Indonesia Raih 3 Besar SEA Games 2021 Vietnam, Komisi X DPR Sebut Berkat Penerapan DBON dan Pembentukan Tim Review oleh Menpora Amali

Selasa, 24 Mei 2022
Bagikan:
Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian turut bangga dan memberikan apresiasi atas prestasi yang ditorehkan kontingen Indonesia pada SEA Games 2021 Vietnam. Sebab, Indonesia berhasil menembus tiga besar dan memperbaiki prestasi di SEA Games sebelu
Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian turut bangga dan memberikan apresiasi atas prestasi yang ditorehkan kontingen Indonesia pada SEA Games 2021 Vietnam. Sebab, Indonesia berhasil menembus tiga besar dan memperbaiki prestasi di SEA Games sebelu

Jakarta: Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian turut bangga dan memberikan apresiasi atas prestasi yang ditorehkan kontingen Indonesia pada SEA Games 2021 Vietnam. Sebab, Indonesia berhasil menembus tiga besar dan memperbaiki prestasi di SEA Games sebelumnya di Filipina.

Legislator Golkar ini menilai, keberhasilan tim Indonesia di SEA Games berkat sinergi dan kerjasama dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Komite Olimpiade Indonesia (KOI)/NOC Indonesia, Federasi olahraga, pelatih dan semua atlet.

"Indonesia menembus tiga besar SEA Games. Apresiasi saya berikan kepada seluruh pihak yang telah bersinergi, baik dari Kemenpora, KOI, KONI, pengurus cabang olahraga, pelatih, dan atlet yang telah menjalankan proses pembinaan berkesinambungan dari level daerah hingga ke pusat," ujar Hetifah di Jakarta, Senin (23/5).

Menurut dia, prestasi ini diraih berkat penerapan Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) dan dibentuknya tim review oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali ldalam menyeleksi atlet yang diberangkatkan ke multi event Asia Tenggara tersebut.

Dengan demikian, semua cabang olahraga membawa pulang medali. Dia mencontohkan, cabang olahraga bola basket berhasil mendapatkan emas setelah absen dari tahun 1977. Demikian juga dengan Panahan yang menyabet 5 emas dan menjadi juara umum dan cabang olahraga lainnya.

"Keberhasilan ini menunjukkan bahwa Indonesia on the right track menuju target prestasi DBON," ucapnya.

Disamping itu, menurutnya pembentukan tim review yang diisi para akademisi, praktisi, KONI dan KOI sudah membuahkan hasil dalam prestasi olahraga sangat penting dalam dalam melakukan seleksi atlet yang berpotensi meraih medali.

"Keberadaan tim review cukup penting untuk seleksi final. Jadi semua atlet Pelatnas dapat lebih bersemangat untuk menunjukkan performa terbaiknya agar dapat diberangkatkan," ucapnya.

Dengan prestasi ini, Hetifah menilai Menpora Amali berhasil mewujudkan harapan Presiden Joko Widodo untuk masuk di tiga besar peraih medali.

"Menpora telah mencapai target Sea Games. Kemarin juga Paralimpiade Tokyo 2020 bahkan melampaui target. Semoga terus meningkat ke depannya dan mencapai target 2044 mencapai 15 besar olimpiade," harapnya.

Selanjutnya, politikus asal Kalimantan Timur ini berjanji akan memperjuangkan agar anggaran pembinaan atlet bisa ditingkatkan lagi.

"Saya juga akan memperjuangkan agar anggaran pembinaan atlet ditingkatkan, sehingga lebih banyak lagi atlet muda yang dapat dibina Pelatnas dan juga atlet berpotensi emas yang dapat kita berangkatkan ke ajang internasional," pungkasnya.(ded)

Menpora RI Erick Thohir ingin mengajak anak muda Indonesia membangun fondasi dan memberikan solusi untuk masa depan bangsa Indonesia. (foto:raiky/kemenpora.go.id)
Kamis, 29 Oktober 2026

Menpora Erick: IYS 2026 Jadi Ajang Membangun Fondasi dan Solusi untuk Masa Depan Indonesia

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir ingin mengajak anak muda Indonesia membangun fondasi dan memberikan solusi untuk masa depan bangsa Indonesia.

