Menpora Amali Ingin Pelatihan Faham Radikalime Mampu Menguatkan Ideologi Bangsa

Selasa, 29 Maret 2022
Bagikan:
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali menginginkan Pelatihan Pencegahan Faham Radikalisme tahun 2022 memberikan dampak dan kemanfaatan ditengah masyarakat. Menpora Amali juga berpesan pentingnya penguatan ideologi bang
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali menginginkan Pelatihan Pencegahan Faham Radikalisme tahun 2022 memberikan dampak dan kemanfaatan ditengah masyarakat. Menpora Amali juga berpesan pentingnya penguatan ideologi bang

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali menginginkan Pelatihan Pencegahan Faham Radikalisme tahun 2022 memberikan dampak dan kemanfaatan ditengah masyarakat. Menpora Amali juga berpesan pentingnya penguatan ideologi bangsa kepada para pemuda peserta khususnya dan pemuda Indonesia pada umumnya.

"Selalu saya sampaikan bahwa setiap program-program harus jelas output, outcome dan kemanfaatannya untuk masyarakat. Jadi kita tidak hanya mengulang-ulang program yang sudah-sudah," tegas Menpora Amali saat membuka acara Pelatihan Pencegahan Faham Radikalisme tahun 2022 secara daring dari Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Selasa (29/3).

"Penguatan ideologi juga tidak kalah pentingnya. Bahwa, kita sudah punya satu pandangan yang sudah menjadi kesepakatan dari seluruh elemen bangsa ketika bangsa ini didirikan yakni Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI," tambah Menpora Amali.

Menurutnya, pelatihan faham radikalisme seperti ini penting dan juga bisa membantu pihak-pihak tertentu dalam menangani faham menyimpang ini. "Menurut saya ini penting tidak sekedar diskusi dan seminar biasa atau forum kajian biasa. Ini memiliki tujuan untuk membantu pihak-pihak tertentu yang terkait dengan penanganan faham radikalisme," tuturnya.

"Sehingga, tidak semakin hari semakin membesar dan menyebar faham radikalisme ini, tetapi kita persempit perkecil seminimal mungkin dengan upaya memonitoring terhadap para peserta ini, untuk dipantau seberapa mereka melakukan apa yang sudah dilatihkan tentang pencegahan ini," urainya.

Menpora Amali juga berpesan agar para peserta tidak diberikan materi-metari yang terlalu berat dan memberatkan, yang terpenting adalah hal-hal yang mendasar sebagai pegangan para pemuda agar nantinya bisa berkonsultasi dengan pihak-pihak terkait jika menemukan hal-hal dan faham-faham yang menyimpang. 

"Sehingga hal-hal mendasar juga harus diberikan kepada peserta misalnya, mengenali lingkungan seperti apa yang mulai bergerak kearah faham radikalisme ini. Kemudian, setelah mengenali mereka tahu apa yang harus dilakukan. Selanjutnya dengan ukuran-ukuran tertentu yang bisa menjadi pegangannya dan bisa berkonsultasi," jelas Menpora Amali.

"Dengan demikian apapun yang dikerjakan walaupun skalanya kecil, sumber daya terbatas, anggaran kecil dan sebagainya tetapi bisa efektif membantu untuk mengurangi faham radikalisme ini," tambahnya.

Menpora Amali juga mengingatkan pentingnya manfaat dari pelatihan ini karena akan memberikan dampak signifikan bahkan hingga menyelamatkan nama bangsa Indonesia di kancah dunia.

"Sebab, jika kita mendiamkan tidak bergerak faham-faham ini akan semakin menjalar dengan masif, maka akibatnya kita sendiri yang akan merasakan. Misalnya, pada saat Bom Bali 1, Bom Bali 2, dampaknya dirasakan secara nasional bagaimana mata dunia melihat Indonesia tidak aman dan citra buruk bagi negara kita," urainya mengingatkan.

"Gunakan kesempatan ini untuk mendapatkan tambahan pengetahuan dan informasi dari para narasumber dan terima kasih kepada Kadispora Andi Arwin Azis atas supportnya kepada kegiatan Kemenpora di Sulsel dan teman-teman pemprov Sulsel lainnya," pungkas Menpora Amali.(ben)

Menpora RI Erick Thohir mendampingi Presiden Prabowo Subianto menyerahkan bonus peraih medali Asian Games dan Asian Para Games 2026 Aichi-Nagoya di Istana Negara, Jakarta, Kamis (29/10). (foto: dok/BPMI)
Kamis, 29 Oktober 2026

Menpora Erick Dampingi Presiden Prabowo Serahkan Bonus Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, mendampingi Presiden Prabowo Subianto menyerahkan bonus peraih medali Asian Games dan Asian Para Games 2026 Aichi-Nagoya di Istana Negara, Jakarta, Kamis (29/10).

