Medical Center PSSI Diresmikan, Ketum PSSI: Terima Kasih Pak Presiden dan Pak Menpora

Senin, 14 Maret 2022
Bagikan:
Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), Mochamad Iriawan menyampaikan ucapan terimakasih kepada Presiden Joko Widodo dan Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali atas dukungan dan perhatiannya terhadap olahraga sepakbola.(foto:putra/kem
Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), Mochamad Iriawan menyampaikan ucapan terimakasih kepada Presiden Joko Widodo dan Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali atas dukungan dan perhatiannya terhadap olahraga sepakbola.(foto:putra/kem

Jakarta: Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), Mochamad Iriawan menyampaikan ucapan terimakasih kepada Presiden Joko Widodo dan Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali atas dukungan dan perhatiannya terhadap olahraga sepakbola. 

Salah satunya dengan keberadaan Medical Center milik PSSI yang berlokasi di Gedung GBK Arena, Lantai 5, Senayan Jakarta Pusat. Medical Center berstandar internasional ini dilengkapi dengan alat-alat canggih yang didatangkan dari Australia dan Jerman. 

"Medical Center ini yang pertama bagi cabang olahraga, khusunya sepakbola sejak 92 tahun kita berdiri. Terimakasih kepada Pak Presiden dan Pak Menpora atas pengadaan alat yang luar biasa canggih ini," kata Iriawan saat acara peresmian Medical Center PSSI, Senin (14/3/2022). 

Iriawan menjelaskan bahwa alat-alat yang ada di Medical Center ini nantinya akan dimanfaatkan oleh para atlet sepakbola khusunya dalam menghadapi Piala Dunia U-20 Tahun 2023 yang akan digelar di Indonesia. Selain itu, Medical Center ini juga boleh digunakan oleh atlet-atlet dari cabang olahraga lainnya maupun kalangan umum asalkan dikomunikasikan dengan petugas. 

"Tentu ruangan ini sangat bermanfaat bagi para atlet karena memang alat-alatnya cukup canggih pak. Ini dari Australia dan Jerman yang memang kelasnya kelas dunia," tukasnya. 

Iriawan mengungkapkan bahwa fengan keberadaan Medical Center ini, maka ketika ada atlet yang cedera ringan tidak perlu lagi dibawa ke rumah sakit rujukan dan bisa ditangani di tempat ini. Kecuali patah tulang atau cedera parah. 

Untuk jam operasional, Medical Center dibuka hari Senin sampai dengan Jumat dan tidak dipungut biaya karena sudah ditanggung semua oleh pemerintah.  Untuk para dokter sendiri, alat-alat ini akan dioperasikan oleh dokter internal dari PSSI, karena mereka sudah dilatih selama dua bulan oleh penyedia alat. 

"Ini semua dokternya dari PSSI, semuanya terlatih dari pengada alat, kita training, kita bisa melihat yang menerangkan dari PSSI semua, dokter dari dalam semua. Sehingga training mereka cukup lama dua bulan sehingga mereka betul-betul bisa mengoperasikan alat ini karena langsung connect dengan komputer shingga tidak sembarang orang bisa mengoperasikan," jelasnya. 

Sebelumnya, Menpora Amali meresmikan Medical Center PSSI di Gedung GBK Arena,  Lantai 5, Senayan Jakarta Pusat, Senin (14/3) siang. 

Dalam sambutannya, Menpora Amali mengatakan bahwa keberadaan Medical Center tersebut merupakan salah satu bentuk sinergi antara Pemerintah dalam hal ini Kemenpora dan federasi sepakbola yakni PSSI. 

"Adanya medical center ini karena ketua mmumn PSSI nya pak Mochammad Iriawan. Dan saya kira sinergi antara federasi, PSSI dan pemerintah, teman-teman media sudah bisa lihat sekarang ini luar biasa, kita memberikan dukungan tetapi dukungan kita selalu sesuai aturan," kata Menpora Amali. 

Dengan kehadiran medical center, Menpora Amali berharap bisa dimanfaatkan maksimal untuk para atlet bukan saja atlet sepakbola tapi juga atlet cabang olahraga lainnya asalkan jadwalnya tidak bentrok. 

"Kita berharap ini akan bisa dimanfaatkan secara maksimal, dan pemerintah memberikan dukungan sepenuhnya terhadap keberadaan medical center. Selamat atas peresmian ini, mudah-mudahan semakin baik prestasi olahraga kita pada umumnya dan khususnya sepakbola. Fasilitas ini bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk para atlet kita," harapnya. 

Hadir dalam acara ini, Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahrga, Chandra Bhakti, Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, Sekjen PSSI, Yunus Nusi, Direktur Teknik, Indra Sjafri, Direktur LIB Akhmad Hadian Lukita, dan Direktur GBK Rakhmadi Afif Kusumo.(ded)

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ahmad Wiyagus mengajak pemuda menyiapkan diri menjadi pemimpin berintegritas sekaligus mitra pembangunan.(dok.Kemenpora)
Jumat, 30 Oktober 2026

Wamendagri di Indonesia Youth Summit 2026, Ajak Pemuda Jadi Mitra Pembangunan dan Pemimpin Berintegritas

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ahmad Wiyagus mengajak pemuda menyiapkan diri menjadi pemimpin berintegritas sekaligus mitra pembangunan. Ajakan itu disampaikan dalam keynote speech bertajuk “From Youth Camp to National Leadership Pipeline” di Indonesia Youth Summit (IYS) 2026, Jumat (30/10).

