Agar Tak Timbulkan Masalah, Kemenpora RI Berikan Pendampingan Bimtek Pengelolaan Laporan Dana Fasilitasi Induk Cabor

Senin, 26 Oktober 2020
Bagikan:
Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) menggelar Bimbingan Teknis Pengelolaan Laporan Pertanggungjawaban Cabang Olahraga Penerima Dana Fasilitasi Tahun 2020 di Hotel Santika, Slipi, Jakarta, Senin (26/10) malam. Acara ini bagian
Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) menggelar Bimbingan Teknis Pengelolaan Laporan Pertanggungjawaban Cabang Olahraga Penerima Dana Fasilitasi Tahun 2020 di Hotel Santika, Slipi, Jakarta, Senin (26/10) malam. Acara ini bagian

Jakarta: Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) menggelar Bimbingan Teknis Pengelolaan Laporan Pertanggungjawaban Cabang Olahraga Penerima Dana Fasilitasi Tahun 2020 di Hotel Santika, Slipi, Jakarta, Senin (26/10) malam. Acara ini bagian dari pengawasan dan pendampingan Kemenpora RI agar cabor tidak menemukan masalah dalam penggunaan anggaran.   

Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Chandra Bhakti meminta kepada 18 induk cabang olahraga dan NPC yang menerima dana fasilitasi tahun 2020, khususnya cabor yang mempersiapkan diri untuk mengikuti kualifikasi Olimpiade Tokyo 2021 dan pembinaan jangka panjang menyelesaikan laporan pertangungjawaban dengan baik, transparan, akuntabel, tepat waktu dan tidak menimbulkan masalah. 

Menurutnya, arahan Pak Menteri (Menpora RI) jelas. Menpora RI tidak ingin fasilitasi untuk cabang olahraga menimbulkan masalah dikemudian hari. Predikat laporan keuangan Kemenpora tahun 2019 sudah mencapai predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk itu tahun-tahun selanjutnya harus dapat dipertahankan.

"Pak Menteri tidak ingin fasilitasi ini menimbulkan masalah, tentu ini terkait juga dari laporan keuangan cabor. Jangan sampai telat dan jangan sampai jika diaudit BPK menjadi temuan. Arahan Pak Menteri jelas yakni tetap mempertahankan WTP dan jika saat diaudit BPK tidak terjadi temuan," ujarnya, Senin (26/10) malam. 

Ini semua lanjutnya, adalah bagian komitmen untuk melakukan perbaikan tata kelola Kemenpora. "Jika ada masalah sampaikan dengan transparan dan detail. Ini penting, mulai dari komponen bantuan, akomodasi, peralatan, try out dan sebagainya, semua harus disampaikan dengan transparan dan detail," katanya.

"Kami siap jika diperlukan pendampingan ke cabor jika dibutuhkan. Harapan saya semoga semua setelah bimtek ini, bisa melengkapi apa yang kurang, apa yang salah jadi benar dan jika ada audit tidak repot lagi. Karena standar pemeriksanaan BPK dan inspektorat kita sama, ilmunya juga sama," tegas Chandra seraya berharap para peserta memanfaatkan kesempatan bimtek ini dengan sebaik mungkin.

Sebagai informasi, kedepan cabor harus menyampaikan proposalnya melalui aplikasi atau e-proposal sesuai permintaan KPK. "Tahun 2021 usulan cabor itu melalui e-proposal yang merupakan bagian dari perbaikan tata kelola pelayanan publik, sehingga tidak ada lagi dalam penyampaikan proposal yang sifatnya langsung, sehingga semua lebih profesional dan lebih cepat," tambahnya. 

Sementara, Head Coach Cabang Olahraga Wushu (PB WI) Novianti menyambut baik bimtek Kemenpora ini. Bimbingan Teknis Pengelolaan Laporan Pertanggungjawaban Cabang Olahraga Penerima Dana Fasilitasi Tahun 2020 ini menurutnya, sangat membantu induk cabang olahraga dalam mengelola pertanggungjawaban keuangan. 

"Kegiatan ini sangat positif sekali sangat membantu PB-PB dalam membuat LPJ. Sehingga kedepan nantinya tidak akan timbul masalah, karena tidak semua induk cabor ini familiar atau terbiasa dengan laporan pertanggungjawaban keuangan ya sehingga memang sangat membutuhkan pendampingan seperti ini," ujarnya.

