Presiden Jokowi Bangga dan Senang 499 Atlet yang Dikirim ke SEA Games 2021 Vietnam, 408 Bawa Pulang Medali

Senin, 13 Juni 2022
Bagikan:
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku bangga dan senang dengan capaian prestasi yang diraih kontingen Indonesia untuk SEA Games 2021 Vietnam. Pasalnya, Indonesia berhasil menduduki peringkat ketiga klasemen peroleh medali sekaligus memperbaiki posisi di S
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku bangga dan senang dengan capaian prestasi yang diraih kontingen Indonesia untuk SEA Games 2021 Vietnam. Pasalnya, Indonesia berhasil menduduki peringkat ketiga klasemen peroleh medali sekaligus memperbaiki posisi di S

Jakarta: Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku bangga dan senang dengan capaian prestasi yang diraih kontingen Indonesia untuk SEA Games 2021 Vietnam. Pasalnya, Indonesia berhasil menduduki peringkat ketiga klasemen peroleh medali sekaligus memperbaiki posisi di SEA Games 2019 di Filipina. 

Pernyataan ini disampaikan Presiden Jokowi saat menerima kontingen SEA Games 2021 Vietnam sekaligus memberikan bonus kepada para atlet peraih medali di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Senin (13/3). 

"Pagi hari ini, saya bangga dan senang bahwa dari 499 atlet yang kita kirim ke SEA Games XXXI Vietnam 408 atlet semunya memperoleh medali baik emas, perak maupun perunggu. Artinya 82 persen atlet yang kita kirimkan membawa medali pulang ke Tanah Air," ujar Presiden Jokowi. 

Jokowi pun sepakat dengan apa yang disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali yang menyebutkan bahwa dalam pelaksanaan SEA Games 2021 ini Indonesia tidak mengirim terlalu banyak atlet, namun hanya mengirim atlet yang diprediksi meraih medali. 

"Betul yang disampaikan Menpora tadi, membangun ekosistem yang baik itulah yang memberikan hasil, kerjanya juga fokus. Kirimnya (atlet) gak usah banyak-banyak sampai 840 pada tahun sebelumnya. Tapi hasilnya meningkat (saat ini)," jelasnya. 

Menurut Jokowi, raihan medali pada SEA Games kali ini memenuhi target pemerintah. Sebab, pada SEA Games 2015 Indonesia menduduki peringkat kelima raihan medali, pada SEA Games 2017 dan 2019 Indonesia meraih peringkat keempat. 

"Dan sekarang masuk ke peringkat ketiga, meskipun kita hanya mengirimkan 499 atlet," ujar Jokowi. 

Dengan demikian, presiden memberikan bonus bagi para atlet yang berhasil menempatkan Indonesia di peringkat ketiga SEA Games 2021 tersebut. Bonus yang diserahkan untuk para atlet peraih medali totalnya mencapai Rp130,5 miliar. Sementara untuk pelatih dan asisten pelatih diberikan bonus senilai total Rp 32 miliar. 

"Sebuah angka yang tidak sedikit, semoga ini memberikan inspirasi dan memberikan motivasi kepada atlet yang lain nantinya di ajang internasional apapun untuk bisa mengharumkan nama bangsa dan negara," harapnya. 

Sebelumnya, Menpora Zainudin Amali prestasi yanh ditorehkan pada SEA Games 2021 Vietnam ini akan dijadikan catatan penting sebagai dasar penentuan kebijakan olahraga prestasi terutama dalam pengiriman atlet di multi event baik itu SEA Games, Asian Games dan Olimpiade. 

Menurutnya, SEA Games ke XXXI Vietnam ini, pihaknya telah merubah pradigma pengiriman kontingen yaitu pada SEA Games sebelumnya lebih berorientasi pada kuantitas dimana berusaha mengirim kontingen jumlah yang banyak dan berambisi mengikuti semua cabang olahraga serta nomor pertandingan yang dipertandingkan. 

"Pada SEA Games Vietnam XXXI ini, kita rubah, kita berorientasi pada kualitas yaitu hanya atlet yang benar-benar bisa diprediksi dapat menyumbang medali yang dikirim serta yang dipersiapkan untuk bisa mengikuti jenjang multi event dalam tingkatan yang lebih tinggi dan kompetitif yakni Asian Games dan Olimpiade," ungkapnya. 

