Perjalanan Panjang Kemenpora Berhasil Raih Hattrick Opini Wajar Tanpa Pengecualian dari BPK RI

Rabu, 13 Juli 2022
Bagikan:
Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) kembali meraih predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) usai Menpora Amali menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Kemenpora Tahun Anggaran 2021 dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik
Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) kembali meraih predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) usai Menpora Amali menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Kemenpora Tahun Anggaran 2021 dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik

Jakarta: Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) kembali meraih predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) usai Menpora Amali menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Kemenpora Tahun Anggaran 2021 dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI).

Penyerahan LHP BPK RI itu diserahkan langsung oleh Anggota III BPK RI Achsanul Qosasi selaku Pimpinan Pemeriksaan Keuangan Negara III di Auditorium Wisma Menpora, Jakarta, Rabu (13/7). 

Predikat WTP tahun anggaran 2021 menjadi predikat ketiga (hattrick) Kemenpora RI usai dua tahun berturut-turut sebelumnya (2019-2020) meraih hasil yang sama (WTP) dibawah kepemimpinan Menpora Amali.

Sepuluh tahun sebelumnya, Kemenpora RI memiliki perjuangan panjang hingga memperoleh hasil memuaskan dengan predikat WTP. Tepatnya ditahun 2010 Kemenpora memperoleh predikat Wajar Dengan Pengecualian (WDP) selama 5 kali berturut-turut dari tahun 2010 hingga 2014.

Kemudian, predikat Tidak Memberikan Pendapat (TMP/Disclaimer) selama 2 tahun berturut-turut pada tahun 2015-2016. Kemudian, kembali WDP pada tahun 2017-2018. Dan akhirnya mampu meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) 3 kali berturut-turut dari tahun 2019 hingga 2021.

BPK RI menilai transparansi tentang accountability dan management reform Kemenpora RI saat itu sangat lemah. "Ternyata dari tahun 2017, 2018, 2019 kualitas temuannya memang luar biasa di Kemenpora ini. Dimana diantara pelaksananya tidak ada saling percaya pada saat itu," kata Achsanul Qosasi. 

"Yang paling menyedihkan saat itu yakni pungutan-pungutan terhadap bantuan Kemenpora terhadap cabor, dana hibah KONI yang akhirnya kita semua terkena fitnah," urainya.

Menurut Achsanul, di tahun 2016 Kemenpora tidak hanya meraih TMP/disclaimer melainkan adverse (tidak wajar). Tapi, saat itu dibantu BPK RI hanya disclaimer, karena jika adverse itu akan langsung pakta hukum untuk menjadi tersangka.

"Alhamdulillah pelan-pelan saya datang, saya sampaikan terus tentang beberapa hal dan hari ini tiga tahun terakhir sudah mulai menunjukkan hasilnya. Dulu tidak pernah terfikirkan pegawai Kemenpora akan menikmati tukin karena TMP," tuturnya.

Sementara, Menpora Amali menilai, hasil yang diraih Kemenpora sehingga hattrick WTP dari tahun 2019 bukan karena menterinya bagus dan hebat, melainkan karena teamwork yang solid dari para pelaksana di dalam Kemenpora. 

"Ini adalah hasil kerja bersama bukan karena menterinya hebat, menterinya bagus, tidak. Tapi teamwork dari Kemenpora yang bagus. Bapak-bapak dan ibu di Kemenporalah yang menghasilkan hattrick itu," ujar Menpora Amali. 

"Saya hanya menjadi dirijen, mengomendani saja. Jadi, bapak ibu inilah yang menertibkan pertanggungjawaban laporan keuangan, terutama perbaikan tata kelola yang menjadi prioritas utamanya," tambahnya.

Kenapa tata kelola yang dijadikan prioritas Kemenpora bukan dari segi kepemudaan atau bahkan keolahragaan. Menpora Amali menyakini dengan tata kelola yang baik maka, pelayanan-pelayanan akan menjadi lebih mudah baik kepemudaan maupun keolahragaan.
 
"Tata kelola yang tidak baik maka pasti akan berakibat kepada pelayanan urusan kepemudaan dan keolahragaan juga tidak baik. Pun sebaliknya jika tata kelolanya baik maka pelayanan-pelayanan akan menjadi lebih baik dan mudah," pungkas Menpora Amali.(ben)

Kemenpora RI melakukan serah terima alat kebugaran dan sport science ke Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI). (foto:Herry/kemenpora.go.id)
Rabu, 28 Januari 2026

Dukung Prestasi Olimpiade, Kemenpora Serah Terima Alat Gymnasium dan Sport Science ke PBSI

Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) melakukan serah terima alat-alat kebugaran dan sport science ke Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI).

