PABSI, NOC dan Menpora Amali Akan Memperjuangkan Angkat Besi Tetap Dipertandingkan di Olimpiade 2028

Senin, 13 Desember 2021
Bagikan:
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Zainudin Amali memastikan pemerintah akan terus mendapingi Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PB PABSI) dan NOC Indonesia (Komite Olimpiade Indonesia) dalam memperjuangkan cabang olahraga
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Zainudin Amali memastikan pemerintah akan terus mendapingi Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PB PABSI) dan NOC Indonesia (Komite Olimpiade Indonesia) dalam memperjuangkan cabang olahraga

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Zainudin Amali memastikan pemerintah akan terus mendapingi Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PB PABSI) dan NOC Indonesia (Komite Olimpiade Indonesia) dalam memperjuangkan cabang olahraga angkat besi sehingga tetap dipertandingkan pada Olimpiade 2028 Los Angeles.

Untuk diketahui, angkat besi, tinju, dan modern pentathlon adalah tiga cabang olahraga yang diusulkan dicoret dan tidak dipertandingkan dalam Olimpiade 2028 Los Angeles. Meskipun menurut Menpora Amali hingga saat ini belum ada informasi resmi diterima pihaknya.

“Kita belum mendapatkan pemberitahuan resmi tentang tidak akan dipertandingkannya cabang olahraga Angkat Besi pada Olmipiade 2028 di Los Angeles,” kata Menpora Amali saat melakukan konferensi pers secara virtual, Senin (13/12) sore.

Namun demikian, pihaknya harus mengantisipasi bila hal tersebut benar-benar terjadi. Sebab, angkat besi masuk dalam Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) yang tertuang dalam Pertauran Presiden (Perpres Nomor 86 Tahun 2021. Dalam DBON ini, ada 14 cabang olahraga unggulan untuk mencapai target-target pemerintah di Olimpiade dan Paralimpiade.

“Kami akan juga memperjuangkan ini. Karena angkat besi ada di dalam Perpres 86 Tahun 2021 tentang DBON. Kami memiliki target untuk menembus lima besar Olimpiade 2044. Dan angkat besi selama ini jadi andalan mendapat medali," ujarnya.

Menpora Amali menegaskan pihaknya tidak akan membiarkan PABSI berjuang sendirian dan akan didampingi NOC (Komite Olimpiade Nasional) dan pemerintah sepanjang yang memungkinkan.

“Tentu kami tidak akan memberikan PABSI berjuang sendirian. NOC dan pemerintah akan mendampingi sepanjang memungkinkan. Artinya pemerintah juga membatasi diri di area-area yang memungkinkan untuk pemerintah bisa masuk. Kalau tidak nanti akan dianggap intervensi atau campur tangan pemerintah terlalu dalam terhadap federasi nasional,” tukasnya.

Dia pun menghimbau para atlet untuk terus berlatih dan tidak terpengaruh oleh kabar yang beredar tersebut shingga membuat semangatnya turun.

“Jangan berkecil hati, kita akan selalu mendampingi, pemerintah mendampingi, NOC akan mendampingi. Teman-teman (atlet) berlatih secara normal saja, jangan ada rasa ini tidak dipertandingkan kemudian mengendorkam semangat,” harapnya.

Sementara itu, Ketua NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari, mengatakan pihaknya akan turut melakukan diplomasi kepada International Olympic Committee atau Komite Olimpiade Internasional, Federasi Angkat Besi Internasional (IWF) maupun federasi di wilayah Asia agar cabang olahraga angkat besi tetap dipertandingkan pada Olimpiade 2028. Karena angkat besi selalu menyumbangkan medali di setiap olimpiade.

“Indonesia bukan hanya akan menunggu nasib, tetapi akan mengambil peran untuk berdiplomasi secara internasional. Kami akan bekerjasama dengan PABSI atas dukungan dari Menpora beserta pemerintah Indonesia,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua Umum PB PABSI, Djoko Pramono mengungkapkan bahwa penghapusan angkat besi di Olimpiade 2028 Los Angeles dengan alasan cabang olahraga tersebut banyak temuan penggunaan doping. Menurutnya, ketiga cabang olahraga tersebut dicoret dan akan digantikan dengan skateboard, climbing dan surfing.

“Soal penambahan nomor-nomor olimpiade cabang baru saya tidak ada masalah. Tapi mengapa harus ada yang pihak yang dikorbankan? yang belum tentu itu merupakan biang keladi terjadinya doping di cabang-cabang olahraga ini,” tegasnya.

Dengan demikian, dia menegaskan pihaknya akan memperjuangkan agar angkat besi tetap dipertandingkan di Olimpiade 2028.“Tadi bapak menteri sudah mengatakan, ketum NOC sudah mengatakan mari kita berjuang bersama-sama, ini belum diketok palu. Tapi kita harus mewaspadai bahwa ini tidak boleh terjadi,” tegasnya.(ded)

Suporter memiliki peran penting untuk menjadi bagian dari pengembangan industri olahraga di Indonesia. (foto:dok/kemenpora.go.id)
Senin, 26 Januari 2026

Ini Syarat yang Wajib Dipenuhi Kalangan Profesional Untuk Menjadi Deputi Kemenpora

Kementrian Pemuda dan Olahraga RI (Kemenpora) membuka pintu bukan hanya untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) tetapi juga kalangan profesional non-PNS untuk menduduki jabatan pimpinan tinggi madya dengan posisi Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga.

