Membumikan Inovasi Vaksin Merah Putih Covid-19 Melalui Program Jangka Panjang Kolaborasi Dalam Negeri

Jumat, 04 Desember 2020
Bagikan:
Rabu pagi (2/12) Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional menyelenggarakan Webinar Bakohumas dengan tema "Membumikan Inovasi Vaksin Merah Putih Covid-19" menyampaikan bahwa pembuatan vaksin Covid-19 Merah Putih terus dikebut. Hal i
Rabu pagi (2/12) Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional menyelenggarakan Webinar Bakohumas dengan tema "Membumikan Inovasi Vaksin Merah Putih Covid-19" menyampaikan bahwa pembuatan vaksin Covid-19 Merah Putih terus dikebut. Hal i

Jakarta : Rabu pagi (2/12) Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional menyelenggarakan Webinar Bakohumas dengan tema "Membumikan Inovasi Vaksin Merah Putih Covid-19" menyampaikan bahwa pembuatan vaksin Covid-19 Merah Putih terus dikebut. Hal itu disampaikan oleh Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional, Bambang Brodjonegoro. 

Menristek telah membentuk tim akselerasi percepatan produksi vaksin merah putih. Tim kumpulan pakar berbagai perguruan tinggi ini diharap mendorong lahirnya vaksin karya anak bangsa. Mengimbangi hal tersebut, masyarakat wajib menyadari pentingnya melakukan vaksinasi terutama untuk menjaga kesehatan dan membangkitkan kembali produktivitas ekonomi bangsa. “Jika kesehatan mengganggu manusia, maka ekonomi menurun karena produktivitas menurun. Masyarakat harus diedukasi pentingnya vaksin. Vaksin diberikan kepada orang yang sehat untuk melatih tubuh kita menciptakan kekebalan tubuh melawan virus penyebab penyakit,” katanya.

Menteri yang mengantongi gelar doktor bidang tata wilayah dan perkotaan dari University of Illinois at Urbana-Champaign, Amerika Serikat tersebut meminta kerja sama Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sebagai pihak yang melakukan vaksinasi untuk memperhatikan secara lebih rinci segala kemungkinan yang bisa terjadi, “Kemenkes ini sebagai pihak yang melakukan vaksinasi ini juga harus memperhatikan segala hal hingga yang terkecil misalnya kepada orang-orang yang takut jarum suntik,” tambahnya. 

Total sasaran penerima vaksin Covid-19 adalah 160 juta orang yang akan didistribusikan berdasarkan lokasi/geografi dimana laju infeksi dan penyebaran tinggi, berdasarkan pola kontak sosial, seperti tenaga kesehatan, tenaga pendidikan, yang bekerja pada sektor layanan dan jasa publik dan distribusi berdasarkan kelompok umur dan penyakit bawaan. 

Vaksin Merah Putih merupakan salah satu inovasi Indonesia melalui pengembangan vaksin berbasis virus yang bersirkulasi di Indonesia karya peneliti-peneliti terbaik bangsa untuk rakyat Indonesia. 6 lembaga pengembang Vaksin Merah Putih yang telah berkolaborasi sampai saat ini yaitu UNAIR, Eijkman, LIPI, UGM, UI dan ITB, bekerja berdasarkan urgensi pengembangan vaksin. 

Bambang Brodjonegoro juga mengimbau pentingnya peran komunikasi publik dalam membumikan inovasi Vaksin Merah Putih kepada tim bakohumas yang digawangi Direktur Jenderal Informai dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika, Prof. Dr. Widodo Muktiyo yang juga hadir dalam kesempatan yang sama. Peran Humas Pemerintah sebagai komunikator diharapkan mampu menyampaikan informasi yang akurat, sederhana, dan mudah dipahami kepada seluruh lapisan masyarakat. 

Kepala Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, Prof. Amin Soebandrio mendukung pernyataan Menristek Bambang Brodjonegoro, mengapa Vaksin Covid-19 dibutuhkan? Dalam hal ini, ada urgensi di Indonesia dalam percepatan pengembangan vaksin, dengan populasi yang besar (Indonesia adalah populasi terbesar ke-4 di dunia), komoditas strategis, dan percepatan pemulihan ekonomi sehingga parameternya cepat dan efektif. 