Seleksi terbuka JPT Madya yang dilakukan Kemenpora mendapat apresiasi dari Komisi X DPR RI. (foto:Herry/kemenpora.go.id)
Rabu, 28 Januari 2026

Komisi X DPR RI Apresiasi Seleksi Terbuka Deputi Kemenpora Dibuka untuk Kalangan Profesional

Seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Madya untuk posisi Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga dari Aparatur Sipil Negara (ASN) dan kalangan profesional yang dilakukan Kemenpora mendapat apresiasi dari Komisi X DPR RI.

Wamenpora RI Taufik Hidayat, menyampaikan komitmen pemerintah dalam meningkatkan pembinaan olahraga disabilitas.(foto:Gilang/kemenpora.go.id)
Rabu, 28 Januari 2026

Wamenpora Taufik Tegaskan Komitmen Pemerintah Tingkatkan Pembinaan Olahraga Disabilitas

Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Wamenpora RI), Taufik Hidayat, menyampaikan komitmen pemerintah dalam meningkatkan pembinaan olahraga disabilitas serta penyediaan fasilitas yang lebih baik bagi para atlet.

Masa depan tak ada yang tahu, itulah yang kini dirasakan atlet para bulutangkis Rina Marlina yang sukses meraih medali emas ASEAN Para Games (APG). (foto:Andre/kemenpora.go.id)
Minggu, 25 Januari 2026

Dari ART Bergaji Rp 150 Ribu per Bulan, Marlina Kini Sukses Hattrick Medali Emas ASEAN Para Games

Masa depan tak ada yang tahu, itulah yang kini dirasakan atlet para bulutangkis Rina Marlina yang sukses meraih medali emas ASEAN Para Games (APG) 2025 Thailand, pada laga final nomor Women's Single SH6 melawan wakil tuan rumah Thailand dua set langsung dengan skor telak 21-5, 21-1.

Atlet para atletik asal Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Pulau Timor, Nusa Tenggara Timur (NTT) Alvin Nomleni meraih medali emas ASEAN Para Games 2025 Thailand.(foto: Andre/kemenpora.go.id)
Sabtu, 24 Januari 2026

Alvin Nomleni Pemuda NTT Bangga Persembahkan Medali Emas untuk Indonesia di ASEAN Para Games 2025 Thailand

Atlet para atletik asal Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Pulau Timor, Nusa Tenggara Timur (NTT) Alvin Nomleni menyampaikan rasa bangganya usai sukses menyabet medali emas dan mempersembahkannya untuk Merah Putih pada laga ASEAN Para Games 2025 Thailand.

Rasa syukur tiada tara kepada Allah SWT dipanjatkan Mariyati, atlet dayung perahu naga atau dragon boat di SEA Games Ke-33 Thailand Tahun 2025.(foto:Thomas/kemenpora.go.id)
Senin, 19 Januari 2026

Atlet Dayung Perahu Naga Mariyati Ingin Daftar Haji dan Umrahkan Orang Tua dengan Bonus SEA Games 2025

Rasa syukur tiada tara kepada Allah SWT dipanjatkan Mariyati, atlet dayung perahu naga atau dragon boat di SEA Games Ke-33 Thailand Tahun 2025. Bersama timnya, perempuan asal Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel) itu ikut membawa Indonesia keluar sebagai juara umum dalam nomor cabang olahraga (cabor) ini.

Atlet muda panjat tebing Indonesia Ardana Cikal Damarwulan mengucapkan terima kasih atas bonus yang diberikan pemerintah di SEA Games 2025 Thailand.(foto:raiky/kemenpora.go.id)
Kamis, 15 Januari 2026

Ardana Cikal, Atlet Muda Panjat Tebing Indonesia Gunakan Bonus Untuk Investasi dan Kembangkan Fasilitas Panjat di Bandung

Atlet muda panjat tebing Indonesia Ardana Cikal Damarwulan merasa bangga dan mengucapkan terima kasih atas bonus yang diberikan pemerintah atas capaian prestasinya di SEA Games 2025 Thailand lalu dengan meraih emas di nomor lead putra.

Menpora Erick Hadiri FIFA World Cup 2026 Trophy Tour di Jakarta
Jumat, 23 Januari 2026

Menpora Erick Hadiri FIFA World Cup 2026 Trophy Tour di Jakarta

Menpora Erick Thohir menghadiri FIFA World Cup 2026 Trophy Tour di Jakarta Convention Cenyer (JCC), Jakarta, Kamis (22/1).

Menpora Erick Sambut Baik Gelaran Pocari Sweat Run 2026
Jumat, 23 Januari 2026

Menpora Erick Sambut Baik Gelaran Pocari Sweat Run 2026

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Erick Thohir menyambut baik gelaran Pocari Sweat Run 2026.

Menpora Erick Dukung Perjuangan Tim Boccia Indonesia di Asean Para Games 2025
Rabu, 21 Januari 2026

Menpora Erick Dukung Perjuangan Tim Boccia Indonesia di Asean Para Games 2025

Menpora RI Erick Thohir, menyaksikan atlet boccia Indonesia berlaga di babak penyisihan grup, ASEAN Para Games 2025 Thailand

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner-desktop banner-mobile