Penandatanganan memorandum of understanding (MoU) antara Menpora Erick Thohir dan Menaker Prof Yassierli dalam kegiata Indonesia Youth Summit (IYS) 2026 di Gedung Teater Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat.(foto:Andre/kemenpora.go.id)
Kamis, 29 Oktober 2026

Menpora Erick MoU dengan Menaker, Bersinergi dalam Pembangunan Ketenagakerjaan untuk Pemuda

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) bersama Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melakukan sinergi program pembangunan bidang ketenagakerjaan, kepemudaan, dan keolahragaan, Kamis (29/10) malam.

Menpora RI Erick meninjau booth-booth IYS 2026 yang terletak di depan loby utama lokasi IYS di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Kamis (29/10) malam.(foto:Andre/kemenpora.go.id)
Kamis, 29 Oktober 2026

Keliling Booth Indonesia Youth Summit 2026, Menpora Erick Sapa Puluhan Anak Muda dan Foto Bersama

Ajang Indonesia Youth Summit (IYS) 2026 menjadi magnet bagi anak-anak muda untuk mengunjungi pameran booth-booth organisasi dan komunitas pemuda.

Bahasa bisa membuka pintu ke bangku kuliah, beasiswa, bahkan dunia usaha. Pintu-pintu itulah yang ingin Fira Nursyahyuni, pemuda asal Jawa Barat, bukakan bagi sebanyak mungkin anak muda Indonesia.(dok.Gilang/Kemenpora)
Rabu, 28 Oktober 2026

Dari Kelas Bahasa hingga Beasiswa, Fira Ajak Pemuda Indonesia “Tumbuh”

Bahasa bisa membuka pintu ke bangku kuliah, beasiswa, bahkan dunia usaha. Pintu-pintu itulah yang ingin Fira Nursyahyuni, pemuda asal Jawa Barat, bukakan bagi sebanyak mungkin anak muda Indonesia.

Baru lulus SMA pada 2026, Raffi Abya Saputra sudah punya pengalaman yang tak biasa bagi anak seusianya. Pemuda asal Kabupaten Malinau,(dok.Gilang/Kemenpora)
Sabtu, 24 Oktober 2026

Baru Lulus SMA, Peserta WYC 2026 Raffi dari Malinau Sudah Bicara Isu Hutan di COP29 Baku, Azerbaijan

Baru lulus SMA pada 2026, Raffi Abya Saputra sudah punya pengalaman yang tak biasa bagi anak seusianya. Pemuda asal Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara itu pernah menjadi pembicara di Paviliun Indonesia dalam konferensi iklim COP29 di Baku, Azerbaijan.

Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.(dok.Yayan/Kemenpora)
Jumat, 23 Oktober 2026

Belajar dari Wirasena Youth Camp 2026, Lifia Siapkan Langkah Baru untuk Literasi dan Budaya BalI

Di tengah kehidupan anak muda yang lekat dengan tren digital dan budaya populer, salah satu peserta Wirasena Youth Camp (WYC) 2026, Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.(dok.NPCI)
Jumat, 16 Oktober 2026

Juara Bertahan Asian Para Games, Rifky Pilih Tampil Lepas di Nagoya

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga
Rabu, 21 Oktober 2026

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengajak seluruh jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan pemangku kepentingan di seluruh daerah untuk melakukan transformasi fundamental.

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026
Rabu, 07 Oktober 2026

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026

Indonesian Padel League 2026 menjadi langkah pengembangan ekosistem padel nasional melalui penyelenggaraan kompetisi liga sekaligus penguatan pembinaan atlet dan tim nasional. Perkembangan tersebut turut melanjutkan momentum prestasi padel Indonesia yang meraih medali perak pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand
Senin, 05 Oktober 2026

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand

Timnas Indonesia menutup final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan atas Thailand melalui adu penalti 4-2 setelah bermain imbang 2-2 hingga 120 menit. Perayaan gelar juara di SUGBK semakin meriah dengan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto, Presiden FIFA Gianni Infantino, Menpora Erick Thohir, serta penampilan Anggun C. Sasmi dan Judika.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

Goverment Public Relation

Banner desktop HSP 2026. Banner website HSP 2026.