati melalui pengenalan inovasi lingkungan, sejarah dan budaya, serta perjuangan bangsa Indonesia.

Ratusan warga memadati Jalan Sudirman, Kota Bogor, Minggu (25/10) pagi, untuk mengikuti Car Free Day (CFD) yang berlangsung pukul 06.00 hingga 09.00 WIB.(dok.Kemenpora)
Minggu, 25 Oktober 2026

CFD Jalan Sudirman Bogor, Warga Bergerak Bersama Wujudkan Hidup Aktif dan Bugar

Ratusan warga memadati Jalan Sudirman, Kota Bogor, Minggu (25/10) pagi, untuk mengikuti Car Free Day (CFD) yang berlangsung pukul 06.00 hingga 09.00 WIB. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk berolahraga sekaligus membangun kebiasaan hidup aktif dan bugar.

Baru lulus SMA pada 2026, Raffi Abya Saputra sudah punya pengalaman yang tak biasa bagi anak seusianya. Pemuda asal Kabupaten Malinau,(dok.Gilang/Kemenpora)
Sabtu, 24 Oktober 2026

Baru Lulus SMA, Peserta WYC 2026 Raffi dari Malinau Sudah Bicara Isu Hutan di COP29 Baku, Azerbaijan

Baru lulus SMA pada 2026, Raffi Abya Saputra sudah punya pengalaman yang tak biasa bagi anak seusianya. Pemuda asal Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara itu pernah menjadi pembicara di Paviliun Indonesia dalam konferensi iklim COP29 di Baku, Azerbaijan.

Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.(dok.Yayan/Kemenpora)
Jumat, 23 Oktober 2026

Belajar dari Wirasena Youth Camp 2026, Lifia Siapkan Langkah Baru untuk Literasi dan Budaya BalI

Di tengah kehidupan anak muda yang lekat dengan tren digital dan budaya populer, salah satu peserta Wirasena Youth Camp (WYC) 2026, Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.(dok.NPCI)
Jumat, 16 Oktober 2026

Juara Bertahan Asian Para Games, Rifky Pilih Tampil Lepas di Nagoya

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. (dok. Gilang/Kemenpora)
Senin, 21 September 2026

Dua Tahun Tekuni Teqball, Debut Sumaya Sukses Raih Medali Perak Pertama untuk Indonesia di Asian Games 2026

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga
Rabu, 21 Oktober 2026

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengajak seluruh jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan pemangku kepentingan di seluruh daerah untuk melakukan transformasi fundamental.

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026
Rabu, 07 Oktober 2026

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026

Indonesian Padel League 2026 menjadi langkah pengembangan ekosistem padel nasional melalui penyelenggaraan kompetisi liga sekaligus penguatan pembinaan atlet dan tim nasional. Perkembangan tersebut turut melanjutkan momentum prestasi padel Indonesia yang meraih medali perak pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand
Senin, 05 Oktober 2026

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand

Timnas Indonesia menutup final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan atas Thailand melalui adu penalti 4-2 setelah bermain imbang 2-2 hingga 120 menit. Perayaan gelar juara di SUGBK semakin meriah dengan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto, Presiden FIFA Gianni Infantino, Menpora Erick Thohir, serta penampilan Anggun C. Sasmi dan Judika.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

Goverment Public Relation

Banner desktop HSP 2026 Banner website HSP 2026