Kontingen Indonesia dipastikan finis kedua di ASEAN Para Games Ke-13 Tahun 2025 yang berlangsung pada 20-25 Januari 2026 di Thailand.
Senin, 26 Januari 2026

Lampaui Target, Indonesia Koleksi 135 Emas dan Finis Runner Up di ASEAN Para Games 2025

Kontingen Indonesia dipastikan finis kedua di ASEAN Para Games Ke-13 Tahun 2025 yang berlangsung pada 20-25 Januari 2026 di Thailand. Menpora Erick Thohir menyampaikan apresiasi atas perjuangan dan dedikasi tinggi seluruh kontingen Merah Putih.

Atlet para bulutangkis putri Leani Ratri Oktila berhasil persembahkan tiga medali emas untuk kontingen Indonesia di ajang ASEAN Para Games (APG) 2025 Thailand.(foto:Andre/kemenpora.go.id
Minggu, 25 Januari 2026

Raih Tiga Emas ASEAN Para Games Thailand, Leani Ratri Harap Regenerasi Atlet Para Bulutangkis Putri Indonesia Berjalan Baik

Atlet para bulutangkis putri Leani Ratri Oktila berhasil persembahkan tiga medali emas untuk kontingen Indonesia di ajang ASEAN Para Games (APG) 2025 Thailand.

Masa depan tak ada yang tahu, itulah yang kini dirasakan atlet para bulutangkis Rina Marlina yang sukses meraih medali emas ASEAN Para Games (APG). (foto:Andre/kemenpora.go.id)
Minggu, 25 Januari 2026

Dari ART Bergaji Rp 150 Ribu per Bulan, Marlina Kini Sukses Hattrick Medali Emas ASEAN Para Games

Masa depan tak ada yang tahu, itulah yang kini dirasakan atlet para bulutangkis Rina Marlina yang sukses meraih medali emas ASEAN Para Games (APG) 2025 Thailand, pada laga final nomor Women's Single SH6 melawan wakil tuan rumah Thailand dua set langsung dengan skor telak 21-5, 21-1.

Atlet para atletik asal Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Pulau Timor, Nusa Tenggara Timur (NTT) Alvin Nomleni meraih medali emas ASEAN Para Games 2025 Thailand.(foto: Andre/kemenpora.go.id)
Sabtu, 24 Januari 2026

Alvin Nomleni Pemuda NTT Bangga Persembahkan Medali Emas untuk Indonesia di ASEAN Para Games 2025 Thailand

Atlet para atletik asal Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Pulau Timor, Nusa Tenggara Timur (NTT) Alvin Nomleni menyampaikan rasa bangganya usai sukses menyabet medali emas dan mempersembahkannya untuk Merah Putih pada laga ASEAN Para Games 2025 Thailand.

Rasa syukur tiada tara kepada Allah SWT dipanjatkan Mariyati, atlet dayung perahu naga atau dragon boat di SEA Games Ke-33 Thailand Tahun 2025.(foto:Thomas/kemenpora.go.id)
Senin, 19 Januari 2026

Atlet Dayung Perahu Naga Mariyati Ingin Daftar Haji dan Umrahkan Orang Tua dengan Bonus SEA Games 2025

Rasa syukur tiada tara kepada Allah SWT dipanjatkan Mariyati, atlet dayung perahu naga atau dragon boat di SEA Games Ke-33 Thailand Tahun 2025. Bersama timnya, perempuan asal Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel) itu ikut membawa Indonesia keluar sebagai juara umum dalam nomor cabang olahraga (cabor) ini.

Atlet muda panjat tebing Indonesia Ardana Cikal Damarwulan mengucapkan terima kasih atas bonus yang diberikan pemerintah di SEA Games 2025 Thailand.(foto:raiky/kemenpora.go.id)
Kamis, 15 Januari 2026

Ardana Cikal, Atlet Muda Panjat Tebing Indonesia Gunakan Bonus Untuk Investasi dan Kembangkan Fasilitas Panjat di Bandung

Atlet muda panjat tebing Indonesia Ardana Cikal Damarwulan merasa bangga dan mengucapkan terima kasih atas bonus yang diberikan pemerintah atas capaian prestasinya di SEA Games 2025 Thailand lalu dengan meraih emas di nomor lead putra.

Menpora Erick Hadiri FIFA World Cup 2026 Trophy Tour di Jakarta
Jumat, 23 Januari 2026

Menpora Erick Hadiri FIFA World Cup 2026 Trophy Tour di Jakarta

Menpora Erick Thohir menghadiri FIFA World Cup 2026 Trophy Tour di Jakarta Convention Cenyer (JCC), Jakarta, Kamis (22/1).

Menpora Erick Sambut Baik Gelaran Pocari Sweat Run 2026
Jumat, 23 Januari 2026

Menpora Erick Sambut Baik Gelaran Pocari Sweat Run 2026

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Erick Thohir menyambut baik gelaran Pocari Sweat Run 2026.

Menpora Erick Dukung Perjuangan Tim Boccia Indonesia di Asean Para Games 2025
Rabu, 21 Januari 2026

Menpora Erick Dukung Perjuangan Tim Boccia Indonesia di Asean Para Games 2025

Menpora RI Erick Thohir, menyaksikan atlet boccia Indonesia berlaga di babak penyisihan grup, ASEAN Para Games 2025 Thailand

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner-desktop banner-mobile