Agenda Internasional Numpuk di 2021, Pelatnas PB WI Bersyukur Dana dari Kemenpora RI Menunjang Atlet Jalani Program Pelatnas   

Senin, 05 Oktober 2020
Bagikan:
Pandemi Covid-19 tidak menyurutkan semangat atlet pelatnas Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) menjalani program latihan. Sebanyak 30 atlet mengikuti proses pelatnas untuk menghadapi padatnya kalender kegiatan internasional pada tahun 2021. (foto:putra
Pandemi Covid-19 tidak menyurutkan semangat atlet pelatnas Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) menjalani program latihan. Sebanyak 30 atlet mengikuti proses pelatnas untuk menghadapi padatnya kalender kegiatan internasional pada tahun 2021. (foto:putra

Jakarta: Pandemi Covid-19 tidak menyurutkan semangat atlet pelatnas Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) menjalani program latihan. Sebanyak 30 atlet mengikuti proses pelatnas untuk menghadapi padatnya kalender kegiatan internasional pada tahun 2021. 

Hari Senin (5/10) pagi, sebanyak 30 atlet yang terdiri dari 16 atlet Taolo dan 14 atlet Sanda dengan penuh semangat berlatih. Latihan pun di bagi menjadi dua, untuk atlet (Taolo) mereka menjalani latihan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta. Sedanngkan untuk atlet (Sanda) melakukan latihan di Wisma Serba Guna Komplek Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. 

Menurut Sekjen PB WI, Ngatino sebanyak 30 atlet tersebut sudah menjalani pelatnas selama satu bulan, dan mereka bakal dipersiapkan menghadapi SEA Games Vietnam 2021, Kejuaraan Dunia Wushu di Amerika Serikat 2021, Youth Olympic 2021, Piala Dunia (Sanda) di Australia 2021, Piala Dunia (Taolo) di Jepang 2021 dan Universiade di China 2021. " Memang tahun depan banyak kejuaraan internasional yang menumpuk, oleh karena itu para atlet yang menjalani pelatnas mulai kita siapkan dari sekarang," katanya. 

Ngatino sendiri menyampaikan proses pelatnas PB WI sampai sekarang ini tidak mengalami masalah. Dana untuk pemusatan latihan nasional (pelatnas) sebesar Rp 6,23 miliar dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menurutnya sangat mendukung proses pelatnas. " Dukungan Kemenpora untuk anggaran pelatnas sangat bermanfaat bagi para atlet, semua kebutuhan pelatnas bisa terpenuhi dan berjalan baik," tambahnya.    

Adapun komponen dana fasilitasi yang diberikan meliputi berbagai hal. Mulai dari honorarium, akomodasi, suplemen, peralatan, perlindungan kesehatan dalam rangka pencegahan COVID-19, tiket pemanggilan dan pemulangan, sewa tempat latihan dan jaminan kesehatan dari BPJS Ketenagakerjaan yang diperuntukan bagi manager, atlet, pelatih dan tenaga pendukung.

Manajer Pelatnas PB WI, Iwan Kwok mengatakan bantuan dana pelatnas yang diberikan Kemenpora RI sangat memiliki kontribusi besar bagi para atlet sealama mengikuti pelatnas. Apalagi kondisi pandemi covid-19 sekarang ini yang membuat para atlet lebih banyak menjalani proses latihan daripada tanding. Oleh karenanya Iwan berharap pelatnas ini tidak putus untuk menghadapi berbagai kejuaraan di tahun 2021 nanti. 

"Kita sangat bersyukur dengan adanya bantuan anggaran pelatnas ini membuat program kita jalan, dan saya ingin program ini jangan sampai putus. Untuk tahun ini mungkin kita lebih banyak melakukan pengembalian kondisi fisik atlet, dan tahun depan kita sedikit melakukan pembenahan teknik. Dan semua atlet saat ini dalam kondisi baik," kata Iwan Kwok. 

Sementara Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Chandra Bhakti menyampaikan Wushu adalah salah satu cabor yang menjadi unggulan Indonesia di SEA Games atau Asian Games. Tahun depan SEA Games Vietnam 2021, Wushu menjadi salah satu andalan untuk emas. Oleh karenanya dia berharap seluruh atlet pelatnas bisa mengikuti program yang diberikan oleh tim pelatih. 

"Semua cabang olahraga yang menerima dana pelatnas dari Kemenpora RI terus kita berikan pengawasan dan pendampingan. Kita tahu pandemi Covid-19 ini membuat beberapa agenda pertandingan tidak berjalan maksimal, namun kondisi itu saya harap tidak menyulutkan semangat para atlet. Intinya Kemenpora RI akan mendukung penuh semua cabang olahraga, termasuk wushu untuk menjalankan pelatnas," kata Chandra. (amr) 

Kemenpora RI mengajak masyarakat membiasakan hidup aktif dengan rutin berolahraga. Tak perlu aktivitas berat, berjalan kaki bersama keluarga pun dinilai sudah menjadi langkah sederhana untuk menjaga kebugaran. (foto: andre/Kemenpora)
Rabu, 02 September 2026

Rabu Bugar Kemenpora, Ajak Masyarakat Lawan Penyakit dengan Rajin Bergerak dan Berolahraga

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI mengajak masyarakat membiasakan hidup aktif dengan rutin berolahraga. Tak perlu aktivitas berat, berjalan kaki bersama keluarga pun dinilai sudah menjadi langkah sederhana untuk menjaga kebugaran.