“Pengembangan vaksin Covid-19 menggunakan isolat virus Indonesia. Kemudian isolasi dan amplifikasi gen spike, lanjut ke kloning transfeksi sel mamalia dan menghasilkan antigen atau kandidat vaksin. Terakhir yaitu diuji klinis sampai tiga kali sebelum ditentukan skala produksinya.” jelas Amin.

Yang terpenting, masih menurut Amin, harmonisasi seluruh elemen diupayakan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat dan menurunkan angka penolakan terhadap vaksin. Dengan memastikan kebutuhan vaksin terpenuhi berdasarkan kualitas, jumlah, harga dan waktu.

Dr. L. Rizka Andalucia Direktur Registrasi Obat Badan POM melanjutkan keterangan menyoal Vaksin Covid-19 dari segi kebijakan izin edar Vaksin Covid-19 dan Emergency Use Authorization (EUA). Proses evaluasi EUA obat dan Vaksin oleh Badan POM harus lengkap, objektif dan jelas untuk memastikan penggunaan obat rasional. “Dimulai dari penyerahan dokumen registrasi sampai ke Komite Nasional Penilai Obat dan Expert Klinisi Ad-Hoc. Hingga masuk ke tahap evaluasi EUA obat dengan fleksibilitas persyaratan tetapi tetap memastikan obat atau vaksin bermutu, aman dan berkhasiat.” tandas Rizka.

Berdasarkan Peraturan Kepala Badan POM No. 27 tahun 2020, EUA merupakan persetujuan penggunaan obat selama kondisi kedaruratan kesehatan masyarakat untuk obat yang belum mendapatkan izin edar atau obat yang telah mendapatkan izin edar tetapi dengan indikasi penggunaan yang berbeda (indikasi baru) untuk kondisi kedaruratan kesehatan masyarakat. Persetujuan EUA diberikan dengan mempertimbangkan rasio kemanfaatan dan risiko secara komprehensif berdasarkan seluruh data mutu, non klinik dan klinik serta risiko kondisi kesehatan masyarakat yang ditimbulkan oleh penyakit penyebab pandemi. 

Izin EUA diberikan dengan ketentuan kondisi yang harus dilakukan untuk: Memastikan cara penggunaan sesuai persetujuan, Mengkonfirmasi data keamanan dan khasiat, Memastikan proses produksi sesuai standar CPOB, pendistribusian sesuai dengan standar CDOB, Memantau keamanan obat dan vaksin setelah digunakan melalui sistem farmakovigilans.

Sedangkan bagaimana road map strategi percepatan pengadaan Vaksin Merah Putih oleh Industri Farmasi, Project Integration Manager R&D PT. Bio Farma, Neni Nurainy, Ph.D menjelaskan akan  ada program jangka panjang kolaborasi dalam negeri Konsorsium Vaksin Covid-19 Nasional yaitu antara Kemenristek/BRIN, Lembaga Eijkman dan PT. Bio Farma.”Perlu komunikasi yang terus menerus antara Peneliti, Industri dan Kemenristek/BRIN dan Badan POM. Dan tentunya perlu dikawal dari sisi industri agar program jangka panjang internal dalam negeri ini berjalan dengan baik.”tuturnya. 

Bio Farma berharap program tersebut perlu dikawal dari sisi industri ( regulatory oversight, scaling up, ketercapaian milestone sesuai time line), perlu dicarikan tempat yang memenuhi standar baik SOP dan fasilitas untuk uji preklinis. Bila diperlukan, segera dibangun fasilitas capacity building juga audiensi Badan POM dalam pengawalan sisi regulasi. Hadir juga pada kegiatan itu secara virtual Fadjroel Rahman Juru Bicara Presiden, Ketua Konsorsium Riset dan Inovasi Covid 19 Kemenristek/BRIN, Prof. Ali Ghufron Mukti, Budiman Bela dari Universitas Indonesia, Wien Kushartoyo dari LIPI, dan sejumlah peneliti terbaik lainnya dari Indonesia.(wur)

