Menpora Amali Jelaskan Terkait Kesiapan Indonesia Jadi Tuan Rumah Asean Para Games 2022 ke Komisi X DPR RI

Kamis, 24 Maret 2022
Bagikan:
 Menpora Amali memberikan penjelasan terkait kesanggupan Indonesia menjadi tuan rumah ASEAN Para Games 2022 menggantikan Vietnam. Keterangan secara lugas dan tuntas itu disampaikan pada saat menjawab pertanyaan pada Raker bersama Komisi X DPR RI, di Gedun
Menpora Amali memberikan penjelasan terkait kesanggupan Indonesia menjadi tuan rumah ASEAN Para Games 2022 menggantikan Vietnam. Keterangan secara lugas dan tuntas itu disampaikan pada saat menjawab pertanyaan pada Raker bersama Komisi X DPR RI, di Gedun

Jakarta: Menpora Amali memberikan penjelasan terkait kesanggupan Indonesia menjadi tuan rumah ASEAN Para Games 2022 menggantikan Vietnam. Keterangan secara lugas dan tuntas itu disampaikan pada saat menjawab pertanyaan pada Raker bersama Komisi X DPR RI, di Gedung Nusantara I Senayan Jakarta Pusat, Rabu (23/3). 

Kesanggupan menjadi tuan rumah dengan tempatnya di Jawa Tengah itu karena sebenarnya berawal dari ketidaksiapan Vietnam dan negara-negara lain, sehingga ASEAN Para Sports Federation yang menaungi ASEAN Para Games menunjuk Indonesia.

"Perlu saya sampaikan bahwa ini benar-benar adalah keputusan APSF (ASEAN Para Sports Federation). Jadi supaya tidak salah ya, tetapi arahan Bapak Presiden karena kita sudah terlanjur ditunjuk, kemudian ini menyangkut olahraga disabilitas maka kita harus sanggup dan arahan beliau carikan dananya kepada Menteri Keuangan," tegas Menpora Amali.

Penempatan di Solo atau Surakarta juga bukan tanpa alasan mendasar. APSF mempertimbangkan karena 2011 sudah pernah menjadi tuan rumah dan dipandang sukses.

"Dan itu tidak hanya di Solo atau Surakarta, tapi juga Sukoharjo, dan Karanganyar, makanya kami menamakannya di Jawa Tengah," ucapnya.

"Kemudian ini juga saya klarifikasi yang bertanggung jawab langsung Menpora, pemerintah setempat membantu Menpora. Ini kan tersiar kabar langsung ketuanya Walikota Surakarta, itu tidak. Jadi ini benar-benar kita (Indonesia) bersedia," tegasnya.

Selain penegasan di atas, dalam hal pembinaan memang even ini sangat diperlukan. Karena atlet para games bisa dua kali tertunda kalau tidak dilakukan di Indonesia, yakni dua kali di Manila dan Vietnam mereka tidak mendapatkan kesempatan. 

"Maka kita harus berikan wadah untuk bertanding untuk berkompetisi karena Paralimpiade Paris itu sudah menunggu. Jadi sekali lagi ini adalah kebaikan hati kita karena negara-negara lain tidak ada yang sanggup, meskipun ada Malaysia tetapi negara-negara ASEAN lainnya lebih condong ke Indonesia karena kita sudah punya pengalaman di Asian Para Games 2018 dan ASEAN Para Games 2011," jelasnya lagi.

Kenapa pilihannya di Solo, karena memang training camp untuk atlet-atlet disabilitas itu memang selama ini dipusatkan di sana, karena sarana pendukungnya ada. Ada RS dr Suharso untuk rehabilitasi dan lain sebagainya dan ada UNS. 

"Jadi ini sekali lagi penempatan, terus kita menjadi tuan rumah tidak ada hubungannya dengan Walikota Surakarta apalagi dengan Presiden karena ketuanya langsung Menpora, jadi ini menjadi informasi yang clear," penegasan kembali Menpora.

Perhatian pemerintah terhadap olahraga disabilitas bukan saja pada saat ada even saja. Semua setara, dan perlu diketahui bahwa atlet-atlet para games juga berada pada pembinaan prestasi. Pada Perpres No 86 tentang Desain Besar Olahraga Nasional target kita 100 tahun Indonesia merdeka pada 2045, tepatnya pada Olimpiade/Paralimpiade 2044 target sama yakni peringkat 5 dunia. "Training camp juga akan dibangun lengkap di Karanganyar sama dengan yang di Cibubur untuk non disabilitas," tutupnya.(cah)

Komisi X DPR RI menyampaikan apresiasi, pujian dan rasa bangga sampai bertepuk tangan atas capaian prestasi Indonesia pada ajang SEA Games dan ASEAN Para Games 2025 Thailand.(foto:Herry/kemenpora.go.id)
Selasa, 27 Januari 2026

Tepuk Tangan Komisi X DPR RI Untuk Prestasi di SEA Games dan ASEAN Para Games 2025, Menpora: Kita Bersiap Demi Pertahankan Prestasi

Komisi X DPR RI menyampaikan apresiasi, pujian dan rasa bangga sampai bertepuk tangan atas capaian prestasi yang diukir atlet Indonesia pada ajang SEA Games dan ASEAN Para Games 2025 Thailand.

pesta olahraga penyandang disabilitas se-Asia Tenggara atau ASEAN Para Games (APG) ke-13 Tahun 2025 Thailand resmi ditutup.(foto:Andre/kemenpora.go.id)
Selasa, 27 Januari 2026

ASEAN Para Games 2025 Thailand Resmi Berakhir, Atlet Indonesia Bangga Bawa Merah Putih Finis Kedua

Penyelenggaraan pesta olahraga penyandang disabilitas se-Asia Tenggara atau ASEAN Para Games (APG) ke-13 Tahun 2025 Thailand telah usai dan resmi di tutup. Para atlet Indonesia merasa bangga mampu membawa Merah Putih finis di posisi kedua.