Menpora RI Erick Thohir menyambut baik kegiatan Milo Activ Indonesia Race (MAIR) 2026 Jakarta International 10K yang digelar pada 13 September mendatang. (foto:Herry/kemenpora.go.id)
Rabu, 02 September 2026

Nestle Milo dan ISS 2026 Berkolaborasi Dalam MAIR 2026 Jakarta International 10K, Menpora Erick Tekankan Industri Olahraga Sebagai Investasi Kesehatan dan Ekonomi

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Erick Thohir menyambut baik kegiatan Milo Activ Indonesia Race (MAIR) 2026 Jakarta International 10K yang digelar pada 13 September mendatang. Menurut Menpora, ajang olahraga lari inisiatif Nestle Milo bekerja sama Kemenpora ini merupakan bentuk kolaborasi Pemerintah dengan pihak swasta dalam memasyarakatkan olahraga sekaligus mengembangkan industri olahraga Tanah Air.

Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Surono, mengatakan bahwa pemerintah selalu memberikan perhatian serius terhadap atlet-atlet disabilitas. (foto:raiky/kemenpora.go.id)
Selasa, 01 September 2026

Kemenpora Perkuat Kolaborasi dengan NPC Indonesia, Fokus Pembinaan Atlet Disabilitas Demi Prestasi Mendunia

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menegaskan komitmennya untuk terus memberikan dukungan terhadap pembinaan dan peningkatan prestasi atlet disabilitas Indonesia. Dukungan tersebut dilakukan melalui kerja sama dan koordinasi yang berkelanjutan dengan Komite Paralimpiade Nasional Indonesia (NPC Indonesia), baik dalam persiapan multi-event maupun keikutsertaan pada berbagai kejuaraan internasional.

Saat banyak anak muda lebih akrab dengan isu viral di media sosial, Kenzie Sultan Ryvantya justru tertarik membicarakan pertahanan, keamanan, dan geopolitik.
Rabu, 02 September 2026

Kenzie Bawa Isu Hankam Lebih Dekat ke Anak Muda

Saat banyak anak muda lebih akrab dengan isu viral di media sosial, Kenzie Sultan Ryvantya justru tertarik membicarakan pertahanan, keamanan, dan geopolitik.

Setiap orang datang ke lintasan dengan tujuan masing-masing. Ada yang mengejar catatan waktu, menguji kemampuan diri, hingga menikmati kebersamaan bersama komunitas. (foto: dok/Kemenpora)
Senin, 31 Agustus 2026

Berlari Membawa Pesan, Bangkit Saputra Sampaikan Suara untuk Indonesia di Merdeka Run 2026

Setiap orang datang ke lintasan dengan tujuan masing-masing. Ada yang mengejar catatan waktu, menguji kemampuan diri, hingga menikmati kebersamaan bersama komunitas. Bangkit Saputra datang dengan misi lain: membawa pesan untuk Indonesia melalui setiap langkahnya.

Bagi Niputu Sarasdewi Katelyn, program unggulan Kemenpora RI, Wirasena Youth Career Hub 2026 merupakan program yang bisa membantu peserta mengenali potensi diri sekaligus menentukan langkah setelah lulus kuliah nanti.(foto: dok/Kemenpora)
Rabu, 26 Agustus 2026

Dari Bingung Pilih Karier hingga Melirik PBB, Cerita Katelyn di Wirasena Youth Career Hub 2026

Bagi Niputu Sarasdewi Katelyn, program unggulan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI), Wirasena Youth Career Hub 2026 merupakan program yang bisa membantu peserta mengenali potensi diri sekaligus menentukan langkah setelah lulus kuliah nanti.

Imam Bahroni pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Kehilangan penglihatan pada 2018 membuatnya merasa terpuruk, malu bertemu orang lain, hingga lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar. (foto: Gilang/Kemenpora)
Senin, 24 Agustus 2026

Sempat Ingin Menyerah, Imam Bangkit demi Anak hingga Jadi Atlet Blind Judo

Imam Bahroni pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Kehilangan penglihatan pada 2018 membuat pria yang saat itu berusia 28 tahun tersebut merasa terpuruk, malu bertemu orang lain, hingga lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar.

Deretan Juara Naik Podium di Berbagai Kategori Merdeka Run 2026
Senin, 31 Agustus 2026

Deretan Juara Naik Podium di Berbagai Kategori Merdeka Run 2026

Momen penyerahan penghargaan di berbagai kategori ini menegaskan bahwa Merdeka Run 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah apresiasi bagi semangat juang, kreativitas, dan kebersamaan seluruh peserta dalam merayakan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Musik Wali dan Moluccan Soul Meriahkan Panggung Hiburan Merdeka Run 2026
Senin, 31 Agustus 2026

Musik Wali dan Moluccan Soul Meriahkan Panggung Hiburan Merdeka Run 2026

Penampilan Wali dan Moluccan Soul menunjukkan bahwa Merdeka Run 2026 tak hanya menghadirkan tantangan fisik lewat lintasan lari, tetapi juga ruang hiburan dan kebersamaan yang membuat perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia semakin berkesan bagi seluruh peserta.

Usai Garis Finis, Peserta Nikmati Kemeriahan Race Village Merdeka Run 2026
Senin, 31 Agustus 2026

Usai Garis Finis, Peserta Nikmati Kemeriahan Race Village Merdeka Run 2026

Suasana penuh keceriaan di Race Village menegaskan bahwa Merdeka Run 2026 bukan sekadar ajang lari, melainkan juga ruang perayaan yang menyatukan olahraga, kuliner, dan kebersamaan masyarakat dalam semangat kemerdekaan.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner destkop HUT RI 81 Banner mobile HUT RI 81