Dr. phil. Edo Sebastian Jaya, salah satu narasumber pada Singapore-Indonesia Youth Leaders Exchange Programme (SIYLEP) 2026.(foto:Kemenpora/Bagus)
Kamis, 29 Oktober 2026

Jelang 100 Tahun Sumpah Pemuda, Edo Bastian Ingatkan Pentingnya Resiliensi Anak Muda

Dr. phil. Edo Sebastian Jaya, salah satu narasumber pada Singapore-Indonesia Youth Leaders Exchange Programme (SIYLEP) 2026, menyampaikan bahwa generasi muda perlu memiliki resiliensi atau kemampuan untuk bangkit menghadapi kesulitan, termasuk keberanian untuk meminta bantuan ketika menghadapi masalah.

Chief Executive Officer National Youth Council (NYC) Singapore, David Chua, di Singapore-Indonesia Youth Leadership Exchange Programme (SIYLEP) pada ruang Seni Rupa, Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta, Rabu (28/10).(foto:Kemenpora/Gilang)
Kamis, 29 Oktober 2026

Jelang 100 Tahun Sumpah Pemuda, David Chua Dorong Pemuda Indonesia-Singapura Perkuat Kolaborasi Tak Sekadar Saling Memahami

Hubungan Indonesia dan Singapura di masa depan tidak cukup hanya dibangun melalui saling mengenal. Generasi muda kedua negara perlu melangkah lebih jauh, yakni menumbuhkan empati, menyelaraskan perspektif, dan memperkuat kolaborasi untuk menjawab berbagai tantangan bersama.

Bahasa bisa membuka pintu ke bangku kuliah, beasiswa, bahkan dunia usaha. Pintu-pintu itulah yang ingin Fira Nursyahyuni, pemuda asal Jawa Barat, bukakan bagi sebanyak mungkin anak muda Indonesia.(dok.Gilang/Kemenpora)
Rabu, 28 Oktober 2026

Dari Kelas Bahasa hingga Beasiswa, Fira Ajak Pemuda Indonesia “Tumbuh”

Bahasa bisa membuka pintu ke bangku kuliah, beasiswa, bahkan dunia usaha. Pintu-pintu itulah yang ingin Fira Nursyahyuni, pemuda asal Jawa Barat, bukakan bagi sebanyak mungkin anak muda Indonesia.

Baru lulus SMA pada 2026, Raffi Abya Saputra sudah punya pengalaman yang tak biasa bagi anak seusianya. Pemuda asal Kabupaten Malinau,(dok.Gilang/Kemenpora)
Sabtu, 24 Oktober 2026

Baru Lulus SMA, Peserta WYC 2026 Raffi dari Malinau Sudah Bicara Isu Hutan di COP29 Baku, Azerbaijan

Baru lulus SMA pada 2026, Raffi Abya Saputra sudah punya pengalaman yang tak biasa bagi anak seusianya. Pemuda asal Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara itu pernah menjadi pembicara di Paviliun Indonesia dalam konferensi iklim COP29 di Baku, Azerbaijan.

Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.(dok.Yayan/Kemenpora)
Jumat, 23 Oktober 2026

Belajar dari Wirasena Youth Camp 2026, Lifia Siapkan Langkah Baru untuk Literasi dan Budaya BalI

Di tengah kehidupan anak muda yang lekat dengan tren digital dan budaya populer, salah satu peserta Wirasena Youth Camp (WYC) 2026, Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.(dok.NPCI)
Jumat, 16 Oktober 2026

Juara Bertahan Asian Para Games, Rifky Pilih Tampil Lepas di Nagoya

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga
Rabu, 21 Oktober 2026

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengajak seluruh jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan pemangku kepentingan di seluruh daerah untuk melakukan transformasi fundamental.

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026
Rabu, 07 Oktober 2026

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026

Indonesian Padel League 2026 menjadi langkah pengembangan ekosistem padel nasional melalui penyelenggaraan kompetisi liga sekaligus penguatan pembinaan atlet dan tim nasional. Perkembangan tersebut turut melanjutkan momentum prestasi padel Indonesia yang meraih medali perak pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand
Senin, 05 Oktober 2026

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand

Timnas Indonesia menutup final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan atas Thailand melalui adu penalti 4-2 setelah bermain imbang 2-2 hingga 120 menit. Perayaan gelar juara di SUGBK semakin meriah dengan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto, Presiden FIFA Gianni Infantino, Menpora Erick Thohir, serta penampilan Anggun C. Sasmi dan Judika.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

Goverment Public Relation

Banner desktop HSP 2026 Banner website HSP 2026