Menpora Amali Cek TDP ICT Peparnas, LADI Sebut Hari Senin 200 Sampel Dikirim ke Qatar

Sabtu, 13 November 2021
Bagikan:
Sebanyak 153 sampel urin atlet dari target 200 yang akan dikirimkan ke badan doping dunia (WADA) melalui laboratorium yang ada di Qatar sudah diperoleh Lembaga Anti Doping Indonesia (LADI) dari ajang Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI Papua 2021.(fo
Sebanyak 153 sampel urin atlet dari target 200 yang akan dikirimkan ke badan doping dunia (WADA) melalui laboratorium yang ada di Qatar sudah diperoleh Lembaga Anti Doping Indonesia (LADI) dari ajang Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI Papua 2021.(fo

Jayapura: Sebanyak 153 sampel urin atlet dari target 200 yang akan dikirimkan ke badan doping dunia (WADA) melalui laboratorium yang ada di Qatar sudah diperoleh Lembaga Anti Doping Indonesia (LADI) dari ajang Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI Papua 2021.

Sampel urin atlet tersebut diambil dari para peraih medali emas dan atlet pemecah rekornas pada pesta olahraga bagi atlet disabilitas ini dan diagendakan akan dikirimkan pada Senin (15/11/2021) mendatang, atau dua hari setelah penutupan Peparnas XVI Papua 2021.

Hal ini sebagai gerak cepat LADI yang didukung penuh oleh Pemerintah dalam hal ini Kemenpora di bawah komando Menpora Zainudin Amali, untuk mempercepat pembebasan sanksi WADA terhadap LADI, di mana sebelumnya terdapat tiga permasalahan yang harus diselesaikan dengan cepat seperti komunikasi, administrasi dan permasalahan teknis masuk didalamnya adalah sampel urin atlet peraih medali.

"Saat kami melakukan raker dengan Komisi X DPR RI kemarin, telah disimpulkan terdapat tiga hal yang menjadi masalah kita mendapatkan sanksi dari WADA. Pertama adalah masalah komunikasi, di mana saat ini komunikasi sudah berlangsung lancar sekarang antara LADI dengan WADA bahkan dengan SEARADO (Southeast Asia Regional Anti-Doping Organization) dan JADA (Japan Anti Doping Agency). Hampir setiap hari LADI melalui bu Sekjen LADI berkomunikasi dan berkoordinasi dan dengan laboratorium di Qatar kita sudah bekerja sama," ucap Menpora Amali saat berkunjung sekaligus mengecek sampel urin atlet di Balai Laboratorium Kesehatan Pemerintah Provinsi Papua, Jumat (12/11/2021) petang.

Lebih lanjut, Menpora Amali mengatakan soal administrasi semuanya sudah dilingkapi, bahkan menurutnya komitmen dari pemerintah dan DPR RI memasukkan LADI di dalam revisi Undang-undang SKN. "Kedepannya, LADI ini menjadi badan yang independen dan profesional, meski tetap mendapat dukungan dari pemerintah berupa pembiayaan, tetapi tidak boleh intervensi," tuturnya.

Permasalahan yang akan segera di selesaikan adalah teknis berupa test doping plan (TDP), yakni sampel-sampel urin atlet dari para atlet yang berlaga di ajang PON XX Papua, Peparnas XVI Papua dan yang diluar kompetisi.

Adapun TDP In Competetion Test (ICT) PON Papua sebanyak 723 Sample, sudah dikirimkan kepada Anti-Doping Lab (ADL) Qatar yang telah terakreditasi oleh WADA dalam dua tahap, dengan rincian 202 sample dikirimkan pada 19 Oktober 2021 dan 521 sample akan dikirimkan pada 25 Oktober 2021 lalu, kemudian akan segera dikirim 200 sampel dari ajang Peparnas dan 122 yang diluar kompetisi.

"Saat ini melalui ajang Peparnas XVI Papua sudah didapat 153 sampel urin, mudah-mudahan bisa terpenuhi hingga 200 sampai dengan besok, karena masih ada pererbutan medali dan kemungkinan ada pemecahan rekor lagi, sehingga setelah terpenuhi langsung dikirimkan ke laboratorium yang ada di Qatar," ucap Menpora Amali.

"Kemudian terkait yang 122 dari non kompetisi, teman-teman dari LADI akan mengejar sampel itu paling lambat akhir November, ini bagi atlet yang tidak sedang bertanding, sehingga LADI secara teknis bisa menyelesaikan tugasnya dengan tenggang waktu yang telah ditetapkan," tambah Menpora Amali.

Sementara itu, Selly Ajawaila selaku koordinator doping PON dan Peparnas Papua 2021, mengaku pengambilan sampel urin sekaligus pengawasan doping dipelaksanaan pesta olahraga empat tahunan di Tanah Air ini berjalan dengan baik.

"Semuanya bisa diambil sample sesuai dengan TDP yang diharapkan. Permintaan WADA kepada LADI juga terlaksana dengan baik. Kami yakin melalui supervisi dari JADA kondisi LADI akan kembali membaik lagi," tuturnya.

Di sisi lain, Sekretaris Jenderal (Sekjen) LADI, Dessy Rosmelita, menyebut jika sampel urin yang telah diterima LADI, pada Sabtu (13/11/2021) siang akan mulai di packing, sehingga Senin (15/11/2021) pagi sudah sampai Jakarta.