Suporter memiliki peran penting untuk menjadi bagian dari pengembangan industri olahraga di Indonesia. (foto:dok/kemenpora.go.id)
Senin, 26 Januari 2026

Ini Syarat yang Wajib Dipenuhi Kalangan Profesional Untuk Menjadi Deputi Kemenpora

Kementrian Pemuda dan Olahraga RI (Kemenpora) membuka pintu bukan hanya untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) tetapi juga kalangan profesional non-PNS untuk menduduki jabatan pimpinan tinggi madya dengan posisi Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga.

Masa depan tak ada yang tahu, itulah yang kini dirasakan atlet para bulutangkis Rina Marlina yang sukses meraih medali emas ASEAN Para Games (APG). (foto:Andre/kemenpora.go.id)
Minggu, 25 Januari 2026

Dari ART Bergaji Rp 150 Ribu per Bulan, Marlina Kini Sukses Hattrick Medali Emas ASEAN Para Games

Masa depan tak ada yang tahu, itulah yang kini dirasakan atlet para bulutangkis Rina Marlina yang sukses meraih medali emas ASEAN Para Games (APG) 2025 Thailand, pada laga final nomor Women's Single SH6 melawan wakil tuan rumah Thailand dua set langsung dengan skor telak 21-5, 21-1.

Atlet para atletik asal Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Pulau Timor, Nusa Tenggara Timur (NTT) Alvin Nomleni meraih medali emas ASEAN Para Games 2025 Thailand.(foto: Andre/kemenpora.go.id)
Sabtu, 24 Januari 2026

Alvin Nomleni Pemuda NTT Bangga Persembahkan Medali Emas untuk Indonesia di ASEAN Para Games 2025 Thailand

Atlet para atletik asal Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Pulau Timor, Nusa Tenggara Timur (NTT) Alvin Nomleni menyampaikan rasa bangganya usai sukses menyabet medali emas dan mempersembahkannya untuk Merah Putih pada laga ASEAN Para Games 2025 Thailand.

Rasa syukur tiada tara kepada Allah SWT dipanjatkan Mariyati, atlet dayung perahu naga atau dragon boat di SEA Games Ke-33 Thailand Tahun 2025.(foto:Thomas/kemenpora.go.id)
Senin, 19 Januari 2026

Atlet Dayung Perahu Naga Mariyati Ingin Daftar Haji dan Umrahkan Orang Tua dengan Bonus SEA Games 2025

Rasa syukur tiada tara kepada Allah SWT dipanjatkan Mariyati, atlet dayung perahu naga atau dragon boat di SEA Games Ke-33 Thailand Tahun 2025. Bersama timnya, perempuan asal Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel) itu ikut membawa Indonesia keluar sebagai juara umum dalam nomor cabang olahraga (cabor) ini.

Atlet muda panjat tebing Indonesia Ardana Cikal Damarwulan mengucapkan terima kasih atas bonus yang diberikan pemerintah di SEA Games 2025 Thailand.(foto:raiky/kemenpora.go.id)
Kamis, 15 Januari 2026

Ardana Cikal, Atlet Muda Panjat Tebing Indonesia Gunakan Bonus Untuk Investasi dan Kembangkan Fasilitas Panjat di Bandung

Atlet muda panjat tebing Indonesia Ardana Cikal Damarwulan merasa bangga dan mengucapkan terima kasih atas bonus yang diberikan pemerintah atas capaian prestasinya di SEA Games 2025 Thailand lalu dengan meraih emas di nomor lead putra.

Menpora Erick Hadiri FIFA World Cup 2026 Trophy Tour di Jakarta
Jumat, 23 Januari 2026

Menpora Erick Hadiri FIFA World Cup 2026 Trophy Tour di Jakarta

Menpora Erick Thohir menghadiri FIFA World Cup 2026 Trophy Tour di Jakarta Convention Cenyer (JCC), Jakarta, Kamis (22/1).

Menpora Erick Sambut Baik Gelaran Pocari Sweat Run 2026
Jumat, 23 Januari 2026

Menpora Erick Sambut Baik Gelaran Pocari Sweat Run 2026

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Erick Thohir menyambut baik gelaran Pocari Sweat Run 2026.

Menpora Erick Dukung Perjuangan Tim Boccia Indonesia di Asean Para Games 2025
Rabu, 21 Januari 2026

Menpora Erick Dukung Perjuangan Tim Boccia Indonesia di Asean Para Games 2025

Menpora RI Erick Thohir, menyaksikan atlet boccia Indonesia berlaga di babak penyisihan grup, ASEAN Para Games 2025 Thailand

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner-desktop banner-mobile