Bawa Pulang 8 Medali Emas dan 6 Perak, Tim Dayung SEA Games 2021 Disambut Kemenpora di Bandara Soetta

Senin, 16 Mei 2022
Bagikan:
Rombongan tim Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) yang mengikuti ajang SEA Games Vietnam 2021 tiba di Tanah Air. Rombongan yang berjumlah 38 orang dipimpin langsung Ketum PB-PODSI yang juga Menteri PUPR, Basuki Hadimulyono. (foto: muchlis/
Rombongan tim Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) yang mengikuti ajang SEA Games Vietnam 2021 tiba di Tanah Air. Rombongan yang berjumlah 38 orang dipimpin langsung Ketum PB-PODSI yang juga Menteri PUPR, Basuki Hadimulyono. (foto: muchlis/

Jakarta: Rombongan tim Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) yang mengikuti ajang SEA Games Vietnam 2021 tiba di Tanah Air. Rombongan yang berjumlah 38 orang dipimpin langsung Ketum PB-PODSI yang juga Menteri PUPR, Basuki Hadimulyono. 

Rombongan yang tiba di Terminal 3 Bandar Udara Internasional Soekarno–Hatta dijemput langsung Deputi III Bidang Pembudayaan Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahrga (Kemenpora) Raden Isnanta dan Asisten Deputi Penghargaan Olaharaga, Suyadi serta jajaran Kemenpora lainnya. 

Turut hadir pula, Komite Eksekutif Komite Olimpiade Indonesia (KOI),  Wakil Ketua Umum PB-PODSI, Laksamana Madya TNI Aan Kurnia dan Penasehat PB-PODSI
Laksamana Muda TNI (Pur) Sumartono. 

Dalam sambutannya, Ketua Umum Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Basuki Hadimulyono mengungkapkan bahwa tim dayung Indonesia berhasil meraih 8 medali emas dan 6 medali perak di SEA Games 2021 Vietnam. Hasil tersebut menurutnya sudah sesuai dengan target federasi dan pemerintah. 

Dia pun menyampaikan ucapan terimakasih kepada para atlet yang sudah berjuang, para tim di lapangan dan seluruh masyarakat yang sudah mendukung tim Indonesia. Dia berharap tim dayung dari nomor lainnya yang masih akan bertanding dan memperebutkan 19 medali dapat meraih medali yang lebih banyak lagi. 

"Mudah-mudahan kita mendpatakan medali yang lebih besar lagi. Seperti pesan Pak Presiden kita sudah selektif sekali dalam mengirimkan atlet, mudah-mudahan mendapatkan hasil yang optimal," harapnya. 

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Deputi III Bidang Pembudayaan Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahrga (Kemenpora) Raden Isnanta mengucapkan selamat datang kepada para rombongan atlet yang sudah mengharumkan nama Indonesia di ajang olahraga Asia Tenggara. 

"Selamat datang pahlawan Indonesia, pahlawan yang berjuang untuk mengharumkan nama Indonesia, mengibarkan Merah Putih dan mengumandangkan Indonesia Raya," kata Isnanta. 

Menurutnya, torehan delapan medali emas di SEA Games ini merupakan sebuah catatan yang luar biasa. Namun, dia mengingatkan agar tin dayung juga mempersiapkan diri menghadapi Asian Games dan Olimpiade sebagai target utama sesuai dengan Desain Besar Olahraga Nasional (DBON). 

"Kali ini sudah kesekian kalinya di tingkat Asia Tenggara kita yang terbaik dalam urusan dayung," ujarnya. 

Isnanta berharap para atlet yang masih akan bertanding di beberapa nomor cabang olahraga Dayung terus menambah pundi-pundi medali bagi Indonesia. Sehingga peringkat tiga besar yang diharapkan Presiden Joko Widodo dapat terwujud. 

"Kami atas nama pemerintah tentunya menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih," jelasnya. 

Disamping itu, dia mengapresiasi pembinaan yang dilakukan PODSI dan PPLP di berbagai daerah dalam menyiapkan atlet-atlet untuk masuk ke Pelatnas dan mewakili Indonesia di ajang olahraga internasional. Menurutnya, dari pembinaan tersebut, Indonesia memiliki banyak stok atlet dayung dari berbagai nomor yang dipertandingkan di setiap SEA Games. 

"Dalam konteks pembinaan kita menyiapkan atlet dari berbagai nomor, pembinaan itu dilahirkan dari Diklat , PPLP, di berbagai daerah, boleh dicek saya kira ini (atlet) lebih dari 80 persen ini adalah anak pembinaan dari bawah yang sistematis yang ada di PPLP," katanya. 

Selain itu, PB PODSI selalu menggelar kompetisi junior sehingga bakat yang dimiliki atlet dapat kelihatan untuk dibawa ke Pelatnas. 

"Dan juga ada venue-venue yang keren, sebetulnya dayung ini gayung bersambut, kompetisinya jalan,  venuenya dibangun juga keren-keren," katanya. 