Keterbatasan ekonomi dan minimnya ruang pengembangan diri tidak menyurutkan semangat anak muda Wonogiri untuk berkarya, Melalui Wonogiri Youth Forum (WYF).(dok.Beny/Kemenpora)
Jumat, 30 Oktober 2026

Dari Pelosok ke Panggung Nasional, Wonogiri Youth Forum Buktikan Anak Muda Daerah Bisa Bersaing di IYS 2026

Keterbatasan ekonomi dan minimnya ruang pengembangan diri tidak menyurutkan semangat anak muda Wonogiri untuk berkarya. Melalui Wonogiri Youth Forum (WYF), mereka berupaya menghadirkan wadah bagi generasi muda agar lebih berdaya, berintegritas, dan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Indonesia Youth Summit (IYS) 2026 menghadirkan ruang bagi anak muda untuk bertukar gagasan, mengenalkan inovasi, memperluas jejaring, dan menunjukkan kreativitas.(dok.Kemenpora)
Jumat, 30 Oktober 2026

Tenant F&B di IYS 2026 Jadi Ruang Belajar bagi Pelaku Usaha Muda

Indonesia Youth Summit (IYS) 2026 menghadirkan ruang bagi anak muda untuk bertukar gagasan, mengenalkan inovasi, memperluas jejaring, dan menunjukkan kreativitas. Di sela rangkaian kegiatan tersebut, sejumlah tenant makanan dan minuman atau food and beverage (F&B) turut meramaikan acara sekaligus menjadi ruang belajar bagi pelaku usaha muda, Jumat (30/10).

Bahasa bisa membuka pintu ke bangku kuliah, beasiswa, bahkan dunia usaha. Pintu-pintu itulah yang ingin Fira Nursyahyuni, pemuda asal Jawa Barat, bukakan bagi sebanyak mungkin anak muda Indonesia.(dok.Gilang/Kemenpora)
Rabu, 28 Oktober 2026

Dari Kelas Bahasa hingga Beasiswa, Fira Ajak Pemuda Indonesia “Tumbuh”

Bahasa bisa membuka pintu ke bangku kuliah, beasiswa, bahkan dunia usaha. Pintu-pintu itulah yang ingin Fira Nursyahyuni, pemuda asal Jawa Barat, bukakan bagi sebanyak mungkin anak muda Indonesia.

Baru lulus SMA pada 2026, Raffi Abya Saputra sudah punya pengalaman yang tak biasa bagi anak seusianya. Pemuda asal Kabupaten Malinau,(dok.Gilang/Kemenpora)
Sabtu, 24 Oktober 2026

Baru Lulus SMA, Peserta WYC 2026 Raffi dari Malinau Sudah Bicara Isu Hutan di COP29 Baku, Azerbaijan

Baru lulus SMA pada 2026, Raffi Abya Saputra sudah punya pengalaman yang tak biasa bagi anak seusianya. Pemuda asal Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara itu pernah menjadi pembicara di Paviliun Indonesia dalam konferensi iklim COP29 di Baku, Azerbaijan.

Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.(dok.Yayan/Kemenpora)
Jumat, 23 Oktober 2026

Belajar dari Wirasena Youth Camp 2026, Lifia Siapkan Langkah Baru untuk Literasi dan Budaya BalI

Di tengah kehidupan anak muda yang lekat dengan tren digital dan budaya populer, salah satu peserta Wirasena Youth Camp (WYC) 2026, Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.(dok.NPCI)
Jumat, 16 Oktober 2026

Juara Bertahan Asian Para Games, Rifky Pilih Tampil Lepas di Nagoya

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga
Rabu, 21 Oktober 2026

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengajak seluruh jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan pemangku kepentingan di seluruh daerah untuk melakukan transformasi fundamental.

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026
Rabu, 07 Oktober 2026

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026

Indonesian Padel League 2026 menjadi langkah pengembangan ekosistem padel nasional melalui penyelenggaraan kompetisi liga sekaligus penguatan pembinaan atlet dan tim nasional. Perkembangan tersebut turut melanjutkan momentum prestasi padel Indonesia yang meraih medali perak pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand
Senin, 05 Oktober 2026

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand

Timnas Indonesia menutup final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan atas Thailand melalui adu penalti 4-2 setelah bermain imbang 2-2 hingga 120 menit. Perayaan gelar juara di SUGBK semakin meriah dengan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto, Presiden FIFA Gianni Infantino, Menpora Erick Thohir, serta penampilan Anggun C. Sasmi dan Judika.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

Goverment Public Relation

Banner desktop HSP 2026. Banner website HSP 2026.