Menpora RI Erick Thohir turut menghadiri malam apresiasi bertajuk “Tiga Tokoh, Satu Indonesia” yang digelar di Sudirman Hall, Sequis Tower, Jakarta Selatan, Senin (26/10) malam.(foto:Andre/kemenpora.go.id)
Selasa, 27 Oktober 2026

Momentum Hari Sumpah Pemuda, Menpora Erick Hadiri Penghargaan Katadata Lifetime Achievement Award 2026 untuk Tiga Tokoh Bangsa yang Menginspirasi Generasi Muda

Tiga tokoh bangsa dengan latar belakang dan jalan pengabdian berbeda, namun memiliki tujuan yang sama untuk memajukan Indonesia, mendapat penghormatan dalam acara Katadata Lifetime Achievement Award 2026. Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir turut menghadiri malam apresiasi bertajuk “Tiga Tokoh, Satu Indonesia” yang digelar di Sudirman Hall, Sequis Tower, Jakarta Selatan, Senin (26/10) malam.

Menpora RI Erick Thohir, menegaskan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kepemudaan yang komprehensif guna menjawab tantangan zaman.(foto:Yayan/kemenpora.go.id)
Selasa, 27 Oktober 2026

Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, menegaskan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kepemudaan yang komprehensif guna menjawab tantangan zaman serta memberikan solusi nyata bagi generasi muda Indonesia di masa depan.

Menpora Erick berdialog dengan para peserta Wirasena Youth Camp 2026 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Senin (26/10). (foto:Yayan/kemenpora.go.id)
Senin, 26 Oktober 2026

Berdialog Langsung dengan Peserta Wirasena Youth Camp, Menpora Erick Ajak Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, menegaskan pentingnya membangun kultur patriotik, gigih, dan berempati bagi generasi muda guna menghadapi tantangan zaman.

Baru lulus SMA pada 2026, Raffi Abya Saputra sudah punya pengalaman yang tak biasa bagi anak seusianya. Pemuda asal Kabupaten Malinau,(dok.Gilang/Kemenpora)
Sabtu, 24 Oktober 2026

Baru Lulus SMA, Peserta WYC 2026 Raffi dari Malinau Sudah Bicara Isu Hutan di COP29 Baku, Azerbaijan

Baru lulus SMA pada 2026, Raffi Abya Saputra sudah punya pengalaman yang tak biasa bagi anak seusianya. Pemuda asal Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara itu pernah menjadi pembicara di Paviliun Indonesia dalam konferensi iklim COP29 di Baku, Azerbaijan.

Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.(dok.Yayan/Kemenpora)
Jumat, 23 Oktober 2026

Belajar dari Wirasena Youth Camp 2026, Lifia Siapkan Langkah Baru untuk Literasi dan Budaya BalI

Di tengah kehidupan anak muda yang lekat dengan tren digital dan budaya populer, salah satu peserta Wirasena Youth Camp (WYC) 2026, Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.(dok.NPCI)
Jumat, 16 Oktober 2026

Juara Bertahan Asian Para Games, Rifky Pilih Tampil Lepas di Nagoya

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. (dok. Gilang/Kemenpora)
Senin, 21 September 2026

Dua Tahun Tekuni Teqball, Debut Sumaya Sukses Raih Medali Perak Pertama untuk Indonesia di Asian Games 2026

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga
Rabu, 21 Oktober 2026

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengajak seluruh jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan pemangku kepentingan di seluruh daerah untuk melakukan transformasi fundamental.

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026
Rabu, 07 Oktober 2026

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026

Indonesian Padel League 2026 menjadi langkah pengembangan ekosistem padel nasional melalui penyelenggaraan kompetisi liga sekaligus penguatan pembinaan atlet dan tim nasional. Perkembangan tersebut turut melanjutkan momentum prestasi padel Indonesia yang meraih medali perak pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand
Senin, 05 Oktober 2026

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand

Timnas Indonesia menutup final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan atas Thailand melalui adu penalti 4-2 setelah bermain imbang 2-2 hingga 120 menit. Perayaan gelar juara di SUGBK semakin meriah dengan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto, Presiden FIFA Gianni Infantino, Menpora Erick Thohir, serta penampilan Anggun C. Sasmi dan Judika.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

Goverment Public Relation

Banner desktop HSP 2026 Banner website HSP 2026