Untuk diketahui, Tim Dayung Indonesia memperoleh 8 emas dan 6 perak. Delapan emas diperoleh Indonesia datang dari nomor Men's Lightweight Coxless Four, Men's Lighweight Quadruple Sculls, Men’s Lighweight Double Sculls dan Men’s Double Sculls. 

Selain tim dayung, pada hari ini juga rombongan dari tim Kickboxing  SEA Games 2021 juga tiba di Tanah Air. Rencananya, SEA Games Vietnam 2021 akan digelar dari tanggal 12-23 Mei 2022 di Hanoi Vietnam.(ded)

Menpora RI Erick Thohir ingin mengajak anak muda Indonesia membangun fondasi dan memberikan solusi untuk masa depan bangsa Indonesia. (foto:raiky/kemenpora.go.id)
Kamis, 29 Oktober 2026

Menpora Erick: IYS 2026 Jadi Ajang Membangun Fondasi dan Solusi untuk Masa Depan Indonesia

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir ingin mengajak anak muda Indonesia membangun fondasi dan memberikan solusi untuk masa depan bangsa Indonesia.

Penandatanganan memorandum of understanding (MoU) antara Menpora Erick Thohir dan Menaker Prof Yassierli dalam kegiata Indonesia Youth Summit (IYS) 2026 di Gedung Teater Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat.(foto:Andre/kemenpora.go.id)
Kamis, 29 Oktober 2026

Menpora Erick MoU dengan Menaker, Bersinergi dalam Pembangunan Ketenagakerjaan untuk Pemuda

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) bersama Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melakukan sinergi program pembangunan bidang ketenagakerjaan, kepemudaan, dan keolahragaan, Kamis (29/10) malam.

Menpora RI Erick meninjau booth-booth IYS 2026 yang terletak di depan loby utama lokasi IYS di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Kamis (29/10) malam.(foto:Andre/kemenpora.go.id)
Kamis, 29 Oktober 2026

Keliling Booth Indonesia Youth Summit 2026, Menpora Erick Sapa Puluhan Anak Muda dan Foto Bersama

Ajang Indonesia Youth Summit (IYS) 2026 menjadi magnet bagi anak-anak muda untuk mengunjungi pameran booth-booth organisasi dan komunitas pemuda.

Bahasa bisa membuka pintu ke bangku kuliah, beasiswa, bahkan dunia usaha. Pintu-pintu itulah yang ingin Fira Nursyahyuni, pemuda asal Jawa Barat, bukakan bagi sebanyak mungkin anak muda Indonesia.(dok.Gilang/Kemenpora)
Rabu, 28 Oktober 2026

Dari Kelas Bahasa hingga Beasiswa, Fira Ajak Pemuda Indonesia “Tumbuh”

Bahasa bisa membuka pintu ke bangku kuliah, beasiswa, bahkan dunia usaha. Pintu-pintu itulah yang ingin Fira Nursyahyuni, pemuda asal Jawa Barat, bukakan bagi sebanyak mungkin anak muda Indonesia.

Baru lulus SMA pada 2026, Raffi Abya Saputra sudah punya pengalaman yang tak biasa bagi anak seusianya. Pemuda asal Kabupaten Malinau,(dok.Gilang/Kemenpora)
Sabtu, 24 Oktober 2026

Baru Lulus SMA, Peserta WYC 2026 Raffi dari Malinau Sudah Bicara Isu Hutan di COP29 Baku, Azerbaijan

Baru lulus SMA pada 2026, Raffi Abya Saputra sudah punya pengalaman yang tak biasa bagi anak seusianya. Pemuda asal Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara itu pernah menjadi pembicara di Paviliun Indonesia dalam konferensi iklim COP29 di Baku, Azerbaijan.

Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.(dok.Yayan/Kemenpora)
Jumat, 23 Oktober 2026

Belajar dari Wirasena Youth Camp 2026, Lifia Siapkan Langkah Baru untuk Literasi dan Budaya BalI

Di tengah kehidupan anak muda yang lekat dengan tren digital dan budaya populer, salah satu peserta Wirasena Youth Camp (WYC) 2026, Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.(dok.NPCI)
Jumat, 16 Oktober 2026

Juara Bertahan Asian Para Games, Rifky Pilih Tampil Lepas di Nagoya

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga
Rabu, 21 Oktober 2026

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengajak seluruh jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan pemangku kepentingan di seluruh daerah untuk melakukan transformasi fundamental.

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026
Rabu, 07 Oktober 2026

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026

Indonesian Padel League 2026 menjadi langkah pengembangan ekosistem padel nasional melalui penyelenggaraan kompetisi liga sekaligus penguatan pembinaan atlet dan tim nasional. Perkembangan tersebut turut melanjutkan momentum prestasi padel Indonesia yang meraih medali perak pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand
Senin, 05 Oktober 2026

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand

Timnas Indonesia menutup final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan atas Thailand melalui adu penalti 4-2 setelah bermain imbang 2-2 hingga 120 menit. Perayaan gelar juara di SUGBK semakin meriah dengan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto, Presiden FIFA Gianni Infantino, Menpora Erick Thohir, serta penampilan Anggun C. Sasmi dan Judika.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

Goverment Public Relation

Banner desktop HSP 2026 Banner website HSP 2026