"Kita memerlukan kira-kira tujuh hingga 10 hari untuk pengiriman sampel ini dari Jakarta ke Anti-Doping Lab (ADL) di Qatar, tergantung kargonya. Untuk hasilnya akan kita dapatkan sekitar tiga minggu, namun kita minta 20 hari, tapi saya tadi dapat balasan email dari Qatar mereka tidak sanggup, karena banyaknya jumlah sampel yang kita kirimkan," ucap Dessy Rosmelita.(ded)

Dr. phil. Edo Sebastian Jaya, salah satu narasumber pada Singapore-Indonesia Youth Leaders Exchange Programme (SIYLEP) 2026.(foto:Kemenpora/Bagus)
Kamis, 29 Oktober 2026

Jelang 100 Tahun Sumpah Pemuda, Edo Bastian Ingatkan Pentingnya Resiliensi Anak Muda

Dr. phil. Edo Sebastian Jaya, salah satu narasumber pada Singapore-Indonesia Youth Leaders Exchange Programme (SIYLEP) 2026, menyampaikan bahwa generasi muda perlu memiliki resiliensi atau kemampuan untuk bangkit menghadapi kesulitan, termasuk keberanian untuk meminta bantuan ketika menghadapi masalah.

Chief Executive Officer National Youth Council (NYC) Singapore, David Chua, di Singapore-Indonesia Youth Leadership Exchange Programme (SIYLEP) pada ruang Seni Rupa, Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta, Rabu (28/10).(foto:Kemenpora/Gilang)
Kamis, 29 Oktober 2026

Jelang 100 Tahun Sumpah Pemuda, David Chua Dorong Pemuda Indonesia-Singapura Perkuat Kolaborasi Tak Sekadar Saling Memahami

Hubungan Indonesia dan Singapura di masa depan tidak cukup hanya dibangun melalui saling mengenal. Generasi muda kedua negara perlu melangkah lebih jauh, yakni menumbuhkan empati, menyelaraskan perspektif, dan memperkuat kolaborasi untuk menjawab berbagai tantangan bersama.

Talkshow bertajuk “Redefining What It Means to Be a Woman Today” bersama penulis dan konten kreator Xaviera Putri serta dr. Nadhira Afifa, MPH, SpGK, di Indonesia Youth Summit 2026, Kamis (29/10).(foto:Kemenpora/Bagus)
Kamis, 29 Oktober 2026

Xaviera Putri dan dr. Nadhira Afifa Bahas Makna Menjadi Perempuan di Indonesia Youth Summit 2026

Pendidikan menjadi fondasi bagi perempuan untuk membuka peluang dan berani menentukan jalannya sendiri. Pesan itu mengemuka dalam talkshow bertajuk “Redefining What It Means to Be a Woman Today” bersama penulis dan konten kreator Xaviera Putri serta dr. Nadhira Afifa, MPH, SpGK, di Indonesia Youth Summit 2026, Kamis (29/10).

Bahasa bisa membuka pintu ke bangku kuliah, beasiswa, bahkan dunia usaha. Pintu-pintu itulah yang ingin Fira Nursyahyuni, pemuda asal Jawa Barat, bukakan bagi sebanyak mungkin anak muda Indonesia.(dok.Gilang/Kemenpora)
Rabu, 28 Oktober 2026

Dari Kelas Bahasa hingga Beasiswa, Fira Ajak Pemuda Indonesia “Tumbuh”

Bahasa bisa membuka pintu ke bangku kuliah, beasiswa, bahkan dunia usaha. Pintu-pintu itulah yang ingin Fira Nursyahyuni, pemuda asal Jawa Barat, bukakan bagi sebanyak mungkin anak muda Indonesia.

Baru lulus SMA pada 2026, Raffi Abya Saputra sudah punya pengalaman yang tak biasa bagi anak seusianya. Pemuda asal Kabupaten Malinau,(dok.Gilang/Kemenpora)
Sabtu, 24 Oktober 2026

Baru Lulus SMA, Peserta WYC 2026 Raffi dari Malinau Sudah Bicara Isu Hutan di COP29 Baku, Azerbaijan

Baru lulus SMA pada 2026, Raffi Abya Saputra sudah punya pengalaman yang tak biasa bagi anak seusianya. Pemuda asal Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara itu pernah menjadi pembicara di Paviliun Indonesia dalam konferensi iklim COP29 di Baku, Azerbaijan.

Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.(dok.Yayan/Kemenpora)
Jumat, 23 Oktober 2026

Belajar dari Wirasena Youth Camp 2026, Lifia Siapkan Langkah Baru untuk Literasi dan Budaya BalI

Di tengah kehidupan anak muda yang lekat dengan tren digital dan budaya populer, salah satu peserta Wirasena Youth Camp (WYC) 2026, Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.(dok.NPCI)
Jumat, 16 Oktober 2026

Juara Bertahan Asian Para Games, Rifky Pilih Tampil Lepas di Nagoya

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga
Rabu, 21 Oktober 2026

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengajak seluruh jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan pemangku kepentingan di seluruh daerah untuk melakukan transformasi fundamental.

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026
Rabu, 07 Oktober 2026

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026

Indonesian Padel League 2026 menjadi langkah pengembangan ekosistem padel nasional melalui penyelenggaraan kompetisi liga sekaligus penguatan pembinaan atlet dan tim nasional. Perkembangan tersebut turut melanjutkan momentum prestasi padel Indonesia yang meraih medali perak pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand
Senin, 05 Oktober 2026

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand

Timnas Indonesia menutup final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan atas Thailand melalui adu penalti 4-2 setelah bermain imbang 2-2 hingga 120 menit. Perayaan gelar juara di SUGBK semakin meriah dengan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto, Presiden FIFA Gianni Infantino, Menpora Erick Thohir, serta penampilan Anggun C. Sasmi dan Judika.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

Goverment Public Relation

Banner desktop HSP 2026 Banner website HSP 2026