"Terlebih kita langsung yang mengelola, kita langsung yang menggunakan anggaran APBN ini dan tidak bisa sembarangan. Sejauh ini kami tidak ada masalah karena intens komunikasi dengan Kemenpora dan kebetulan di Wushu ini kami menggunakan jasa konsultan BPK dalam menggunakan anggaran atau jika ada perubahan apapun kami selalu komunikasikan," tutupnya. (ben)

Menpora Erick berdialog dengan para peserta Wirasena Youth Camp 2026 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Senin (26/10). (foto:Yayan/kemenpora.go.id)
Senin, 26 Oktober 2026

Berdialog Langsung dengan Peserta Wirasena Youth Camp, Menpora Erick Ajak Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, menegaskan pentingnya membangun kultur patriotik, gigih, dan berempati bagi generasi muda guna menghadapi tantangan zaman.

Peserta Wirasena Youth Camp (WYC) 2026 mengunjungi Kampung Pramuka Cemara di Kelurahan Tugu Utara, Jakarta Utara, pada Minggu (25/10), untuk mempelajari pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat.(dok.Kemenpora)
Minggu, 25 Oktober 2026

Tabungan Sampah Bisa untuk Bayar Sekolah, Peserta Wirasena Youth Camp Belajar dari Kampung Pramuka Cemara

Peserta Wirasena Youth Camp (WYC) 2026 mengunjungi Kampung Pramuka Cemara di Kelurahan Tugu Utara, Jakarta Utara, pada Minggu (25/10), untuk mempelajari pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat. Dalam kunjungan tersebut, peserta melihat langsung praktik pengolahan sampah melalui bank sampah, pemanfaatan sampah organik, hingga sistem pembayaran biaya pendidikan anak usia dini (PAUD) menggunakan sampah.

Peserta Wirasena Youth Camp 2026 mengikuti pembelajaran di luar kelas melalui kunjungan edukatif ke tiga lokasi di Jakarta, Minggu (25/10). (dok.Kemenpora)
Minggu, 25 Oktober 2026

Wirasena Youth Camp 2026 Ajak Peserta Belajar Patriotik, Gigih, dan Berempati Lewat Tur Jakarta

Peserta Wirasena Youth Camp 2026 mengikuti pembelajaran di luar kelas melalui kunjungan edukatif ke tiga lokasi di Jakarta, Minggu (25/10). Kegiatan ini menjadi sarana untuk memperkuat nilai patriotik, gigih, dan berempati melalui pengenalan inovasi lingkungan, sejarah dan budaya, serta perjuangan bangsa Indonesia.

Baru lulus SMA pada 2026, Raffi Abya Saputra sudah punya pengalaman yang tak biasa bagi anak seusianya. Pemuda asal Kabupaten Malinau,(dok.Gilang/Kemenpora)
Sabtu, 24 Oktober 2026

Baru Lulus SMA, Peserta WYC 2026 Raffi dari Malinau Sudah Bicara Isu Hutan di COP29 Baku, Azerbaijan

Baru lulus SMA pada 2026, Raffi Abya Saputra sudah punya pengalaman yang tak biasa bagi anak seusianya. Pemuda asal Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara itu pernah menjadi pembicara di Paviliun Indonesia dalam konferensi iklim COP29 di Baku, Azerbaijan.

Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.(dok.Yayan/Kemenpora)
Jumat, 23 Oktober 2026

Belajar dari Wirasena Youth Camp 2026, Lifia Siapkan Langkah Baru untuk Literasi dan Budaya BalI

Di tengah kehidupan anak muda yang lekat dengan tren digital dan budaya populer, salah satu peserta Wirasena Youth Camp (WYC) 2026, Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.(dok.NPCI)
Jumat, 16 Oktober 2026

Juara Bertahan Asian Para Games, Rifky Pilih Tampil Lepas di Nagoya

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. (dok. Gilang/Kemenpora)
Senin, 21 September 2026

Dua Tahun Tekuni Teqball, Debut Sumaya Sukses Raih Medali Perak Pertama untuk Indonesia di Asian Games 2026

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga
Rabu, 21 Oktober 2026

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengajak seluruh jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan pemangku kepentingan di seluruh daerah untuk melakukan transformasi fundamental.

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026
Rabu, 07 Oktober 2026

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026

Indonesian Padel League 2026 menjadi langkah pengembangan ekosistem padel nasional melalui penyelenggaraan kompetisi liga sekaligus penguatan pembinaan atlet dan tim nasional. Perkembangan tersebut turut melanjutkan momentum prestasi padel Indonesia yang meraih medali perak pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand
Senin, 05 Oktober 2026

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand

Timnas Indonesia menutup final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan atas Thailand melalui adu penalti 4-2 setelah bermain imbang 2-2 hingga 120 menit. Perayaan gelar juara di SUGBK semakin meriah dengan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto, Presiden FIFA Gianni Infantino, Menpora Erick Thohir, serta penampilan Anggun C. Sasmi dan Judika.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

Goverment Public Relation

Banner desktop HSP 2026 Banner website HSP 2026