Hadir dalam acara tersebut, Ketum KONI Marciano Norman, Ketum NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari, CdM Kontingen SEA Games Vietnam Ferry J Kono, Menko PMK Muhadjir Effendy, Mensesneg Pratikno, Seskab Pramono Anung, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.(ded)

Kemenpora RI kembali memberikan penghargaan Wirasena 2026 pada acara Indonesia Youth Summit 2026 di Gedung Teater, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Kamis (29/10) malam.(foto: raiky/kemenpora.go.id)
Jumat, 30 Oktober 2026

Kemenpora Anugerahkan Penghargaan Wirasena di Momen Indonesia Youth Summit 2026

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI kembali memberikan apresiasi atas kontribusi pemerintah daerah terhadap Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) dalam wujud Penghargaan Wirasena 2026. Penghargaan ini disampaikan dalam pembukaan Indonesia Youth Summit 2026 di Gedung Teater, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Kamis (29/10) malam.

Menko PMK Sugiono menegaskan bahwa masa depan bangsa Indonesia sepenuhnya berada di tangan generasi muda yang memiliki karakter patriotik, gigih, dan berjiwa empati tinggi. (foto:Andre/kemenpora.go.id)
Jumat, 30 Oktober 2026

Menko PMK Sugiyono di IYS 2026: Pemuda Harus Jadi Penggerak Utama Menyongsong Indonesia yang Lebih Maju

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Sugiono menegaskan bahwa masa depan bangsa Indonesia sepenuhnya berada di tangan generasi muda yang memiliki karakter patriotik, gigih, dan berjiwa empati tinggi.

Menpora RI Erick Thohir ingin mengajak anak muda Indonesia membangun fondasi dan memberikan solusi untuk masa depan bangsa Indonesia. (foto:raiky/kemenpora.go.id)
Kamis, 29 Oktober 2026

Menpora Erick: IYS 2026 Jadi Ajang Membangun Fondasi dan Solusi untuk Masa Depan Indonesia

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir ingin mengajak anak muda Indonesia membangun fondasi dan memberikan solusi untuk masa depan bangsa Indonesia.

Bahasa bisa membuka pintu ke bangku kuliah, beasiswa, bahkan dunia usaha. Pintu-pintu itulah yang ingin Fira Nursyahyuni, pemuda asal Jawa Barat, bukakan bagi sebanyak mungkin anak muda Indonesia.(dok.Gilang/Kemenpora)
Rabu, 28 Oktober 2026

Dari Kelas Bahasa hingga Beasiswa, Fira Ajak Pemuda Indonesia “Tumbuh”

Bahasa bisa membuka pintu ke bangku kuliah, beasiswa, bahkan dunia usaha. Pintu-pintu itulah yang ingin Fira Nursyahyuni, pemuda asal Jawa Barat, bukakan bagi sebanyak mungkin anak muda Indonesia.

Baru lulus SMA pada 2026, Raffi Abya Saputra sudah punya pengalaman yang tak biasa bagi anak seusianya. Pemuda asal Kabupaten Malinau,(dok.Gilang/Kemenpora)
Sabtu, 24 Oktober 2026

Baru Lulus SMA, Peserta WYC 2026 Raffi dari Malinau Sudah Bicara Isu Hutan di COP29 Baku, Azerbaijan

Baru lulus SMA pada 2026, Raffi Abya Saputra sudah punya pengalaman yang tak biasa bagi anak seusianya. Pemuda asal Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara itu pernah menjadi pembicara di Paviliun Indonesia dalam konferensi iklim COP29 di Baku, Azerbaijan.

Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.(dok.Yayan/Kemenpora)
Jumat, 23 Oktober 2026

Belajar dari Wirasena Youth Camp 2026, Lifia Siapkan Langkah Baru untuk Literasi dan Budaya BalI

Di tengah kehidupan anak muda yang lekat dengan tren digital dan budaya populer, salah satu peserta Wirasena Youth Camp (WYC) 2026, Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.(dok.NPCI)
Jumat, 16 Oktober 2026

Juara Bertahan Asian Para Games, Rifky Pilih Tampil Lepas di Nagoya

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga
Rabu, 21 Oktober 2026

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengajak seluruh jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan pemangku kepentingan di seluruh daerah untuk melakukan transformasi fundamental.

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026
Rabu, 07 Oktober 2026

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026

Indonesian Padel League 2026 menjadi langkah pengembangan ekosistem padel nasional melalui penyelenggaraan kompetisi liga sekaligus penguatan pembinaan atlet dan tim nasional. Perkembangan tersebut turut melanjutkan momentum prestasi padel Indonesia yang meraih medali perak pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand
Senin, 05 Oktober 2026

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand

Timnas Indonesia menutup final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan atas Thailand melalui adu penalti 4-2 setelah bermain imbang 2-2 hingga 120 menit. Perayaan gelar juara di SUGBK semakin meriah dengan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto, Presiden FIFA Gianni Infantino, Menpora Erick Thohir, serta penampilan Anggun C. Sasmi dan Judika.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

Goverment Public Relation

Banner desktop HSP 2026. Banner website HSP 2026.